Kenapa Harus Berselingkuh (4)
Oleh aminuddin
BAGAIMANA dengan wanita?
Saat selingkuh, wanita akan mela kukannya dengan sangat berhati-hati. Mereka memastikan sang suami tidak akan mengetahui.
mereka mendapatkan manfaat dari perselingkuhan. Bahkan, ada wani ta yang merasa perselingkuhan ya ng ia lakukan membuatny menjadi seorang istri dan ibu yang lebih baik.
Perselingkuhan sangat menguntu ngkan bagi mereka. Para wanita ini menjadi lebih santai, stres, dan ketegangan dalam pernikahan berkurang.
Noel Biderman, pendiri situs seling kuh Ashley Madison, mengatakan ada sepuluh manfaat selingkuh.
1. Menyakiti hati pasangan
Perselingkuhan selalu menyikiti hati pasangan, karena ia merasa dikhianati. Pada titik tertentu, pasangan bisa kehilangan kepercayaan, terutama pada kasus perselingkuhan berulang.
Mengembalikan kepercayaan dari pasangan ini bukan urusan mudah. Perlu waktu yang lama dan disertai bukti nyata, kepercayaan bisa pulih kembali seperti sedia kala.
2. Dendam dan trauma
Perasaan tidak percaya karena me rasa dikhianati bisa berkembang menjadi dendam dan trauma. Pada titik tertentu pasangan akan mela kukan balas dendam.
Ia ikut selingkuh untuk membalas sakit hati karena dikhianati. Jadilah mereka keluarga ahli selingkuh, ka rena selingkuh dibalas dengan selingkuh pula.
Bahkan sampai pun ketika pasangan itu memutuskan untuk bercerai, perasaan trauma masih bisa terbawa-bawa.
Seorang lelaki bisa memiliki stigma negatif bahwa perempuan suka se lingkuh, akhirnya ia memilih untuk tidak menikah lagi.
Seorang perempuan bisa memiliki stigma negatif, bahwa semua laki-laki suka selingkuh, akhirnya ia memilih hidup menyendiri.
3. Melukai jiwa anak-anak
Dalam perselingkuhan, yang menjadi korban bukan hanya pasangan, namun juga anak-anak. Selingkuh bisa melukai jiwa anak-anak, karena mereka tidak siap mental menghadapi kenyataan orang tua yang sangat mereka hormati tega melakukan penyelewengan.
Seorang ayah adalah simbol ke ba nggaan bagi anak-anak; seorang ibu adalah simbol kasih sayang bagi anak-anak.
Hati mereka akan sangat sakit saat mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh orang-orang yang sangat mereka hormati dan sangat mereka cintai.
4. Trauma pada anak-anak
Sakit hati anak-anak bisa berkem bang menjadi perasaan trauma. Anak perempuan yang mengetahui perselingkuhan ayahnya, bisa trauma berkepanjangan, sampai takut menikah karena takut dikhianati suaminya kelak.
Ia bisa memiliki kesimpulan yang salah bahwa semua suami pasti selingkuh. Perasaan trauma ini membuatnya menutup diri dan takut menghadapi hidup berumah tangga karena tidak mau diperla kukan seperti ibunya.
Apalagi ketika ia mengetahui bagaimana ibunya menderita akibat perselingkuhan sang ayah.
5. Menghancurkan kebahagiaan keluarga
Kebahagiaan keluarga yang sudah dibangun bertahun-tahun bisa hilang musnah akibat perselingkuhan. Tiada lagi canda dan tawa, yang muncul adalah ketegangan suasana.
Suami dan istri berada dalam suasana yang tidak nyaman berkepanjangan. Suasana damai dan bahagia yang sudah mereka nikmati bersama seakan-akan tidak ada lagi bekasnya.
6. Merusak karier di tempat kerja
Perselingkuhan juga bisa merusak karier seseorang di tempatnya bekerja. Baik di lingkungan PNS, TNI, Polri, pegawai BUMN, partai politik, kepala daerah, anggota legislatif, pegawai swasta, atau dimanapun mereka bekerja.
Sudah bayak cerita seseorang yang mentok kariernya, tidak bisa naik pangkat, tidak bisa naik jabatan, tidak bisa berkembang karier kerjanya karena kehancura keluarga akibat perselingkuhan.
Karier yang dimulai dari nol, akhir nya hanya berhenti di titik tertentu, padahal harusnya masih bisa meningkat lagi.
Bukan hanya merusak karier, lebih dari itu bisa dikeluarkan dari tem pat pekerjaan.
Perselingkuhan yang terjadi dengan sesama pegawai di instansi yang sama dianggap bisa merusak sua sana kerja.
Sudah banyak cerita seseorang dimutasi, dipecat atau dikeluarkan dari tempatnya bekerja karena kasus perselingkuhan.
Hal yang sama terjadi pada organisasi. Apabila ada tokoh melakukan tindakan yang merusak nama baik organisasi bisa mem buat dirinya mendapatkan sanksi organisatoris sampai ke tingkat pemecatan.
7. Pembengkakan pengeluaran
Sudah banyak cerita, orang yang terlibat perselingkuhan membuat pengeluarannya membengkak.
Konon, orang yang selingkuh sa ngat ingin membahagiakan pasa ngan selingkuhnya. Apapun dilaku kan demi membahagiakan pasa ngan selingkuh sampai ke tingkat di luar batas kemampuannya.
Jika ia pejabat, bisa melakukan korupsi demi pasangan selingkuh nya. Jika ia orang biasa, bisa meng habiskan harta yang ada di rumah, sampai menelantarkan keluarganya sendiri.
8. Merusak nama baik
Nama baik adalah milik kita yang sangat berharga. Jika uang, jabatan, pangkat, kekayaan hilang, kita bisa mencari lagi bahkan yang lebih banyak.
Namun sekali nama baik kita rusak, sangat sulit untuk mengembalikan. Teman, tetangga, keluarga, kerabat, kolega, anak buah mempunyai peni laian negatif karena perbuatan per selingkuhan, yang membuat citra nya hancur dan nama baiknya rusak.
Sangat sulit untuk mengembalikan kebaikan citra yang sudah terlanjur rusak itu.
9. Merusak karakter
Jika selingkuh sudah dianggap sebagai hal biasa saja, rusaklah karakter seseorang. Melakukan selingkuh tidak ada ubahnya dengan makan di restoran atau melakukan olah raga di club fitness.
Seperti hal wajar, tidak merasa salah, tidak merasa berdosa, tidak merasa ada yang aneh. Jika sudah hobi selingkuh, maka rusaklah karakter dirinya.
Tidak ada lagi batas kebaikan dan keburukan. Jika karakter sudah rusak, masih adakah yang tersisa dalam diri seseorang?
10. Menambah dosa
Sebagai manusia beragama, kita mengetahui bahwa perselingkuhan adalah sebuah dosa, sebuah kesalahan. Maka perselingkuhan yang dilestarikan akan menambah dosa secara konsisten pula.
Semakin banyak dosa semakin ba nyak pula kebaikan yang hilang dari dirinya. Bukan saja ancaman bala san siksa di akhirat, bahkan di du nia pun akibat tumpukan dosa sudah bisa dirasakan oleh pelakunya.
___
- Kompasiana
- https://m.liputan6.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar