Senin, 04 November 2019

Lafadz MEREKA (7)

Lafadz MEREKA (7)
Oleh Wak Amin





26. Ayat 48 :

"Waiz zayyana lahumusy syaithaanu a'maa lahum waqaalaa ghaaliba lakumul yauma minan naasi wainnii jaarullakum. Falammaa taraa-atil fi-ataani nakasha 'alaa 'aqibaihi waqaala innii araa maalaa tarauna innii akhaafullaah. Wallaahu syadiidul 'iqaab."

(Dan ketika setan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan : "Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu." Maka tatkala kedua pasukan itu telah saling lihat melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang seraya berkata : "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu; sesungguhnya saya dapat melihat apa kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah." Dan Allah sangat keras siksa-Nya).




27. Ayat 49 :

"Iz yaquulul munaafiquuna wallaziina fi quluubihim maradhun gharra haa-ulaa-i diinuhum. Wamay yatawakkal 'alallaahi fainnallaha 'aziizun hakiim."

(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata : "Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya." (Allah berfir man) : "Barangsiapa yang tawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.").


28. Ayat 50 :

"Walau taraa iz yatawaffal laziina kafaruul malaa-ikatu yadhribuuna wujuuhahum wa adbaarahum. Wazuuquu 'azaabal hariiq."

(Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata) : "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", ?(tentulah kamu akan merasa ngeri).


29. Ayat 52 :

" Kada-bi aali fir'auna wallaziina min qablihim. Kafaruu biaayaatillaahi fa akhazahumullaahu bizunuubihim. Innallaaha qawiyyun syadiudul 'iqaab."

(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengi kutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyik sa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya).


30. Ayat 53 :

"Zaalika biannallaaha lam yaku mughayyiran ni'matan an'aamahaa 'alaa qaumin hattaa yughayyiruu maa bianfusihim. Wa annallaaha samii'un 'aliim."

(Yang demikian (siksaan itu) ada lah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat  yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri (a11), dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).































_________

(a11) Allah tidak mencabut nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada sesuatu kaum selama kaum itu tetap taat dan bersyukur kepada Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar