Sabtu, 21 Juli 2018

Bersetubuh dengan Jin (6)

Bersetubuh dengan Jin (6)
Oleh aminuddin

Berikut beberapa hal yang bisa di lakukan bagi orang yang dicintai jin :


1. Dia harus menolak dan mema sang permusuhan dengan jin.

Ada sebagian orang yang merasa bangga ketika dia dicintai jin. Bah kan dia anggap itu sebagai bagian dari kelebihan. Dia bangga ketika memiliki pacar dari golongan jin. Jika ini terjadi akan susah untuk disembuhkan sementara dia sen diri menikmatinya.

Ketika manusianya menolak, maka dia diposisi didzalimi jin. Sehingga yang menanggung semua dosa itu adalah si jin.

Syaikhul Islam mengatakan, "Jika mereka masuk ke tubuh manusia dengan sebab syahwat, hawa naf su, dan jatuh cinta maka ini terma suk tindakan keji (fahisyah) yang Allah haramkan. Sebagaimana itu juga diharamkan antar-manusia. meskipun keduanya saling suka. Sehingga dosanya lebih berat jika itu dipaksa. Dia salah karena me lakukan perbuatan keji dan keza liman. Jin juga mendapatkan atu ran ini dan mereka tahu bahwa itu kekejian yang haram.” (Majmu Fatawa, 19/40).

2. Korban harus merutinkan amalan dan zikir yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Seperti zikir pa gi-petang, perlindungan yang Allah ajarkan (at-Tahshinah ar-Rabbani yah) agar dijauhkan dari gangguan makhluk yang nampak maupun yang tidak nampak.

3.Hindari tidur dalam kondisi tidak berbusana.

Pastikan ketika tidur, aurat antara pusar sampai lutut tetap tertutup. Dan jika anda harus membuka au rat, pastikan sebelumnya anda membaca basmalah.

Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW telah bersab da:

“Tabir penutup antara pandangan mata jin dengan aurat bani adam (manusia) adalah apabila seseo rang melepas pakaiannya, dia mem baca bismillah. (HR Ibnu Adi, at-Thabrani dalam Mujam al-Ausath al-Mathalib al-Aliyah, al-Hafidz Ibnu Hajar, no. 37).

4.Jangan lupa zikir sebelum tidur.

Ini modal perlindungan anda sebe lum tidur. Untuk mendapatkan pen jagaan Allah SWT dari setan, sela ma kita dalam kondisi paling lemah yaitu ketika tidur.

5.Berusaha menghindari maksiat.

Ini termasuk bagian terpenting dalam menghindarkan diri dari gangguan jin. Karena orang yang sering lupa Allah, rajin maksiat, akan lebih mudah didekati setan.

Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang berpaling dari peringatan ar-Rahman (Alquran), kami adakan ba ginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertai nya.” (QS Az-Zukhruf: 36).

Berpaling dari peringatan Allah bisa bentuknya tidak beribadah kepada-Nya atau tidak mau mengamalkan peringatan Allah, yaitu Al-Quranul karim.

6.Pelajari ilmu agama dan akidah yang benar.

Setan lebih takut kepada orang ya ng berilmu dari pada orang yang ti dak paham ilmu agama. Terutama orang berilmu yang disiplin menga jak masyarakat kembali kepada ke benaran (berdakwah).

___
SerambiMinang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar