Selasa, 23 April 2019

Lafazh Allah dalam Surah Al-Baqarah (12)

Lafazh Allah dalam Surah Al-Baqarah (12)

By aminuddin




46. Ayat 101 :

"Walammaa jaa-ahum rasuulummin 'indillaahi mushaddiqullimaa ma'ahum nabaza fariiqum minallaziina uutul kitaaba. Kitaaballaahi wara-a dzhuhuurihim kaannahum laa ya'lamuun."

(Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung) nya seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah).


47. Ayat 102 :

" ... Fayata'allamuuna minhumaa maa yufarriquuna bihii bainal mar-i wazaujihii. Wamaa hum bidhaarriina bihii min ahadin illa biiznillaah. Wayata'allamuuna maa yadhurruhum walaa yanfa'uhum walaqad 'alimuu lamanisytaraahu maa lahuu fil aakhirati min khalaaq. Wala bi'sa maa syaraubihii anfusahum lau kaanuu ya'lamuun."


(... Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang de ngan sihir itu, mereka dapat mence raikan antara seorang (suami) dengan isterinya. (28) Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudha rat dengan sihirnya kepada seora ngpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepada nya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntu ngan di akherat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir).


48. Ayat 103 :

"Walau annahum aamanuu wattaqau lamatsuubatun min 'indillaahi khairun. Lau kaanuu ya'lamuun."

(Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui).


49. Ayat 105 :

" ... Wallaahu yakhtashshu birahmatihii mayyasyaa-u. Wallaahu zuul fadhlil 'adzhiim."

( ... Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar).


50. Ayat 106 :

"Maa nansakh min aayatin au nunsihaa ta-'ti bikhairim minhaa au mitslihaa. Alam ta" lam annallaaha 'ala kulli syai-in qadiir."

(Apa saja ayat (29) yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya. Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?).










____
(28). Berbagai macam sihir yang dikerjakan orang Yahudi, sampai kepada sihir untuk mencerai-be raikan masyarakat, seperti mence rai-beraikan suami isteri.

(29). Para mufassirin berlainan pendapat tentang arti "ayat". Ada yang mengartikan ayat suci Al-Quran dan ada juga yang mengar tikannya dengan mukjizat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar