Sabtu, 20 November 2021
Menyukai Jalan Kaki
Menyukai Jalan Kaki
Oleh Aminuddin
Pemerhati Keislaman
TERNYATA Baginda Rasulullah SAW menyu kai jalan kaki, dan Nabi rutin melakukannya setiap hari untuk menjaga kesehatannya.
Ini terbukti, dalam berbagai kondisi, semasa hidupnya Rasulullah SAW hanya pernah sakit dua kali. Karena diracun dan menjelang wa fatnya.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Ibn ‘Abbas, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menjaga kesehatan tubuh, salah satu nya dengan rutin jalan kaki.
Berikut isi hadis tersebut seperti dikutip dari laman oase.id (7/4/2021).
"Rasulullah Saw bersabda: “Sebaik-baik aktivitas untuk mengobati diri adalah mengobati diri melalui hidung, melalui mulut, bekam, dan al-masy.”
Sa’ud bin ‘Abdullah al-Rauqi menjelaskan bahwa al-masy yang dimaksud adalah berjalan kaki."
Ilmuan kesehatan dunia pun sepakat.
Dilansir dari laman Better Health Channel, artikel "Walking for good health", disebutkan bahwa jalan kaki sama dengan latihan menahan beban.
Manfaatnya untuk kesehatan banyak sekali.
1. Meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan paru (jantung dan paru).
2. Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
3. Perbaikan manajemen kondisi seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), kolesterol tinggi, nyeri atau kekakuan sendi dan otot, dan diabetes.
4. Membuat tulang lebih kuat dan peningkatan keseimbangan
5. Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot
6. Mengurangi lemak tubuh.
Untuk mendapatkan manfaat kesehatannya, cobalah berjalan kaki setidaknya 30 menit secara rutin setiap hari.
Jika kita memiliki kondisi medis tertentu, ada baiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum memulai program latihan aktivitas fisik ini.
Penting dilakukan agar jalan kaki yang dila kukan tidak keliru, postur tubuh saat melakukannya pun perlu diperhatikan.
Mengutip artikel "Walking: Trim your waistline, improve your health" dari Mayo Clinic (27/2/2019), idealnya postur tubuh saat berjalan adalah sebagai berikut:
- Naikkan kepala dan melihat ke depan, bukan menunduk ke tanah.
- Leher, bahu, dan punggung harus rileks, tidak tegak kaku.
- Ayunkan lengan dengan bebas dengan sedikit menekuk siku. Sedikit memompa dengan lengan juga tidak apa-apa.
- Otot perut sedikit diangkat dan punggung diluruskan, tidak melengkung ke depan atau ke belakang.
- Jalanlah dengan mulus, memutar kaki dari tumit hingga ujung kaki.
_______________
Sumber literasi : GridHEALTH.id
Minggu, 07 November 2021
Ketawanya Rasulullah (5)
Ketawanya Rasulullah (5)
Oleh aminuddin
Doa Rasulullah SAW
Dari Aisyah, dia berkata: “Ketika aku melihat Nabi ﷺ dalam keadaan lapang, aku berkata: "Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah untukku."
Rasulullah lalu berdoa: “Ya Allah, ampunilah Aisyah, dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang, yang tersembunyi atau yang nampak.”
Aisyah pun tertawa hingga kepalanya rebah di pangkuan Rasululloh ﷺ kerana tertawa.
Lalu baginda berkata: "Sukakah engkau dengan doaku ?"
Jawab Aisyah: "Bagaimana aku tidak bahagia dengan doamu wahai Rasulullah?"
Kemudian Rasulullah bersabda: “Demi Allah, sungguh itulah doaku yang aku panjatkan untuk umatku di setiap shalat.” [HR: Al-Haisyami 9/246, Ibnu Hibban 7111, Al-Lalaka’i 2756. Dinilai Hasan oleh Al-Albani dalam Silsilah As-Sahihah, 2254]
_________________
Daftar Literasi :
1. Https://amenudden/wordpress.com > 2020/09/07 > keta ..