Menulis Buku (21)
Oleh aminuddin
Uji Kelayakan
1. Uji Coba Sebelum Terbit
Uji coba sebelum buku terbit dapat dilakukan dengan memanfaatkan kelompok (calon) pembelajar, ke lompok pengajar, lembaga atau i stitusi pemakai dan kelompok lain yang berkepentingan.
Sebagai pengajar, kita bisa menguji cobakan materi kita kepada siswa atau mahasiswa. Dilakukan bab de mi bab. Satu bab untuk satu kelom pok tertentu, bab berikutnya untuk kelompok lainnya, dan seterusnya.
Tentu saja, bila kita memiliki kesempatan untuk menguji coba keseluruhan naskah pada kelompok tertentu dalam waktu satu atau dua semester, masukan yang kita dapatkan akan lebih lengkap.
Pada waktu uji coba berlangsung, penulis harus memperhatikan de ngan cermat respons kelompok terhadap substansi bab atau naskah yang dicoba.
Pada akhir uji coba, respons kelompok tentang substansi, susunan dan bahasa naskah itu pun dikumpulkan. Berdasarkan masukan mereka, bagian-bagian naskah yang tidak relevan akan dibuang, sedangkan bagian-bagian lain yang masih kurang jelas akan diolah kembali.
Uji coba tersebut bisa dilakukan dengan meminta bantuan rekan pengajar dengan kelompok pembelajar mereka. Semakin banyak penguji coba dan semakin banyak kelompok yang mencoba, akan semakin banyak pulalah masukan yang dapat membuat naskah semakin sempurna.
Masukan itu memungkinkan kita mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan naskah kita. Kelemahan naskah kita -- misalnya, pada suatu bab tertentu -- dapat segera kita revisi, dan selanjutnya kita dapat beranjak ke uji coba untuk materi berikutnya.
2. Uji Coba Setelah Terbit
a. Kelompok Guru, Dosen atau Pelatih
Setelah buku terbit, ada kelompok lembaga, sekolah atau universitas yang akan menggunakan buku ter sebut untuk mengajar siswanya. Guru atau dosen mempelajari isi buku itu dan mengujicobakan bagi an demi bagian (atau bab demi bab) buku itu kepada kelompok siswanya.
Uji coba dimaksudkan untuk memberikan contoh penerapan yang dapat membantu mahasiswa lebih memahami konsep atau teori yang diajarkan dan memberikan mahasiswa inspirasi untuk mem perdalam ilmunya atau materi yang telah diajarkan.
Untuk itu, penulis perlu menyam paikan materi dengan jelas dan menarik. Dari uji coba tersebut, mereka memberi rekomendasi pada rekan pengajar, dosen-dosen, pelatih, sekolah, lembagaba atau universitas, untuk memakai (atau bahkan untuk tidak memakai) buku tersebut.
b. Kelompok Mahasiswa dan Masyarakat
Sekelompok mahasiswa atau peser ta pelatihan dengan dukungan do sen atau instrukturnya dapat mengadakan bedah buku.
Buku-buku yang mereka bedah tentunya berkaitan dengan jurusan atau bidang studi yang mereka geluti ...
Tujuannya untuk merekomenda sikan (atau menolak) buku tersebut kepada lembaga mereka, sekaligus memberi masukan kepada penulis tentang kepaduan dan keutuhan isi dari segi profesionalisme penulis, kontribusi buku terhadap masya rakat, serta kelebihan dan kelemahan buku tersebut dibanding buku-buku sejenis yang sudah beredar.
Bagaimana dengan masyarakat?
Banyak buku yang telah beredar akhirnya ditarik dari peredaran karena isinya dinilai melecehkan, memfitnah, ataupun bertentangan dengan nilai-nilai, misalnya agama.
Sebelum masyarakat mengambil tindakan, mereka terlebih dahulu sudah mempelajari buku itu dan membicarakannya dengan pihak-pihak yang mengindikasikan ada nya pelanggaran tersebut.
Bagi penulis, ini merupakan uji lapa ngan yang harus dicermati agar karyanya tidak memberikan dampak yang tidak menyenangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar