Tausiyah
Fadhilah Bulan Suci Ramadhan (6)
Mengabulkan Doa
Oleh aminuddin (wak amin)
SELAMA ini keterangan mengenai puasa Ramadhan dalam surah al-Baqarah yang umum diketahui hanya pada ayat 183, 184, 185 dan 187. Ayat 183 menerangkan dasar kewajiban dan tujuan yang akan dicapai dari puasa.
Ayat 184 menjelaskan hukum-hukum yang berkaitan dengan puasa. Lalu ayat 185 tentang keistimewa an bulan suci Ramadhan, hukum puasa dan kemurahan Allah SWT ketika menginginkan kemudahan bagi manusia.
Sedangkan ayat 187 menerangkan halalnya berhubungan suami-isteri pada malam hari dan haramnya berhubungan suami-isteri ketika sedang I’tikaf di masjid. Namun, ada satu urutan ayat yang seolah-olah kita loncati, yaitu ayat 186.
Sebagaimana dimaklumi, ayat 186 menerangkan tentang doa yang siap dikabulkan bagi siapa saja yang memanjatkannya.
Inilah makna ayatdimaksud :
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
Wallahu ‘alam bishshawab.
Sumber Bacaan:
1. Tanbihul Ghafilin 2 karya Abul Laits Assamarqandi.
2. Tuntunan Puasa karya Iman Fauzan, S.Fil.I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar