Jumat, 30 November 2018

Melayani dan Mengayomi (18)

Melayani dan Mengayomi (18)
Oleh aminuddin

Ladang Emas Bank Syariah

MENCARI dan mendapatkan dana segar dari pegadaian kini bukan lagi monopoli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Pegadaian, saat ini, bahkan sudah menjadi tempat bagi para pengu saha untuk mencari dana segar guna mengembangkan bisnisnya.

Perbankan syariah membaca dan memanfaatkan peluang tersebut .....

Hal yang paling mudah dilakukan para ibu rumah tangga bila membutuhkan dana cepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan adalah ke pegadaian.

Ini sudah jamak dalam kehidupan masyarakat kita sehari-hari, sekarang ini ..

Butuh dana cepat untuk membayar uang kuliah anak, pegadaian adalah tempatnya.

Begitu musim Lebaran tiba, pega daian kembali menjadi sandaran mereka yang hendak mendapatkan uang tunai.

Berbagai kalangan, tak terkecuali kalangan atas, kini sudah tak lagi sungkan mendatangi pegadaian untuk mendapatkan dana-dana cepat.

Artinya, pegadaian kini bukan lagi menjadi sandaran orang-orang kecil tapi siapa saja yang membutuhkan dana.

Hal ini bisa dimaklumi, karena dibandingkan dengan bank, proses mendapatkan dana dari pegadaian relatif lebih mudah.

Kalau di bank, si calon nasabah atau peminjam harus memiliki agunan dan harus melalui proses berhari-hari, tak  demikian halnya di pegadaian.

Di pegadaian, calon peminjam tinggal membawa barang pribadi, lalu diserahkan ke loket penaksir, setelah itu datang ke loket kredit untuk mendapatkan uang tunai yang bisa dipinjam.

Inilah kelebihan pegadaian ..

Kelebihan pegadaian ini dimanfaatkan perbankan syariah dengan meluncurkan produk gadai syariah.

Meski belum banyak bank syariah maupun unit usaha syariah (UUS) mengembangkan gadai syariah ini, pasti akan tiba waktunya produk ini mendapat tempat di hati masyarakat.

Investasi Emas
Gadai dalam islam disebut ar-rahn, artinya menjadikan benda yang bersifat harta sebagai kepercayaan dari suatu utang yang dapat dibayarkan dari harta benda itu bila utang tidak dibayar.

Sedangkan produk gadai syariah yang dimiliki oleh bank syariah di kenal dengan nama gadai emas IB.

Disebut gadai emas, karena gadai syariah hanya khusus untuk jenis emas meliputi emas lantakan, bata ngan, perhiasan emas, koin, dan uang emas.

Mengapa produk gadai syariah merupakan peluang ladang emas bagi bank syariah?

Hal ini karena produk gadai syariah sangat kecil risikonya dibandingkan dengan produk pembiayaan lainya.

Selain prosesnya lebih cepat dan mudah, persyaratannya dan tingkat persaingannya pun tidak banyak karena produk gadai emas tidak dimiliki oleh bank konvensional.

Dalam gadai syariah, bank meminjamkan sejumlah uang kepada nasabah dan bank memegang emas yang digadaikan sebagai barang jaminan.

Dengan demikian jaminan yang dipegang oleh bank sangatlah likuid dan aman, serta celah dari   gadai syariah tidak terkena Pencadangan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP).

Jika dilihat dari sisi non performing finance (NPF), rata-rata nilainya nol karena jika nasabah tidak dapat mengembalikan uang yang dipin jamnya, emas yang dititipkan terse but akan dijual oleh bank.

Apabila terdapat selisih lebih, seli sih tersebut akan dikembalikan ke nasabah.

Itulah sebabnya bank-bank syariah kini mulai gencar memasarkan produk tersebut.

Di Bank BRI Syariah, misalnya, nilai transaksi gadai syariah naik secara signifikan: Rp 30 miliar pada 2009, lalu naik secara fantastis pada 2010 menjadi Rp 500 miliar, dan akhir Januari 2011 berhasil menyentuh angka Rp 956 miliar.

Apa yang menyebabkan pertumbuhan gadai syariah begitu cepat?

Ini terjadi karena masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana tak perlu menghadapi prosedur yang panjang dan berbelit-belit.

Dengan gadai syariah, masyarakat yang membutuhkan dana tak perlu berlama-lama menunggu turunnya jumlah uang yang hendak dipinjamnya.

Mengenai emas sebagai “objek” gadai, ini ada untungnya, yakni nasabah bisa mendapatkan pinjaman uang tanpa harus kehilangan ataupun menjual emasnya.

Dari sisi keuntungan atau pendapa tan yang bisa diperoleh, bank bisa mendapatkannya dari biaya admi nistrasi dan pendapatan sewa penitipan.

Dengan proses transaksi yang lebih cepat dan nilai taksasi yang tinggi maka kehadiran gadai syariah akan mendapat sambutan masyarakat luas di waktu-waktu mendatang.

Ini tentunya akan menjadi ladang emas bagi bank syariah ...

Leader Gadai Emas
Bagi masyarakat Indonesia, emas merupakan alat investasi masa depan yang cukup menjanjikan.

Dengan emas, masyarakat dapat menggunakannya baik untuk kepentingan konsumtif maupun maupun produktif tanpa harus kehilangan emasnya.

Apakah gadai syariah pada bank syariah akan menjadi saingan bagi pegadaian syariah?

Harusnya tidak demikian karena bank syariah bisa menjadikan pe gadaian syariah sebagai mitra.

Hal ini mengingat kehadiran pega daian syariah yang sudah ada ter lebih dulu ...

Dengan demikian kita harapkan bank syariah bisa banyak belajar dari pegadaian syariah dalam hal taksasi dan menilai keaslian dari logam emas yang digadaikan.

Melihat besarnya minat masyarakat terhadap gadai emas serta keberadaan bank syariah dengan jaringannya yang cukup besar, ke depan, kita harapkan bank syariah bisa menjadi leader dalam gadai emas dan produk gadai syariah.

Dengan demikian gadai syariah akan menjadi ladang emas yang cukup menjanjikan bagi bank syariah dalam meningkatkan pendapatan.



_____
- * Indra Siswanti,  penulis adalah dosen Perbankan Syariah ABFI Institute Perbanas Email: indra@stieperbanas.ac.id

-Beritasatu.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar