Senin, 13 April 2020
Olok (4)
Olok (4)
11. QS 18 (Al-Kahfi) Ayat 56-106) :
"DAN tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembi ra dan sebagai pemberi peringatan; teta pi orang-orang yang kafir membantah de ngan yang batil agar agar dengan demi kian mereka dapat melenyapkan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peringatan terha dap mereka sebagai olok-olokan."
"Dan siapakah yang lebih zhalim daripa da orang yang telah diperingatkan de ngan ayat-ayat dari Tuhannya lalu dia ber paling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangan nya? Sesungguhnya Kami telah meletak kan tutupan di atas hati mereka, (sehing ga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mere ka tidak akan mendapat petunjuk sela ma-lamanya."
"Dan Tuhanmulah Yang Maha Pengam pun lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan me reka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat kan azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung daripadanya."
"Dan (penduduk) negeri itu telah Kami binasakan, ketika mereka berbuat zha lim, dan telah Kami tetapkan waktu ter tentu bagi kebinasaan mereka."
"Dan (ingatlah) ketika Musa berkata ke pada muridnya (a4): "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun."
"Maka tatkala mereka sampai ke perte muan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu."
"Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Ba walah kemari makanan kita; sesungguh nya kita telah merasa letih karena perja lanan kita ini."
"Muridnya menjawab: "Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk men ceritakannya kecuali setan dan ikan-ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali."
______________
(a4). Menurut ahli ahli tafsir, murid Nabi Musa as adalah Yusya bin Nun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar