Rabu, 08 Januari 2020

Muhammad Rasulullah (20)

Muhammad Rasulullah (20)




59. QS 3 (Ali Imran) Ayat 159 :

(Fabimaa rahmatim minallaahi linta lahum walau kunta fadzhdzhan ghaliidzhaal qalbu lanfadhdhuu min haulik. Fa'fu 'anhum wastaghfirlahum wasyaawirhum fil amr. Faizaa 'adzhamta fatawakkal 'alal laah. Innallaaha yuhibbul mutawakkiliin).

"Maka disebabkan oleh Rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu (a31). Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadanya."


60. QS 108 (Al-Kautsar) Ayat 3 :

(Innasyaani-aka huwal abtar).

"Sesungguhnya orang-orang yang mem benci kamu dialah yang terputus (a32). 


61. QS Al-Hujurat (49) Ayat 1-5 :

(Ya ayyuhal laziina aamanuu laa tuqaddimuu baina yadayyillaahi wa rasuulihi wattaqullaah. Innallaaha samii'un 'aliim).

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya (a33) dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

(Ya ayyuhal laziina aamanuu laa tarfa'uu 
ashwaatakum fauqa shautin nabiyyi walaa tajharuu lahuu bil qauli kajahri ba'dhikum liba'dhin an tahbatha a'maalukum was antum laa tasy'uruun).

"Hai orang-orang orang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu (a34) sedangkan kamu tidak menyadari."

(Innallaziina yaghudhdhuuna ashwaatahum 'inda rasuulillaahi ulaa-ikal laziinam tahanallaah quluubahum littaqwaa. Lahum maghfiratuw wa ajran 'adzhiiim).

"Sesungguhnya orang orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar."

(Innallaziina yubaayi'uunaka miwwaraa-il hujuraati  aktsaruhum laa ya'qiluun).

"Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti."

(Walau annahum shabaruu hattaa takhruja ilaihim laksana khairal lahum. Wallaahu ghafuururrahiim).

"Dan kalau sekiranya mereka bersabar sampai kamu keluar menemui mereka sesungguhnya itu adalah lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."







________

(a31) Maksudnya, urusan peperangan dan hal-hal duniawi ah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lain. 

(a32) "Terputus' disini adalah terputus dari Rahmat Allah SWT.

(a33) Orang-orang mukmin tidak boleh menetapkan sesuatu hukum sebelum ada ketetapan dari Allah dan Rasul-Nya. 

(a34) Meninggikan suara lebih tinggi dari suara Nabi atau berbicara keras terha dap Nabi adalah suatu perbuatan yang menyakiti Nabi. Karena itu terlarang me lakukannya dan menyebabkan hapusnya amal perbuatan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar