Selasa, 21 Agustus 2018

Yahudi Genggam Dunia (11)

Yahudi Genggam Dunia (11)
Oleh aminuddin

Mampu mengubah dunia
KENAPA orang Yahudi mampu mengubah dunia?

Jawabnya ...

- Orang Yahudi kaya
Beberapa filsuf mempertimbangkan uang menjadi hal penting utama untuk Yahudi. Jika Anda melihat-lihat  biografi orang-orang Yahudi yang sukses, anda akan melihat bahwa mereka dilatih  menjadi orang kaya sejak kecil.

Sangat penting untuk menyebutkan bahwa jika seorang anak memiliki $ 1, ayahnya melatih dia untuk meli patgandakan uang itu.

Tidak ada keraguan Amerika Seri kat adalah salah satu negara ter kaya di dunia. Ensiklopedia Yahudi online  mengatakan 5,6 juta orang Yahudi tinggal di Amerika Serikat-sekitar 1,8 dari populasi penduduk Amerika, membuat Yahudi Amerika salah satu kelompok etnis terkaya di dunia.

Penelitian telah menunjukkan bah wa orang Yahudi adalah kelompok agama terkaya di Amerika Serikat. Sekitar 70% Yahudi Amerika menik mati “sebuah standar hidup yang tinggi” dan empat puluh enam orang Yahudi mendapatkan lebih dari $ 100.000 setahun, dibanding kan dengan 19% di antara semua orang Amerika.

Menurut peringkat Forbes , lebih dari 100 dari 400 miliarder adalah Amerika Yahudi. Sistem utang piu tang orang Yahudi pun sangat “ba gus” (menurut mereka).

Kepada sesama Yahudi mereka mematok bunga yang rendah sedangkan non Yahudi mereka menggandakan bunga utang. Jelas ada kekompakan di antara mereka.

- Bangsa yang cerdas

Mari kita lihat beberapa fakta di bawah ini.

* Inovasi medis paling penting:
Penemu medis injeksi, Benjamin Rubin: Yahudi.
Penemu vaksin polio, Jonas Salk: Yahudi.
Penemu obat kanker darah (leukemia), Gertrude Ilion: seorang Yahudi.
Penemu pengobatan hepatitis C,  Barukh Bloomberg: Yahudi.
Penemu obat sifilis, Paul Ehrlich: Yahudi.
Penelitian pengembangan sistem kekebalan tubuh, Eli Machenkov: Yahudi.
Penelitian Endokrinologi yang paling penting, Andrew Schally: Yahudi.
Penelitian Cognitive Therapy yang paling penting Aaron Beck : Yahudi.
Penemu Pil Gregory Pecos: Yahudi.
Studi pengobatan kanker yang paling penting, Stanley Cohen, seorang Yahudi.
Penemu dialisis dan peneliti paling penting dalam organ buatan, Willem Kulovkim: Yahudi.

* Penemuan Yahudi yang mampu mengubah dunia:

Pusat pengembangan prosesor , Stanley Mysore: Yahudi.
Penemu reaktor nuklir, Selandia Liu: Yahudi.
Penemu serat optik, Peter Schultz: Yahudi.
Penemu lampu lalu lintas, Charles Adler: Yahudi.
Penemu stainless steel, Pino Ringkas: Yahudi.
Penemu film audio, Isador Casey: Yahudi.
Penemu mikrofon, Jeramavun Emile Berliner: Yahudi.
Penemu Perekam Video, Charles Ginsburg : Yahudi.

* Pembuat Nama dan Merek:
Polo – Ralph Lauren: seorang Yahudi.
Jeans Levi – Strauss Levi: Yahudi.
Starbucks – Howard Schultz adalah Yahudi.
Google – Sergey Brin: Yahudi.
Dell – Michael Dell adalah Yahudi.
Oracle – Larry Ellison: seorang Yahudi.
DKNY-Donna Karan: Yahudi.
Baskin dan Robbins – Irv Robbins: Yahudi.
Dunkin Donuts – William Rosenberg: Yahudi.

* Politisi dan pngambil keputusan:
Sekretaris Negara Amerika Serikat, Henry Kissinger: Yahudi.
Presiden Yale University Richard Levin: Yahudi.
Kepala Federal Reserve AS, Alan Greenspan : Yahudi.
U. S. State Secretary, Madeleine Albright : Yahudi.
Politisi AS, Joseph Lieberman : Yahudi.
Sekretaris Negara AS, Casper Enbed : Yahudi.
Menteri Luar Negeri Uni Soviet, Maxim Litvinov : Yahudi.
Perdana Menteri Selandia Baru, John Key: Yahudi.
Perdana Menteri Singapura, David Marshall : Yahudi.
Gubernur Australia, Ishak Isaac : Yahudi.
Perdana Menteri Inggris, Benjamin Disraeli : Yahudi.
Perdana Menteri Rusia, Yevegni Primakov : Yahudi.
Politisi Amerika, Barry Goldwater : Yahudi.
Presiden Portugal, Jorge Sampaio : seorang Yahudi.
Wakil Perdana Menteri Kanada, Herb Jerry : Yahudi.
Perdana Menteri Perancis, Pierre Mendes : Yahudi.
Menteri Negara Inggris, Michael Howard : Yahudi.
Konsultan Austria, Bruno Kryska : Yahudi.
Menteri Keuangan, Robert Rubin : seorang Yahudi.
Tuan spekulasi dan ekonomi, George Soros : Yahudi.

* Media berpengaruh milik Yahudi:
CNN – Wolf Blitzer: Yahudi.
ABC News – Barbara Walters: Yahudi.
The Washington Post – Eugene Meyer: Yahudi.
Majalah Time – Henry Grunwald: Yahudi.
The Washington Post – Katherine Graham Yahudi.
New York Times – Joseph Elevid: Yahudi.
New York Times – Max Frankel: Yahudi.

Lalu, mengapa pula Yahudi bisa pin tar dan cerdas?  Berikut penjelasan nya:

Dr Stephen Carr Leon menghabis kan masa 3 tahun di Israel untuk menjalani housemanship dan pene litian di beberapa rumah sakit disa na.

Dia menemukan beberapa fakta di antaranya:

- Saat masa kehamilan Ibu Yahudi
Begitu wanita Israel mengetahui  di rinya tengah mengandung anak,  sa ng ibu kemudian sering bernyanyi dan bermain piano, juga membeli buku matematika.

Bermain piano dan bernyanyi bertu juan untuk mempengaruhi suasana hati bawaan si bayi tersebut ketika lahir. Dengan bernyanyi dan berma in piano, sang ibu akan merasakan ketenangan.

Diharapkan sang bayi akan memili ki karakter bawaan yang tenang dan berfikir matang ketika mengha dapi masalah hidup nantinya.

Sedangkan mengerjakan soal mate matika bertujuan untuk mengem bangkan kecerdasan otak bayi yang ada dalam kandungannya. Agar anak mereka terlahir dengan otak jenius.

Para ibu Yahudi yang tengah me ngandung terus menerus menger jakan soal matematika yang ada sampai tiba saat melahirkan. Ka dang mereka mengerjakan bersa ma suaminya dan bertanya kepada saudara-saudaranya bila ada soal yang terasa sulit.

Artinya…mereka tidak melatih kecer dasan otak anak mereka dari kecil, dari balita, dari umur 3 bulan, tapi dari sejak  dalam kandungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar