Selasa, 21 Desember 2021
Mari Kita Berdagang (43)
Mari Kita Berdagang (43)
Oleh aminuddin
ID Pub : 8800179315466420
Kisah Inspiratif (3)
Bangkit Berkat Sedekah
"SEBAIK-baik sedekah adalah se dekah dari orang yang harta ben danya sedikit.” (HR. Muslim)
Sedekah terbaik adalah pada saat kamu habis-habisan. Namun, habis-habisan bagi dia adalah bangkrut sebangkrut-bangkrutnya dalam hal apapun.
Bangkrut yang dimaksud disini bisa diartikan sedang terkena musibah, usaha yang dibangun hancur lebur, menderita sakit berat, ditipu orang, menghadapi masalah berat dan lain-lain.
Ada sebuah kisah keajaiban sede kah yang dirasakan salah seorang ikhwan. Sebut saja namanya Timbul.
Timbul adalah seorang pengusaha properti yang sukses, pemilik usaha cuci mobil, seorang pewaralaba took retail terkenal, seorang pembicara seminar wirausaha dan seorang motivator.
Mulai tahun 2003 hingga tahun 2005 perkembangan usahanya sangatlah pesat. Bahkan terhitung luar biasa.
Hingga pada akhirnya Timbul tergiur untuk ekspansi usahanya menjadi lebih besar dari yang ada saat ini dan memutuskan untuk bekerjasama dengan partner barunya.
Dalam perjalanan bisnisnya, sesu atu yang tidak diinginkan terjadi. Mitra kerjanya mengkhianati dan menipu Timbul sehingga usahanya yang lain ikut hancur-hancuran.
Aset yang dia bangun bertahun-ta hun habis, bahkan meninggalkan hutang hingga minus 5 miliar. Timbul harus menanggung beban hutang di bank yang digunakan untuk menambah modal usaha di awal-awal merintis dulu.
Nah, di sinilah awal dari kisah kea jaiban sedekah yang dia alami. Da lam kondisi bangkrut dan habis-habisan Timbul tetap berpikir po sitif, tidak menyendiri dan punya semangat untuk bangkit sangat besar.
Timbul lalu mencari referensi cara mengatasi kebangkrutannya dalam kondisi habis-habisan saat itu. Tim bul melakukan langkah-langkah seperti ini:
1. Mohon maaf kepada Allah SWT dan orang tua dengan rendah hati atas semua kesalahan, kelalaian dan kesombongannya saat berada di atas.
Bahkan bersimpuh di kaki orang tua pada saat minta maaf pun dilakukannya. Silatiurahmi ke sahabat-sahabat yang dia ingat, khususnya yang pernah disakitinya.
2. Minta maaf, minta motivasi dan minta saran solusi dari kebangkrutan. Temannya merekomendasikan untuk sedekah brutal, merutinkan salat dhuha dan tahajud.
3. Timbul melakukan aksi gila yaitu sedekah brutal. Dia menyedekahkan semua aset yang ada kecuali aset yang digunakan untuk bertahan hidup, serta keperluan sehari-hari menafkahi anak istri.
Timbul juga rutin salat dhuha 4 rakaat, 2 rakaat tiap kali salam, serta salat tahajud di sepertiga malam yang akhir (dini hari).
Dengan semangat yang luar biasa dan sabar, perlahan Allah SWT mulai mengabulkannya. Hanya dalam waktu tiga tahun Timbul sudah bisa menyelesaikan bebannya.
Mulai tahun keempat Timbul sudah mulai surplus dan tahun berikutnya surplus bermiliar-miliar. Itulah kisah keajaiban sedekah yang dirasakan Timbul.
Belajar dari pengalaman tersebut, Timbul selalu berusaha untuk meru tinkan sedekah, salat dhuha dan sa lat tahajud. Tentunya tidak lupa se lalu berdoa.
Bagiamana? Sungguh luar biasa kisah keajaiban sedekah di atas.
Jangan pernah ragu untuk bersedekah. Dan kita tidak harus bersedekah dalam bentuk uang.
Semua yang bisa kita bagi kebaha giaannya dengan orang lain, apala gi kepada yang berhak adalah sedekah.
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420
___
BangkaPos.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar