Mata Pisau (11)
Oleh Wak Amin
Trot ... Tot ... Tot ...
Trot .. Tot ... Tot ...
Letnan Robert dan Sersan James, sambil berlari menghindari 'kobaran api' melepaskan tembakan secara membabi-buta ke setiap arah: dep an, belakang, kanan, kiri dan atas.
Sementara Mr Clean semakin men dekat. Jarak dia dan Sersan Leona rd dengan Letnan Robert dan anak buahnya hanya beberapa meter saja.
"Mayor. Sasaran sudah di depan mata ..."
"Tembak saja Clean."
"Baik Mayor."
Mr Clean memutuskan menunda penembakan sebelum jarak sasa ran benar-benar dekat. Sersan Leo nard berada di belakangnya saat keduanya menyusuri jalan berse mak setapak.
"Stop Sersan!"
"Kenapa Clean?"
"Coba kau lihat di kanan kita .."
Semak-semak bergoyang. Ada apa?
"Biar saya periksa Mr Clean .."
"Hati-hati Sersan ..."
Sempat mencekam, namun kemu dian tersenyum setelah tahu apa yang terjadi di balik goyangan se mak tadi.
"Enggak ada apa-apa Mr Clean," kata Sersan Leonard.
"Kenapa bisa goyang ya, padahal tidak ada angin ..."
"Mungkin bosan diam saja Mister," terang Sersan James.
Trot .. Tot ..
Trot .. Tot ...
Terdengar suara tembakan dari se belah kiri. Baku tembak antara Ma yor Ridwan dan anggota pasukan nya dengan Letnan Robert dan Ser san James itu berlangsung sengit.
Dari kedua belah pihak belum ada jatuh korban. Tampak Letnan Robe rt dan anak buahnya melompat ke anak sungai.
Mayor Ridwan mengejarnya sambil melepaskan tembakan. Saling kejar dan melepaskan tembakan itu baru berhenti setelah bidikan salah seo rang anak buah Mayor Ridwan me ngenai kepala Sersan James.
Tewas seketika. Jatuh tenggelam ke anak sungai setelah beberapa saat mencapai tebing berumput.
"Binatang semua kalian!" Teriak Let nan Robert marah bercampur pa nik.
Trot ... Tot ...
Trot .. Tot ...
Tembakan dia lepaskan. Langkah nya terhenti setelah peluru yang dilepaskan Sersan Leonard tepat mengenai dada Letnan Robert.
Disusul tembakan kedua yang me ngarah ke kepala. Tembakan dari Mr Clean ini sukses menewaskan pimpinan kelompok bersenjata ya ng paling ditakuti rakyat di negeri ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar