Rabu, 28 November 2018

Mari Berkebun (17)

Mari Berkebun (17)
Oleh aminuddin





Sukses Menanam Cabe

ADA beberapa hal penting yang per lu kita perhatikan jika ingin sukses dalam budidaya cabe, yaitu mema hami teknik budidaya dengan baik, menentukan lahan budidaya, me nentukan musim tanam dan melakukan survei pasar.

Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu :


1. Memahami Teknik Budidaya dengan Baik

Budidaya cabe adalah sesuatu yang sulit dan rumit jika tidak paham, akan tetapi bisa menjadi sesuatu yang mudah dan menyenangkan jika kita tahu ilmunya.

Tanaman cabe merupakan komo diti yang memiliki kerumitan ter tentu dalam hal budidayanya, se bab hama dan penyakit pada ta naman cabe sangat kompleks.

Oleh sebab itu, petani harus betul-betul paham tenteng teknik budi daya cabe dengan benar. Hal–hal penting yang perlu dipelajari dalam budidaya cabe adalah ;

a.    Memahami jenis-jenis pupuk, fungsi pupuk dan teknik pemupukan.

b.    Memahami gejala serangan hama dan penyakit.

c.    Mengenali dan memahami jenis-jenis hama dan penyakit.

d.    Memahami jenis dan fungsi bahan aktif pestisida.

e.    Mempelajari tentang perawatan dan pemeliharaan  yang baik.

Beberapa hal diatas penting untuk dipelajari demi efektivitas penggu naan pupuk dan pestisida.

Dengan begitu  kita bisa menekan cost serendah-rendahnya, namun tanaman tumbuh dengan optimal.


2. Menentukan Lahan Budidaya

Menentukan lahan budidaya adalah hal penting, sebab jika salah tempat maka kerugianlah yang akan kita alami.

Beberapa kriteria lahan yang baik untuk budidaya cabe adalah sebagai berikut :

a.    Lahan steril.

Artinya lahan belum pernah atau tidak ditanami cabe sebelumnya minimal dalam jangka waktu satu tahun.

Hama dan penyakit tanaman cabe masih bersarang di lokasi dan seki tarnya walaupun tanaman sudah mati, dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk memastikan lahan tersebut steril.

b.    Lahan tidak berdekatan dengan lahan cabe yang lebih dulu ditanam.

Masih diperbolehkan asalkan jarak minimal 50 meter dengan pemba tas semak belukar yang rapat dan tebal. Kondisi ini memungkinkan penyebaran hama dan penyakit terhalang.

c.    Dekat dengan sumber air yang cukup.

Air menjadi salah satu faktor utama keberhasilan budidaya cabe. Kekurangan air bisa mengakibatkan tanaman kerdil, tumbuh tidak optimal dan menyebabkan kerontokan bunga.

d.  Tidak berdekatan dengan tanaman kacang panjang.

Tanaman kacang panjang sangat disukai oleh penyakit jenis kutu-kutuan, seperti tungau, aphids dan thrips.

e.    Bebas banjir.

Hal ini perlu diperhatikan karena banjir terkadang tidak bisa dipre diksi. Untuk budidaya pada lahan yang rawan atau beresiko tergenang banjir, harus memperhatikan musim dan cuaca.


3. Menentukan Musim Tanam

Musim tanam cabe yang sangat baik adalah pada saat musim ke marau. Tentu dengan catatan ke butuhan air cukup.

Pada musim kemarau kita bisa meminimalisir penggunaan pes tisida. Serangan penyakit terutama penyakit yang disebabkan oleh cendawan/fungi intensitasnya sangat rendah.

Walaupun serangan hama tungau dan thrips lebih tinggi pada musim kemarau, namun masih bisa diatasi dengan mudah.

Yakni dengan pengairan yang cu kup serta penyemprotan pestisida yang tepat sasaran.


4.   Melakukan Survei Pasar

Bagaimana caranya ? mudah saja… kita jalan-jalan ke pasar dan cari informasi tentang harga cabe saat itu.

Jika harga mahal lebih baik ditunda saja dulu rencana budidaya cabe nya.

Jika harga rendah atau turun maka cepat-cepatlah pergi ke kebun un tuk langsung mempersiapkan lahan dan menyemai benih.

Kenapa begitu ?

Ya….rumusnya sederhananya adalah :

a.    Jika menanam pada saat harga mahal kemungkinan saat panen harga rendah.

b.    Jika menanam pada saat harga rendah kemungkinan saat panen harga mahal.








_____

- Catatan : Biasanya harga cabe melambung terjadi satu kali dalam setahun. Yaitu pada bulan menjelang akhir tahun dan awal tahun (November – Februari).

Maka jika ingin panen pada bulan November kita harus menyemai benih pada awal bulan Juli dan menanam pada awal bulan Agustus.

- https://mitalom.com > kiat-sukses > budida ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar