Lafadz TAUBAT (4-tamat)
11. Ayat 118 :
"WA 'alatstsalaatsatil laziina khullifuu hattaa izaa dhaaqat 'alaihimul ardhu bimaa rahubat wa dhaaqat 'alaihim anfusuhum wadzhannuu allaa malja aminallaahi illaa ilaih. Tsumma taaba 'alaihim liyatuubuu. Innallaaha huwat tawwaabur rahiim."
(Dan terhadap tiga orang (a3) yang ditangguhkan (penerimaan taubat mereka), hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang).
12. Ayat 126 :
"Awalaa yarauna annahum yuftanuuna fii kulli 'aamim marratan au marrataini tsumma las yatuubuuna walaa hum yazzakkaruun."
(Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji (a4) sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?).
______
(a3) Yaitu Ka'ab bin Malik, Hilal bin Umayyah, Mararah bin Rabi'. Mere ka disalahkan karena tidak mau ikut berperang.
(a4) Yang dimaksud dengan ujian disini adalah musibah-musibah yang menimpa mereka seperti terbukanya rahasia tipu daya mereka, pengkhianatan mereka dan sifat mereka yang menyalahi janji.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar