Minggu, 09 Februari 2020
Penduduk Yang Zhalim (1)
Penduduk Yang Zhalim (1)
By Aminuddin
ID Pub : 8800179315466420
A. Allah SWT tidak menzhalimi hamba-Nya
1. QS 3 (Ali Imran) Ayat 108 dan 182 :
"Itulah ayat-ayat Allah. Kami bacakan ayat-ayat itu kepadamu dengan benar; dan tiadalah Allah berkehendak untuk menganiaya hamba-hamba-Nya."
"(Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya."
2. QS 4 (An-Nisaa') Ayat 40, 49, 77 dan 124 :
"Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, nisca ya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar."(A1)
"Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih? (A2). Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya sedikitpun."
"Dan tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka (A3) : "Tahanlah tanganmu (dari berpe rang), dirikanlah sembahyang dan tu naikankah zakat." Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata : "Ya Tuhan kami, mengapa Eng kau wajibkan berperang kepada kami?" Mengapa tidak Engkau tangguhkan (ke wajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah : "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akherat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun." (A4)
"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik ia laki-laki maupun wa nita sedang ia orang beriman, maka me reka itu masuk ke dalam surga dan mere ka tidak dianiaya walau sedikitpun."
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420
_______
(A1). Allah SWT tidak akan mengurangi pahala orang-orang yang mengerjakan kebajikan walaupun sebesar zarrah, bah kan kalau dia berbuat baik pahalanya akan dilipat gandakan oleh Dia.
(A2). Yang dimaksud di sini adalah ora ng-orang Yahudi dan Nasrani yang me nganggap diri mereka bersih. Tentang ini Allah SWT berfirman dalam :
2. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 80 dan 111 :
"Dan mereka berkata : "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah : "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"
"Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) ber kata : "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi dan Nasrani." Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah : "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar."
+ QS 4 (Al-Maaidah) Ayat18 :
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan : "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah :"Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Kamu bukanlah ansk-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu."
(A3). Orang-orang yang menampakkan dirinya beriman dan minta izin berpera ng sebelum ada perintah berperang.
(A4). Artinya pahala turut berperang tidak akan dikurangi sedikitpun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar