Kisah Fir'aun (10)
SESUNGGUHNYA kami telah beri man kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah kamu pak sakan kepada kami melakukannya. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)."
Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka baginya neraka Ja hannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.************************
Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beram al saleh, maka mereka itulah orang -orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia).
(Yaitu) syurga 'Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang-orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan).
Dan sesungguhnya telah Kami wah yukan kepada Musa : "Pergilah ka mu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu *************************, kamu tak usah kuatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)."
Maka Fir'aun dengan bala tentara nya mengejar mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang menengge lamkan mereka.
Dan Fir'aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi petunjuk. (4)
_______________
************************ 'Tidak mati' berarti dia selalu merasakan azab dan 'tidak hidup' ialah hidup yang dapat dipergunakannya untuk bertobat.
************************* "Membuat jalan yang kering di dalam laut itu" ialah dengan memukul laut itu de ngan tongkat. Lihat ayat 63 Surat (26) Asy-Syu'araa'.
(4). QS Thaahaa 24, 42-79)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar