Minggu, 02 Januari 2022

Novel Sayonara (17)

Novel Sayonara (17) Oleh Aminuddin ID pub-8800179315466420 KEMANA mereka? Sersan Yahya bergerak ke kiri. Dia mencari kemungkinan ada lobang goa yang lain. Karena tidak diketemukan, dia ber gerak ke kanan. Dia amati dari dekat. Juga tidak ada. Tapi kemudian ... Kreseek ... Kresek .. Seperti suara batu yang bergerak. Tapi dimana gerangan ya? "Let. Saya mendengar suara aneh di dekat saya," kata Sersan Yahya. Letnan Selamet meminta anak bu ahnya itu memastikan suara apa itu sebenarnya. "Tetap waspada Sersan." "Siap Let." Sersan Yahya membungkuk. Saat itulah dia menemukan lobang kecil. Sempat bergerak-gerak tadinya. "Tapi apa mungkin mereka lewat si ni ya?" Tanya Sersan Yahya dalam hati. Di saat Sersan Yahya galau, dari dalam goa muncul telapak tangan. Lalu kepala dan ... "Aduh sakit!" Awal meringis kesa kitan setelah Sersan Yahya me melintir itu tangan. Rekan Awal, Akhir tak tinggal diam. Dari balik lobang kecil yang terlihat di celah tangan dan kepala Awal, dia lepaskan tembakan. Dooor . . Dooor .. Doooor ... Persis kena kalo dan dada Sersan Yahya. Jatuh tersungkur sebelum akhirnya tewas. "Saya dorong dari dalam," ucap Akhir. Lambat tapi pasti, karena Sersan Yahya sudah tewas, Awal akhirnya bisa keluar dari dalam goa. Disusul Akhir dan Amang. Mereka bergegas meninggalkan goa. Menuju ke tempat yang aman. Sembunyi sementara tak jauh dari lokasi goa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar