9. QS 9 (At-Taubah) Ayat 5, 27, 91, 102, 104,117, 118 :
"APABILA sudah habis bulan Haram itu (a18), maka bunuhlah orang-orang mu syrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat serta menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan (a19). Sesungguh nya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
"Sesudah itu Allah menerima taubat dari orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
"Tiada dosa (lantaran tidak pergi berji had) atas orang-orang yang lemah, atas orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan. Apabila mere ka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengam pun lagi Maha Penyayang."
"Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampur baurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
"Tidakkah mereka mengetahui bahwa sanya Allah menerima taubat dari ham ba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?"
"Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang Muhajirin dan orang-orang Anshar, yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka."
"Dan terhadap tiga orang (a20) yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesu ngguhnya Allah-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."
_______________________
(a18). Yang dimaksud dengan bulan Haram adalah masa 4 bulan yang diberi tangguh kepada kaum musyrikin itu, yaitu mulai 10 Zulhijjah (hari turunnya ayat ini) sampai dengan 10 Rabi'ul Akhir.
(a19). Maksudnya terjamin keamanan mereka.
(a20). Yaitu Ka'ab bin Malik, Hilal bin Umayyah dan Mararah bin Rabi'. Mereka disalahkan karena tidak mau ikut berperang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar