Minggu, 24 November 2019

Af'al Allah (3)

Af'al Allah (3)



8. QS An-Nahl (16) Ayat 12 :

"DAN Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya)."

(Wasakhkhara lakumul laila wannahaara wasysyamsa wal qamar. Wannujuumu musakhkharaatun biamrih. Inna fii zaalika laayaatil liqaumiy ya'qiluun).

9. QS Al-Ankabuut (29) Ayat 61 :

"Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka : " Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab : "Allah, maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar)."

(Wala-in sa altahum min khalaqas samaawaati wal ardha wa sakhkha rasy syamsa wal qamara layaayu lunnallaah. Faannaa yu-'fakuun).

10. QS 39 (Az-Zumar) Ayat 5 :

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan natahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."

(Khlaqas samaawaati wal ardha bil haq. Yukawwirul laila 'alan nahaari wa yukawwirun nahaara ' alal laili wa sakhkharasy syamsa wal qamar. Kulluy yajrii liajalim musammaa. Alaa huwal 'aziizul ghafaar).

11. QS 3 () Ayat 27 :

"Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dan yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup (a3). Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab."

(Tuulijullaila fin nahaari wa tuulijun nahaari fil laili wa tukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minal haqqi wa tarzuqu man tasyaa-u bighairi hisaab).



















































______

(a3) Sebagian mufassirin memberi misal pada ayat ini dengan menge luarkan anak ayam dari telur, dan telur dari ayam. Dan dapat juga di artikan bahwa pergiliran kekuasaan di antara bangsa-bangsa dan tim bul tenggelamnya sesuatu umat adalah menurut hukum Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar