Senin, 30 April 2018

Kemiskinan (10)

Kemiskinan (10)
Oleh aminuddin


KETIKA menggembalakan kambing itu, Muhammad SAW memperlakukan kambing-kambingnya dengan “perikehewanan”. Saat berada di padang rumput yang luas pun, beliau mendapatkan banyak inspirasi dari alam semesta yang damai berkat ciptaan-Nya.

Beliau benar-benar mengagungkan sang Pencipta alam raya saat menyaksikan keindahan semesta.
Dari pembelajaran menggembala kambing ini, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil:

Pertama, pelajaran kesabaran. Seorang penggembala tak bisa menjadi baik jika tak memiliki kesabaran saat menggembalakan kam bingnya.

Apalagi  kondisi alam di jazirah Arab yang panas mengharuskan penggembala kambing memiliki kesabaran yang sangat luar biasa.

Pelajaran kedua adalah pembelajaran menjadi seorang yang rendah hati atau tawadhu. Tentu saja ada sebagian masyarakat yang masih memandang sebelah mata profesi penggembala.

Namun, Muhammad SAW tidak melihat dengan kacamata yang sempit. Di balik pekerjaan sebagai peng gembala terdapat hikmah yang besar dalam kehidupannya di masa yang akan datang.

Pelajaran ketiga, belajar menjadi se orang pemberani. Hal ini terkait dengan rawannya hewan gembalaan itu diserang binatang-binatang buas seperti ular dan lainnya.

Di sinilah dibutuhkan keberanian dari seorang penggembala untuk melindungi kambing-kambingnya dari gangguan binatang buas.

Keempat, mengajarkan tentang bagaimana memimpin umat kelak. Umat yang banyak itu ibarat kambing yang juga beragam sifat dan watak. 

Dari kebiasaan menggembalakan kambing itu, Muhammad SAW jadi mengetahui bagaimana memper lakukan satu kambing dengan lainnya sehingga menjamin rasa keadilan.

Dari Ummu Hani ra, Rasulullah SAW bersabda : "Peliharalah kam bing karena kambing itu penuh berkah." (HR Ibnu Majah).

"Tidak ada Nabi kecuali pernah menjadi penggembala kambing."

Para sahabat bertanya:

"Apakah engkau juga wahai Rasulullah?"

Beliau berkata :

"Iya. Saya telah menggembala dengan imbalan beberapa qirath ( mata uang dinar) dari peduduk Mekah." (HR Bukhari dari Abu Hurairah).


_________
- w-islam.com

- Rumaysho.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar