Senin, 27 Agustus 2018

Ya (17)

Ya (17)
Oleh Wak Amin

SELAIN itu, kata H Asnawi, memper banyak shalat berjamaah. "Karena mushalla kita belum punya, kita numpang dululah di mushalla warga."

"Saya juga berpesan kepada se mua yang hadir di sini. Mari kita sama-sama menjaga shalat dan puasa kita. Mari kita sama-sama menjaga keamanan rumah sekolah kita," kata H Asnawi.

Semua yang hadir tampak khusyuk mendengar, terutama setelah H As nawi memanjatkan doa selamat dan perlindungan dari Allah SWT.

Tepat jam 12 siang, acara pun ber akhir, dilanjutkan dengan makan siang.

Selang beberapa menit kemudian, Bu Herlina yang sempat keluar se bentar, masuk ruangan aula kemba li.

Sambil menyunggingkan senyuman manisnya, dia membisikkan sesu atu pada Bu Guru Rani.

"Ah, yang bener Bu?"

"Yuk ikut aku sekarang!"

Sayang, lelaki ganteng yang tadinya berdiri di depan pintu masuk rumah sekolah, kini sudah tidak ada lagi.

Kemana ya dia?

"Saya disini Bu," jawab pria kurus murah senyum itu.

Keduanya menoleh ...

"Mas Handoko!"


TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar