Selasa, 14 Desember 2021
Novel Sayonara (2)
DIPUTUSKAN Amang lah yang pegang senjata dan mengarahkannya ke Pak Presiden.
Apa berhasil?
Belum tahu. Yang kita tahu Pak Presiden beserta ibu negara sudah memasuki lokasi acara. Tentu saja dengan pengawalan ketat.
Pak Presiden hari ini menghadiri peresmian Tugu Nasional. Beliau duduk bersama para undangan.
Cuaca cerah.
Tapi tidak secerah mukanya Awal dan Akhir. Keduanya kesal melihat tingkah Amang.
Belum juga membidik. Tapi malah mengutak-atik gagang senjata dan peluru.
Pelor yang sudah dimasukkan ke lubang senjata dia tukar kembali dengan yang baru.
Sempat jatuh dan menggelinding di lantai. Tapi untung keburu diambil Akhir.
Plak .. pak .. plak ... pak ...
Terdengar tepuk tangan. Riuh nian. Semua pada tersenyum. Lega. Sumringah.
Tak terkecuali Pak Presiden beserta isteri tercinta.
Sementara itu ...
Amang masih asyik membidik. Dia mencari posisi bidikan yang tepat.
"Amang. Cepat dong!"
Akhir sudah tak sabar. Melihat Pak Presiden jatuh tersungkur kena timah panas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar