Jumat, 11 Februari 2022
Cara Bikin Permainan Anak di Masa Kecil (2)
Cara Membuat Permainan Anak di Masa Kecil (2)
Oleh aminuddin
lD: pub-4876570404296850
1. Gasing
- Siapkan bahan-bahan berupa 1 buah bearing, 2 buah ring, 2 buah mur pentil, 1 buah pentil ban dalam sepeda motor yang sudah dipisahkan dari karet ban dalamnya, sebilah kawat sepanjang kurang lebih 15 cm dapat menggunakan jeruji sepeda, atau kawat lain yang penting bisa masuk ke lubang pentil bagian atas, serta seutas tali untuk menarik (memutar) gasing.
- Pasang mur pertama pada pentil hingga mendekati bagian pangkal pentil, setelah itu masukan ring, lalu masukan bearing. Masukkan lagi satu ring sehingga dua ring menjepit bearing (kelahar) pasang mur dan kencangkan sehingga bearing tidak bergerak sambil mengatur posisi pentil persis ditengah (bertindak sebagai poros).
- Keluarkan bagian isi pentil (bagian dalam yang berfungsi untuk menahan udara keluar), lalu pasang secara terbalik bagian ini berfungsi sebagai titik tumpu, jika dirasa perlu bisa tambahkan lem besi agar tidak goyang.
- Gasing sudah siap digunakan.
2. Kura-kura dari Piring Kertas
- Anda bisa menyulap piring kertas menjadi kura-kura seperti pada gambar. Cara membuatnya pun sangat mudah.
- Anda hanya perlu menyiapkan cat warna hijau untuk mewarnai piring kertas tersebut.
- Kemudian sediakan juga kertas warna hijau untuk membuat kakinya.
- Anda bisa menambahkan detail tempurung kura-kura tersebut menggunakan spidol atau cat warna lain.
- Jangan lupa untuk menambah detail seperti mata serta kulit pada bagian kepala dan kakinya.
3. Ketapel
- Semua jenis kayu bisa digunakan untuk dijadikan katapel, asalkan kuat menahan beban ketika Anda menariknya. Akan tetapi, kayu yang paling nyaman dan mudah digunakan adalah yang memiliki panjang sekitar 15-20 cm dan tebal 3–5 cm.[1]
- Carilah bahan katapel di area yang banyak ditumbuhi tanaman. Tempat seperti ini memberi banyak pilihan untuk dijadikan katapel.
- Kupas bagian kulit luar kayu yang longgar, basah, atau berlumut agar Anda bisa menggenggamnya secara lebih baik.
- Keringkan kayunya. Gantung kerangka katapel di atas sumber panas, misalnya kompor atau api unggun, dan putar secara berkala.
- Biarkan bahan katapel mengering selama beberapa jam. Ketika dipanaskan, kelembapan di dalam kayu akan keluar secara perlahan. Ini artinya, ketika katapel digunakan nanti, kayunya tidak akan berubah bentuk.
- Berhati-hatilah, jangan sampai diri Anda terkena api ketika mengeringkan bahan katapel.
- Jika sedang berada di rumah, Anda bisa membalut kayu yang basah dengan handuk, lalu memanaskannya di dalam microwave selama sekitar 30 detik dalam satu waktu hingga kelembapannya hilang.
- Buatlah takik (lekukan) di bagian ujung cabang. Gunakan pisau atau batu yang tajam untuk membuat lekukan dangkal mengelilingi cabang yang berbentuk 'Y'.
- Buatlah takik dengan jarak sekitar 2 cm dari ujung cabang. Ini akan membentuk celah kecil dan rapi sebagai tempat untuk memasang tali karet yang akan digunakan untuk melontarkan peluru.
- Jika takik dibuat terlalu tinggi, tegangan dari karet yang direntangkan bisa membuatnya patah. Jika ditempatkan terlalu rendah, peluru yang dilontarkan bisa terjepi di bagian bawah kerangka katapel.
- Siapkan tali karet untuk dijadikan pelontar. Semua benda elastis dan tebal bisa digunakan sebagai pelontar yang efektif. Tali karet yang tebal, lembaran lateks, dan bahkan selang medis bisa dijadikan pelontar katapel yang memiliki kekuatan bagus.
- Jika tali karetnya telah siap, buatlah dua potongan yang sama persis. Setiap potongan tali minimal harus mempunyai panjang yang sama dengan kerangka katapel.
Panjang tali pelontar secara tepat akan tergantung pada kesukaan Anda ketika menembak serta bahan yang digunakan. Tali yang pendek menghasilkan tenaga yang lebih besar, tetapi lebih sulit ditarik.
- Dengan membuat talinya lebih panjang, Anda bisa menyesuaikan tingkat kekendurannya atau mulai menariknya kembali dari awal jika terjadi kesalahan.
- Pasang tali karet pada kerangka katapel. salah satu potongan karet dan belitkan di salah satu takik yang telah Anda buat, lalu ikat dengan kencang. Lakukan hal yang sama pada tali karet yang lain.
- Potong ujung tali yang tersisa setelah Anda mengikat simpul. Sekarang Anda telah memiliki katapel buatan sendiri.
- Agar katapel bisa melesatkan peluru secara akurat, pastikan tali karetnya memiliki panjang yang sama. Jika tidak, tempat tumpuan peluru akan miring.
Ujilah simpul yang mengikat kantong pelontar apakah sudah terikat kuat. Anda bisa kesakitan jika salah satu simpul terlepas ketika Anda menembakkan peluru.
- Buat kantong pelontar. Siapkan kain yang kuat dan potong dengan lebar 10 cm dan tinggi 5 cm. Buatlah lubang dengan jarak sekitar 1,5 cm dari tepi kain.
- Lubangnya harus cukup besar untuk dimasuki tali karet. Kain yang Anda buat akan menghasilkan kantong pelontar, yang akan menahan peluru sebelum ditembakkan.
- Bahan yang ideal adalah lembaran yang kaku dan kuat, seperti kanvas atau kulit.
- Lubangi kain menggunakan ujung pisau atau alat pelubang lain. Anda juga dapat mengirisnya untuk membuat lubang, tetapi bisa robek setelah digunakan beberapa kali.
- Ikatkan tali karet pada kantong pelontar. Masukkan ujung salah satu tali karet ke dalam lubang yang ada di kantong. Ikat talinya dengan kuat.
- Ulangi langkah ini pada tali karet yang lain. Sekarang katapelnya akan berbentuk satu benda yang panjang, dengan tali di kedua sisinya dan kantong di bagian tengah.
- Jika mau, Anda bisa memperkuat ujung kantong pelontar dengan melilit tali karetnya menggunakan benang gigi dan mengikatnya dengan kuat.
- Gunakan katapel kayu ini untuk melesatkan batu kecil, kelereng, atau gotri dengan kecepatan maksimum. (dari berbagai sumber)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar