Monitoring Kualitas Air Sungai (9)
Oleh aminuddin
B. Secara Biologi dengan Makroinvertebrata
1. Pengertian monitoring secara biologi (biomonitoring)
Biomonitoring adalah monitoring kualitas air secara biologi yang dilakukan dengan melihat kebera daan kelompok organisme petunjuk (indikator) yang hidup di dalam air
Kelompok organisme petunjuk yang umum digunakan dalam pendugaan kualitas air adalah :
- Plankton: mikroorganisme yang hidup melayang-layang di dalam air.
- Periphyton : alga, cyanobacter, mikroba dan detritus yang hidup di dalam air.
- Mikrobentos : mikroorganisme yang hidup di dalam atau di permukaan air.
- Makrobentos : makroinvertebrata yang hidup di dalam atau di permukaan air.
- Makrophyton: tumbuhan air.
- Nekton : ikan.
Kelompok tersebut digunakan dalam pendugaan kualitas air karena dapat mencerminkan pengaruh perubahan kondisi fisik dan kimia yang terjadi di perairan dalam selang waktu tertentu.
Namun metode ini memiliki beberapa kelemahan antara lain :
- Tidak dapat mengidentifikasi penyebab perubahan yang terjadi.
- Hasil pendugaan menunjukkan kualitas air secara ekologi tetapi tidak dapat menunjukkan adanya bahan patogen atau organisme berbahaya lainnya.
- Hanya dapat dilakukan oleh orang yang mengerti tentang biologi perairan ataupun orang yang telah dilatih, karena harus mengidentifikasi secara taksonomi kelompok-kelompok organisme petunjuk.
Oleh karena itu, untuk mendapatkan informasi kualitas air yang lebih akurat, sebaiknya dilakukan penggabungan antara pemantauan kualitas air secara fisik kimia-biologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar