Kamis, 10 Oktober 2019

Kisah Fir'aun (22)

Kisah Fir'aun (22)



DAN sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka Musa berkata: "Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seru sekalian alam."

Maka tatkala dia datang kepada mereka dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami dengan serta merta mereka menertawakannya.

Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka sesuatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat yang sebelumnya. Dan Kami timpakan kepada mereka azab *+42 supaya mereka kembali (ke jalan yang benar).

Dan mereka berkata: "Hai ahli sihir*+43, berdoalah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami (jika doamu dikabulkan) benar-benar akan menjadi orang yang mendapat petunjuk.

Maka tatkala Kami hilangkan azab itu dari mereka, dengan serta merta mereka memungkiri (janjinya).

Dan Fir'aun berseru kepada kaum nya (seraya) berkata : " Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku, maka apakah kamu tidak melihat (nya)?

Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina ini dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)?

Mengapa tidak dipakaikan kepadanya gelang dari emas *+44 atau malaikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya."

Maka Fir'aun mempengaruhi kaum nya (dengan perkataan itu) lalu mereka patuh kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

Maka tatkala mereka membuat Ka mi murka, Kami menghukum mere ka lalu kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut).

Dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang yang kemudian. (10)






























_____________
*+42 Yang dimaksud azab disini adalah azab duniawi sebagai cobaan dari Tuhan seperti kurangnya makanan, berjangkitnya hama tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya.

*+43 Yang mereka maksud dengan ahli sihir disini ialah Nabi Musa as

*+44 Maksudnya adalah kenapa Tuhan tidak memakaikan emas kepada Musa, sebab menurut kebi asaan mereka apabila seseorang akan diangkat jadi pemimpin, mereka mengenakan gelang dan kalung mas kepadanya sebagai tanda kebesaran.

(10) QS Az Zukhruf 46-56


Tidak ada komentar:

Posting Komentar