Minggu, 29 November 2020
War (7)
War (7)
By Wak Amin
9. (QS 3 : 121-122)
"Dan (ingatlah) ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang (15). Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, ketika dua golongan dari padamu (16) ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal."
10. (QS 9: 25-26)
"Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai berai."
"Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang- orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir."
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420
Jumat, 27 November 2020
War (6)
War (6)
By Wak Amin
- (QS 3 : 123-129)
" Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar (11), padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah (12). Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya."
"Ingatlah, ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: "Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan dari langit?"
"Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda."
"Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan kabar gembira bagi (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
"(Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir (13), atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa."
"Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu (14) atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zhalim."
"Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
____________
(11). Pertemuan dua golongan itu - antara kaum muslimin dengan kaum musyrikin, terjadi dalam perang Badar. Badar adalah nama suatu tempat yang terletak antara Mekah dengan Madinah di mana terdapat mata air.
(12). Keadaan kaum muslimin lemah karena jumlah mereka sedikit dan perlengkapan mereka kurang mencukupi.
(13). Yakni dengan terbunuhnya tujuh puluh pemimpin mereka dan tertawanya tujuh puluh orang lainnya.
(14). Menurut riwayat Bukhari mengenai turunnya ayat ini, karena Nabi Muhammad SAW berdoa kepada Allah SWT agar menyelamatkan sebagian pemuka-pemuka musyrikin dan membinasakan sebagian lainnya.
Rabu, 25 November 2020
War (5)
War (5)
By Wak Amin
8. Perang Badar
- (QS 44: 16)
" (Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras (7). Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan."
- (QS 23: 75-76)
"Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami (8), benar-benar merek akan terus menerus terombang ambing dalam keterlaluan (9) mereka."
"Dan sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada merek (10), maja mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon ( kepada-Nya) dengan merendahkan diri."
_________________
(7). Hantaman yang keras itu terjadi di peperangan Badar dimana orang-orang musyrik dipukul denga sehebat-hebatnya sehingga menderita kekalahan dan banyak di antara pemimpin-pemim pin mereka yang tewas.
(8). Maksudnya bahaya kelaparan. Pernah kaum musyrikin itu mengalami kelaparan, karena tidak datangnya bahan makanan dari Yaman ke Mekah sedang Mekah dengan sekitarnyapun dalam keadaan paceklik sehingga amat melaratlah mereka di waktu itu.
(9). Yang dimaksud dengan "thughyaan" (keterlaluan) dalam ayat ini adalah kekafiran yang sangat, kesombongan dan permusuhan terhadap Nabi Muhammad SAW dan kaum muslimin yang kesemuanya telah melampaui batas perikemanusiaan.
(10). Yang dimaksud dengan azab tersebut antara lain kekalahan mereka pada peperangan Badar yang dalam peperangan itu orang-orang yang terkemuka dari mereka banyak terbunuh atau ditawan dan musim kering yang menimpa mereka, hingga mereka menderita kelaparan.