Minggu, 21 Oktober 2018

Tipu Daya Iblis (4)

Tipu Daya Iblis (4)
Oleh aminuddin







Kisah Malaikat Jibril dan Mikail Menangis Ketika Allah Melaknat Iblis




TAHUKAH Anda bahwa jauh sebe lum nabi Adam diciptakan, Iblis adalah makhluk yang mulia disisi Allah, dan merupakan salah satu makhluk yang paling di hormati oleh malaikat.

Kasih sayang Allah terbesar kepada Iblis adalah bahwa yang pertama dia telah mendapatkan taufik untuk menyembah Allah SWT. Yang kedua karena ibadahnya yang banyak, dia dimasukkan ke dalam kumpulan para malaikat.

Dan sebaik-baik pertolongan Allah kepadanya adalah ia menjadi teman pendamping para malaikat sehingga dapat memahami keindahan, kesucian dan kebersihan mereka.

Saking mulianya Iblis pada masa itu, dalam sebuah kitab karangan Imam Al-Ghazali menyebutkan bah wa nama iblis itu sesungguhnya pada langit pertama disebut al-Abid (ahli ibadah).

Pada langit yang kedua, kata Al-Ghazali disebut az-Zahid, langit ketiga disebut al-Arif, langit ke em pat  al-Wali, pada langit kelima namanya disebut at-Taqi.

Kemudian, imbuh Al-Ghazali, pada langit keenam  al-Kazin, dan pada langit ketujuh namanya disebut Azazil, manakala dalam Luh Mahfudz (Lauhul Mahfudz) namanya ialah Iblis.

Dikisahkan Iblis dulunya adalah ahli ibadah yang tidak pernah mem bangkang dan mengeluh terhadap perintah-perintah Allah. Ia pernah bersujud kepada Allah selama 1000 tahun lamanya dan ia sangat giat dalam beribadah.

Bahkan Iblis pernah menjadi Say yidul Malaikat (Penghulu atau Pemimpin Malaikat), dan Khozinul Jannah (Bendahara Surga).

Namun, lama-kelamaan Iblis menjadi sombong dan angkuh. Ia menganggap dirinya makhluk yang paling tinggi derajatnya di antara makhluk-makhluk Allah yang lain.

Hingga pada suatu saat ketika Allah SWTbbaru saja menciptakan Adam sebagai manusia, maka Allah memerintahkan Iblis untuk bersujud kepada Adam, lalu Iblis berkata:

“Adakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau jadikan aku daripada api dan Engkau jadikan Adam dari pada tanah.”

Kemudian Allah berfirman kepada Iblis, “Aku membuat apa yang Aku kehendaki.”.

Oleh karena iblis memandang diri nya penuh keagungan, maka dia enggan sujud kepada Adam karena ia merasa bangga dan sombong.

Dia berdiri tegak hingga malaikat selesai bersujud. Ketika para malai kat mengangkat kepala mereka, me reka mendapati Iblis tidak sujud se dang mereka telah selesai sujud.

 Para malaikat pun bersujud kem bali untuk kali kedua kerana ber syukur, tetapi Iblis telah dirasuki oleh sifat angkuh dan sombong tetap enggan sujud.

Dia berdiri tegak dan berpaling dari para malaikat yang sedang bersu jud. Dia tidak ingin mengikuti me reka dan tidak pula dia merasa me nyesal atas pembangkangannya terhadap Allah SWT.

Kemudian Allah merubahkan mukanya pada asalnya yang sangat indah cemerlang ke bentuk hina yang menyerupai babi hutan.

Allah SWT membentuk kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya.

Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan jang gut ada sebanyak tujuh helai.

Setelah itu, lalu Allah mengusirnya dari surga, bahkan dari langit, dari bumi dan ke beberapa jazirah. Dia tidak akan masuk ke bumi melainkan dengan cara sembunyi, Allah melaknatnya hingga hari kiamat kerana dia menjadi kafir.

Meski Iblis pada sebelumnya sangat indah cemerlang rupanya, mempunyai sayap empat, banyak ilmu, banyak ibadah serta menjadi kebanggan para malaikat dan pemukanya, dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyin dan banyak lagi, tetapi semua itu tidak menjadi jaminan sama sekali baginya.

Ketika Allah membalas tipu daya iblis, maka menangislah Malaikat Jibril dan Mikail. Lalu Allah SWT berfirman kepada para malaikat:

“Apakah yang membuat kamu me nangis?”

Lalu mereka menjawab, “Ya Allah! Kami tidaklah aman dari tipu da yamu.”

Kemudian Allah kembali berfirman kepada Malaikat: “Begitulah Aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu dayaKu.”

Setelah di usir dari surga, maka Iblis berkata, “Ya Tuhanku, Engkau telah mengusir aku dari surga disebabkan Adam, dan aku tidak menguasainya melainkan dengan penguasaan-Mu.”

Lalu Allah berfirman pada Iblis, “Engkau dikuasakan atas dia, yakni atas anak cucunya, sebab para nabi adalah maksum.”

Berkata lagi iblis, “Tambahkanlah lagi untukku.”

Allah berfirman : “Tidak akan dila hirkan seorang anak baginya kecu ali tentu dilahirkan untukmu dua padanya.”.

Berkata iblis lagi, “Tambahkanlah lagi untukku.”

Lalu Allah berfirman, “Dada-dada mereka adalah rumahmu, engkau berjalan di sana sejalan dengan peredaran darah.”

Berkata iblis lagi, “Tambahkanlah lagi untukku.”

.aka Allah berfirman lagi yang bermaksud, “Dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukan yang berjalan kaki, artinya mintalah tolong menghadapi mereka dengan pembantu-pembantumu, baik yang naik kuda maupun yang berjalan kaki. Dan berserikatlah dengan mereka pada harta, yaitu mendorong mereka mengusahakannya dan mengarahkannya ke dalam haram. Dan pada anak-anak, yaitu dengan menganjurkan mereka dalam membuat perantara mendapat anak dengan cara yang dilarang, seperti melakukan senggama dalam masa haid, berbuat perkara-perkara syirik mengenai anak-anak itu dengan memberi nama mereka Abdul Uzza, menyesatkan mereka dengan cara mendorong ke arah agama yang batil, mata pencarian yang tercela dan perbuatan-perbuatan yang jahat dan berjanjilah mereka.”.

Hal ini juga disebutkan dalam Su rah Al-Isra ayat 64 yang artinya:

“Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan bela ka.” [QS  Al-Isra ayat 64]


Sebelum dilaknat Allah, Iblis pernah melakukan tugas-tugas mulia yang diperintahkan Allah SWT  kepada nya yaitu:

1. Iblis sebagai penjaga surga dalam kurun waktu 40.000 tahun.

2. Iblis pernah hidup bersama bergabung dengan malaikat selama 80.000 tahun.

3. Iblis diangkat menjadi penasehat malaikat selama 20.000 tahun.

4. Iblis menjadi pemimpin malaikat karobiyyun dalam waktu 30.000 tahun.

5. Iblis melakukan thawaf (mengelilingi) arasy bersama para malaikat dalam waktu 14.000 tahun.

Jadi, keseluruhan Iblis beribadah melakukan semua perintah Allah dalam kurun waktu 185.000 tahun lebih.

Selama dalam ibadahnya seperti kita umat Islam, melakukan shalat, puasa, thawaf dengan para malaikat (mengelilingi baitul makmur di Arsy).

Iblis tidak merasa lelah dan menge luh dalam menjalankan perintah Allah yang mulia ini. Iblis menjalankan dengan ikhlas, tidak ada niat apapun kecuali karena Allah semata.

Pada masa itu malaikat dan lainnya memberi gelar kepada Iblis Al-A’ziz (makhluk Allah yang termulia), ada yang memberi gelar A’zazil (panglima besar malaikat).

Menurut kitab tafsir Munir dan Showi, Iblis beribadah pada Allah dalam masa 80.000 tahun, thawaf di Baitul Makmur dan Arsy selama 14.000 tahun.

Oleh karenanya, di langit pertama sampai ketujuh Iblis begitu dihor mati oleh para malaikat.

Malaikat di penjuru alam semesta, dari bumi, langit, baitul makmur, arsy, dan sebagainya, mereka semua menghormati pada Iblis sebagai makhluk Allah yang terhormat dan termulia, sehingga bila Iblis lewat di depan para malaikat, maka malaikat menghormati pada Iblis, bagaikan penghormatan prajurit kepada komandannya, pengawal istana pada rajanya, sehingga terhormatlah nama Iblis di penjuru alam semesta.

Namun sayang, di Lauhul Mahfudz, tulisan Iblis terselubung rapi tidak satupun makhluk yang tahu kecuali Allah, tertera Al-kafir Al-mal’un (Iblis inkar terkutuk).

Dalam sumber lain, Iblis pada mulanya bernama Azazil dan tinggal di bumi. Azazil adalah jin yang taat kepada Allah dan memang Iblis sebenarnya adalah dari golongan jin seperti pada firman Allah :

“Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat ‘Sujudlah kepada Adam,’ maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan Jin, maka ia mendurhakai Tuhannya
” [QS. Al-Kahfi ayat 50]

Dia menyembah Allah selama 1000 tahun, lalu Allah swt mengangkatnya ke langit pertama. Di langit pertama, Azazil beribadah menyembah Allah selama 1000 tahun. Kemudian dia diangkat ke langit kedua, begitu seterusnya hingga akhirnya dia diangkat menjadi imam para malaikat.

Apa pun perintah Allah kepada malaikat juga adalah perintah ba ginya, karena dialah imam para malaikat yang memimpin malaikat. Azazil adalah imam dari seluruh malaikat (Al-muqorrobun, imamul jami’il malaikat).

Ada riwayat yang menyatakan Aza zil beribadah kepada Allah selama 80.000 tahun dan tiada tempat di dunia ini yang tidak dijadikan tem pat sujudnya ke hadirat Allah SWT.

Dalam satu riwayat menceritakan, malaikat Israfil melihat yang tersu rat di Luh Mahfuz ada tercatat satu suratan yang berbunyi: “Adanya satu hamba Allah yang beribadah selama 80.000 tahun tetapi hanya karena satu kesalahan, ibadah ham ba itu tidak diterima Allah dan hamba itu terlaknat hingga hari kiamat.”.

Maka menangislah Israfil karena bimbang makhluk yang tersurat di Loh Mahfuz itu adalah dirinya.

Maka diceritakanlah Israfil kepada segala malaikat pengalamannya melihat apa yang tersurat di Lauhul Mahfuz.

Maka menangislah sekelian para malaikat karena takut dan bimbang dengan nasib mereka.

Lalu semua malaikat datang mene mui Azazil yang menjadi imam para malaikat, agar Azazil mendoakan keselamatan dunia dan akhirat ke pada seluruh malaikat.

Azazil pun mendoakan keselamatan di dunia dan akhirat kepada seluruh malaikat dengan doa:

“Ya Allah, janganlah Engkau murka terhadap mereka (para malaikat).”

Namun, Azazil lupa  mendoakan keselamatan untuk dirinya. Setelah mendoakan semua para malaikat, Azazil terus menuju ke surga.

Di atas pintu surga, Azazil terlihat suratan yang menyatakan: “Ada satu hamba dari kalangan hamba-hamba Allah yang muqarrabin yang telah diperintahkan Allah untuk membuat satu tugasan, tapi hamba tersebut mengengkari perintah Allah. Lalu dia tergolong dalam golongan yang sesat dan terlaknat.”.

Lalu Allah Menciptakan Adam as, dan memerintahkan malaikat untuk sujud menghormat kepada Adam.

Azazil, sebagai imam para malai kat, sepatutnya lebih dahulu ber sujud memimpin para malaikat.

Tetapi, dia menolak, karena dia merasa dirinya lebih baik dari pada Adam. Sementara para malaikat lain terus sujud tanpa dipimpin oleh Azazil.

Bukan saja enggan sujud, Azazil malah sombong dan menjawab kepada Allah:

“Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu semua kepada Adam’, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: ‘Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" [QS Al-Isra ayat 61]

Kesombongan Iblis ini berpuncak pada iri hati dan kedengkian Iblis terhadap Adam. Ia tidak terima karena Allah akan menciptakan Adam sebagai khalifah di bumi. Karena ia merasa lebih mulia dari Adam yang diciptakan dari tanah, sedangkan ia lebih mulia karena diciptakan dari api.

Ia durhaka kepada Allah, takabur dan lupa akan dirinya dimata Allah. Tak seharusnya ia membangkang perintah Tuhannya. Maka setelah itu, Iblis akhirnya diusir dari surga. Namanya dirubah menjadi Iblis dan dia bersumpah akan menyesatkan manusia dibumi.

“Dia (iblis) berkata: “Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil”. [QS Al-Isra ayat 62]

Kemudian Allah berfirman, “Tuhan berfirman: “Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup.” [QS Al-Isra ayat 63]

Dari kisah ini kita bisa mendapat kan pelajaran bahwa Iblis yang dulunya adalah ahli Ibadah dan makhluk Allah yang mulia sekalipun bisa menjadi makhluk yang dilaknat oleh Allah karena kesalahannya.

Untuk itu, sebaiknya kita menjauhi sifat-sifat Iblis seperti sombong, angkuh iri dengki dan yang lainnya agar kita terhindar dari laknat Allah.









____

- www.makintau.com

- facebook

- wikipedia : azazil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar