Kamis, 02 Januari 2020

Setan (9)

Setan (9)




"Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah." (38)

"Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh setan; sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu." (39)

"Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata  bagi kamu." (QS 40)

"Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu." (41)

"Apakah akan Aku katakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?"

"Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa."

"Mereka menghadapkan pendengaran (kepada setan) itu, dan kebanyakan me reka adalah orang-orang pendusta." (42)

"Orang-orang yang makan (mengambil riba (a17) tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila (a18). Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata  (berpendapat) sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (a19) (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya." (43)

"Dan sesungguhnya setan-setan itu be nar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk." (44)







_______

38. QS An-Nisaa' (4) Ayat 76.

39. QS Az-Zukhruf (43) Ayat 62.

40. QS Yaasiin (36) Ayat 60.

41. QS Al-An'aam (6) Ayat 142.

42. QS Asy-Syu'araa' (26) Ayat 221-223.

43. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 275.

(a17) Riba itu ada dua macam: nasi-ah dan fadhl. Riba nasi-ah adalah pembaya ran lebih yang disyaratkan oleh orang yang meminjamkan. Sedangkan Riba fadhi fadhl adalah penukaran lebih dari satu barang sejenis yang disyaratkan oleh orang yang menukarkan seperti em as, perak, gandum, beras, dan garam. Riba yang dimaksud ayat ini adalah Riba nasi-ah yang berlipat ganda yang umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman Jahiliyah.

(a18) Maksudnya orang yang mengambil riba tidak tenteram jiwanya seperti orang kemasukan setan. 

(a19) Riba yang sudah diambil (dipu ngut), sebelum turun ayat ini,  boleh tidak dikembalikan.

44. QS Al-Zukhruf (43) Ayat 37.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar