Kamis, 26 Desember 2019

Muhammad Rasulullah (9)

Muhammad Rasulullah (9)



26. QS 11 (Huud) Ayat 12 :

(Fala'alkaka taarikun ba'dha maa yuuhaa ilaika wadhaa-ikun bihii shadruka ayyaquuluu laulan unzila 'alaihi kanzun aw jaa-ama'ahuu malak. Innamaa anta tanziiru. Wallaahu 'alaa kulli syai-iw wakil).


"Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu, karena kuatir bahwa mereka akan mengatakan : "Mengapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan (kekayaan) atau datang bersama-sama dengan dia seorang malaikat?" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah Pemelihara segala sesuatu."



27. QS At-Takwiir (81) Ayat 22 :

(Wamaa huwa 'alal ghaibi bidhaniin).

"Dan dia (Muhammad) bukanlah seorang yang Bakhil untuk menerangkan yang ghaib."


28. QS Al-Qashash (28) Ayat 56:

(Innaka laa tahdii man ahbabta walaakinnallaaha tahdii may yasyaa-u. Wa huwa a'lamu bil muhtadiin).


"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasih, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau memberi petunjuk."


29. QS Yunus (10) Agar 49 :

(Qul laa amliku linafsii dharraw walaa naf'an illaa maa syaa- allaah. Likulli ummatin ajal. Izjaa-a ajaluhum falaa yasta-'khiruuna saa'atuw walaa yastaqdimuun).

"Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan pada diriku melainkan apa yang dikehendaki Allah." Tiap-tiap umat mempunyai ajal (a10). Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukan (nya). "






































____________________

(a10) Yang dimaksud dengan ajal ialah masa keruntuhannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar