Jumat, 31 Agustus 2018

Mari Kita Berdagang (31)

Mari Kita Berdagang (31)
Oleh aminuddin


Balik Modal Usaha Kecil
ISTILAH balik modal kerap disama kan dengan istilah break event point (BEP) yang seringkali digunakan untuk melihat seberapa baik potensi bisnis yang sedang dilakukan.

Makin cepat sebuah BEP bidang usaha maka semakin baik potensi usaha itu untuk tumbuh besar.

Bagaimana cara menghitung balik modal usaha kecil yang sederhana?

Beragam cara menghitung balik modal dipraktikkan banyak pengusaha disesuaikan dengan sudut pandang masing-masing.

Namun untuk sebuah usaha kecil yang sederhana, penghitungan ba lik modal terbaik dapat ditentukan berdasarkan laba bersih yang diterima setiap bulan sebagai pengembalian modal investasi bisnis anda.

Jumlahnya akan menyesuaikan keinginan pemilik usaha. Semakin besar pengembalian modal itu maka semakin cepat balik modalnya.

Ilustrasinya sebagai berikut:

Jika bisnis sosis krispi yang dijalankan mendatangkan profit bersih rata-rata Rp 2 juta per bulan dan investasi modal awalnya Rp 2 juta, berapa waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dengan alokasi 30% keuntungan bersih bulanan?

Untung bersih = Rp 2 juta

Uang yang disisihkan per bulan = 30% dari Rp 2 juta yaitu Rp 600 ribu

Modal investasi = Rp 2 juta

Balik modal = modal investasi dibagi uang yang disisihkan per bulan (sekitar 4 bulan)

Dari ilustrasi sederhana itu dapat dilihat bahwa jika pengembalian modal dilakukan secara teratur dengan jumlah yang sama bisa diprediksi bahwa bisnis sosis krispi itu akan mendapat balik modal dalam waktu sekitar 4 bulan.

Saat penjualan naik atau turun maka jumlah setoran menyesuai kan berdasarkan presentase dari keuntungan bersih.

Resikonya hanyalah estimasi waktu balik modal menjadi mundur dari jadwal yang sudah diperkirakan sebelumnya.

Apakah Anda sependapat dengan cara menghitung balik modal usaha kecil yang sederhana yang telah diungkap tadi?

BEP merupakan kondisi dimana pendapatan bisnis sama dengan modal yang sudah dikeluarkan.
Dalam kondisi ini maka tidak ada kerugian dan keuntungan.

BEP menjadi ukuran penting dalam berusaha namun cukup sering ba nyak pengusaha mengartikan BEP sebagai balik modal. Padahal kedua istilah ini memiliki makna berbeda.

Pemahaman yang sudah lama terbentuk yaitu BEP sama dengan balik modal. BEP pada dasarnya sama dengan titik impas yang bermakna pendapatan usaha setara dengan modal yang dikeluarkan, tidak rugi dan tidak untung.

Lain halnya dengan menghitung return on investment (RoI). Ketika anda membuat sebuah bisnis, tentu ada biaya awal seperti sewa tem pat, pembelian alat usaha sampai perlengkapan usaha lainnya.

RoI akan fokus mengukur keuntu ngan atau kerugian dari sebuah in vestasi yang dilakukan. RoI biasa nya dinyatakan dalam sebuah per sentase dan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam me ngambil keputusan bisnis sebagai cara membandingkan keuntungan usaha atau membandingkan efisi ensi beragam peluang investasi lainnya.

Sampai disini bagaimana?

Anda sudah menangkap arti penting cara menghitung balik modal usaha kecil yang sederhana?

Jika anda seorang pelaku usaha maka anda perlu memahami cara menghitung balik modal agar mampu menetapkan target minimum penjualan per hari atau per bulan.

Anda punya keleluasaan untuk me nentukan target seperti ini, yang terpenting harus tahu dulu jumlah penjualan yang harus diraih untuk mencapai posisi balik modal.

Dengan demikian, anda bisa me nentukan apakah bisnis yang di jalani mengalami untung atau rugi.

Itulah manfaat yang didapatkan jika Anda tahu cara menghitung balik modal usaha kecil dengan baik.




___
Notordinaryblogger



Tidak ada komentar:

Posting Komentar