Senin, 10 September 2018

Santet (1)

Santet (1)
Oleh aminuddin

Memahami Santet
SANTET dalam bahasa Jawa ada lah singkatan dari Mesisan Benthet yang bermakna “sekalian retak” aki bat benturan keras.

Santet adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam.

Santet sering di lakukan orang yang mempunyai dendam karena sakit hati kepada orang lain.

Istilah Santet digunakan untuk memberikan motivasi kepada pe lakunya agar dalam melakukan santet itu tidak setengah-setengah.

Menurut Almarhum Prof  Dr Edi S Ekadjati, seorang ahli sejarah asal Bandung, ilmu santet/teluh adalah warisan masa lampau yang terus bertahan dalam kehidupan masyarakat Sunda hingga sekarang.

Merujuk pada sebuah dokumen abad ke-6, yang tertulis di daun lontar,  Sanghyang Siksa Kandang Karesan menyebutkan bahwa teluh adalah perasaan sakit hati, murung dan tidak senang yang dialihkan ke orang lain.

Santet memiliki beberapa istilah la in di Indonesia yaitu Teluh, Tenung, dan Guna-guna. Di luar negeri Ilmu hitam yang sejenis Santet lebih ter kenal dengan sebutan Voodoo.

Lalu apa itu Voodoo? Apakah sama dengan Santet?

Istilah Voodoo lebih mendunia jika dibandingkan dengan Santet. Meto de yang ada pada mistik Jawa me miliki banyak kesamaan dengan Voodoo.

Voodoo dapat diterapkan melalui kekuatan gaib dan olah pikir. Yang membedakan Voodoo dengan San tet adalah Voodoo dapat diterapkan untuk hal-hal kebaikan sedangkan Santet hanya untuk kejahatan semata.

Voodoo yang digunakan untuk ke baikan adalah, seperti penerawa ngan dan penyembuhan sakit fisik atau mental.

Santet dapat digunakan untuk me nyerang siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang tua, miskin atau kaya, orang biasa atau pejabat tinggi.

Bahkan Santet bisa menyerang seorang ahli agama seperti kiai, pendeta, dan lainnya.

Agar bisa menyerang seorang ahli agama, si makhluk gaib yang me ngirimkan energi tersebut dengan pintar dan sabar menunggu si kiai lengah.

Lengah terhadap ibadah maupun berdoa, sebab manusia seperti apa pun pasti suatu saat akan lengah. Ketika legah santet langsung dise rang ke yang bersangkutan dan masuk ke dalam tubuhnya.

Namun, menurut kepercayaan ke jawen, ada orang-orang tertentu yang secara alami sulit diserang Santet.

Siapa mereka?

Mereka adalah orang yang memiliki Ludira Pamungkas, yaitu darah ya ng mengalir pada tubuh seseorang karena faktor trah (titisan) orang sakti. Orang seperti ini tidak mem pan disantet dan digendam.

13 Jenis Santet

1. Jarum
Ini adalah salah satu alat untuk me nyakiti yang paling umum. Pengi rim santet 'memasukkan' jarum-jarum ke bagian tubuh korbannya agar menderita.

Lokasi-lokasinya pun aneh, seperti perut, kaki, sampai organ dalam tubuh.

2. Besi
Besi ini bisa lempengan yang sudah berkarat. Tiba-tiba akan ada dalam tubuh korbannya.

Sang pengirim ingin penerima men derita akibat karatan dan kesakitan tertusuk ujuk besi yang tajam dan kasar.

3. Kawat
Kalau yang ini biasanya sama dengan jarum, dikirim dengan jumlah banyak.

Jadi organ dalam korban akan tertusuk pelan-pelan. Hal ini ten tunya menyakiti korban dan mem bunuhnya secara pelan-pelan.

4. Paku
Paku adalah alat santet lainnya yang tidak kalah pamor. Orang yang menjadi korban akan seperti mene lan paku.

Paku-pakunya pun tidak dalam ukuran kecil, tapi besar dan biasanya sudah berkarat.

5. Boneka Ilalang
Boneka ini nampak sederhana untuk dibuat, tapi ketika boneka ini sudah diberikan mantra-mantra untuk menemukan korbannya, betapa bahaya boneka ini.

Korban akan disiksa oleh dukun atau orang yang dendam padanya. Bisa berupa ditusuk dengan jarum, pisau, sampai diikat bagian leher sehingga korban seperti tercekik.

6. Boneka Kayu
Sistemnya sama, tapi kalau boneka kayu biasanya untuk santet yang lebih keras.

Orang-orang yang dendam pada kor bannya ingin si penerima santet be nar-benar tersiksa. Bisa saja kayu tersebut dibakar dan akan memberi efek pada korban.

7. Jin/Makhluk Astral
Santet jenis ini menggunakan jin untuk mengganggu korban. Bia sanya jin akan menempel pada korban selama beberapa lama sampai korban jatuh sakit atau bahkan meninggal dunia.

8. Hewan Liar
Hewan liar yang bisa melukai dan membunuh manusia dikirim untuk melukai korban santet.

Misalkan tiba-tiba di tengah malam kamar korban akan ada ular atau kelabang, bahkan kalajengking. Hewan-hewan tersebut adalah kiriman.

9. Telur Ayam
Nah, telur ayam adalah salah satu medium yang digunakan dukun untuk menempatkan mantranya pada tubuh korban.

Banyak yang percaya bahwa santet dengan darah atau hewan yang bernyawa ini akan lebih kuat dan bertahan dalam tubuh penerima santet.

10. Kertas Mantra
Kalau kertas ini sudah jarang digu nakan, tapi juga tak kalah ampuh. Korban tidak sadar bahwa ada kertas mantra terselip di rumah atau tasnya atau di manapun dekatnya.

Hal ini dikarenakan kertas tersebut dikirim menggunakan makhluk halus.

11. Air Beracun
Biasanya racun dikirimkan setelah sang dukun membacakan jampi-jampi atau mantranya pada air atau medium cair apapun.

Orang-orang yang terkena santet ini biasanya sering bertemu dengan pelaku, karena pelaku perlu mela kukan kontak dekat dengan kor bannya agar dapat membuat korban meminum racun ini.

12. Buah atau sayuran, tanaman lainnya.

Sama seperti alat nomor 11, orang yang mengirimkan santet ini harus menemui korban.

Jadi biasanya pengirim ingin mem buat korban meninggal dunia de ngan istilahnya wajar.

Anggapannya adalah korban me ninggal dunia karena terkena sayu ran beracun. Jadi tidak akan ada yang curiga kalau itu adalah santet.

13. Benda atau bagian tubuh kita sendiri
Apa maksudnya?

Santet ini menggunakan foto, ram but, sapu tangan, hingga tanah di sekitar rumah korban.

Mengerikan bukan?

Bahkan bahan-bahan yang menjadi hal utama bagi kita bisa menjadi alat untuk mengirimkan santet ke kita.








__________

- Wikipedia

- IDN Times

Tidak ada komentar:

Posting Komentar