Kreatif Menulis Feature (6)
Oleh aminuddin
2. Contoh Feature Profil
“Ayahku Satu dan Berbeda"
BERPROFESI sebagai seorang peta ni adalah pekerjaan yang selalu me nghiasi hari-hari dari sosok yang saya banggakan.
Meski mungkin bertani adalah profesi yang dianggap sebelah mata untuk sebagian orang. Bahkan mungkin seseorang itu akan merasa tercoreng arang di muka jika dirinya berada pada posisi profesi tersebut.
Karena seperti yang kita ketahui, berprofesi sebagai seorang petani itu tidaklah mudah. Artinya, sese orang itu harus berani susah dan ikhlas untuk menjalankannya.
Seperti harus mau mencangkul, kepanasan, badan pegal, harus telaten, dan harus siap menerima kenyataan jika suatu saat nanti terjadi gagal panen.
Mungkin akibat hama, kebanjiran, atau juga mungkin dikarenakan tidak tersedianya pengairan yang cukup untuk tanaman yang dita nam.
Namun, hal ini berbeda dengan so sok yang satu ini. Beliau adalah seorang ayah yang selalu saya jadikan contoh teladan dalam keluarga saya.
Nama ayah saya Sugiyono. Beliau lahir pada 2 Mei 1955 di Watu Gede, tepatnya di Boyolali, Jawa Tengah.
Beliau adalah anak kedua dari em pat bersaudara. Beliau hanya me ngenyam bangku pendidikan sam pai MTS kelas 1.
Karena keterbatasan biaya dan sa at itu beliau telah ditinggalkan oleh sang ayah tercinta untuk selama-lamanya. Beliau pun memilih untuk berhenti bersekolah dan membantu ibu guna mencukupi keperluan se hari-hari dengan bekerja sebagai buruh, kuli, atau bercocok tanam dan bersawah di ladang.
Dari kecil beliau sudah terbiasa me nggantungkan kehidupannya deng an bertani di area persawahan. Ala san memilih profesi bertani karena tidak adanya profesi lain yang se suai dengan latar belakang pen didikan dan keahlian beliau.
Menurut beliau, berprofesi sebagai seorang petani sawah tidak mem buatnya merasa minder dan ter puruk. Karena yang terpenting ada lah kita hidup tidak boleh bergantu ng dengan orang lain.
Semua profesi apapun itu harus kita jalani dengan selalu merekah kan senyuman dan rasa keikhla san.
Sekitar tahun 1990, beliau memilih untuk bertransmigrasi ke Bengkulu. Cerita beliau, saat itu Desa Purbo sari atau tempat transmigrasi di Bengkulu itu masih seperti hutan.
Banyak orang yang ingin kembali lagi ke Jawa karena tidak betah dengan keadaan di tempat baru tersebut.
Namun, dengan tekad dari hati, beliau yakin inilah tempat yang diberikan Allah SWT untuk bisa mengarungi kehidupan yang lebih baik ke depan bersama keluarga.
Di lingkungan yang baru ini, beliau ditunjuk oleh sebagian besar warga desa menjadi seorang imam di sa lah satu masjid yang ada di RT ini.
Ayahku, meski hanya sempat me ngenyam pendidikan sampai ting kat MTS kelas 1, mengabulkan dan menjalankan kepercayaan yang di amanahkan warga.
Satu hal yang selalu saya ingat dari beliau. Beliau pernah bercerita, kala SD pernah mengikuti kontes per lombaan MTQ tingkat kabupaten. Dan yang paling mengejutkan beli au meraih juara pertama.
Selain itu, saat masih duduk di ba ngku SD, ayahku pernah menjadi salah seorang murid yang pintar pelajaran matematika.
Karena kepintarannya, ayahku di minta gurunya untuk mengajari te man-teman sekelasnya yang sulit mengerjakan tugas matematika.
Dua kelebihan yang beliau miliki itu kini telah ditularkan kepada anak-anaknya, termasuk saya tentunya.
Dan, saya sangat bersyukur, berkat bimbingan beliau saya pernah men dapatkan juara 3 MTQ tingkat keca matan dan juara umum 1 perlomba an MIPA tingkat kecamaan ketika saya masih mengenyam bangku sekolah dasar.
Beliau adalah sosok seorang ayah yang tak pernah mengeluh, rajin, dan semangat. Beliau selalu melua ngkan waktu untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Berbagi cerita dan bercanda.
Beliau tak pernah meminta hal le bih dan selalu menerima semua ya ng terjadi di kehidupan ini dengan penuh keikhlasan.
Bagi saya, beliau adalah harta termahal yang ada di hidup saya. Seorang ayah yang selalu sabar menghadapi sifat dan sikap dari ketujuh anaknya.
Beliau adalah seorang ayah yang lu cu dan acapkali tempat saya ber canda karena tubuhnya yang pen dek. Lebih pendek dari ibu saya dan ketujuh anak-anaknya.
_____
Sitimutmainah95.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar