Pramasastra Bahasa Arab (1)
Oleh aminuddin
SESUAI dengan literatur lama baha sa Arab, kata-kata dibagi dalam tiga macam yaitu kata kerja, kata benda, dan selainnya dimasukkan dalam partikel (particle).
Di dalam kata benda termasuk juga adjective, adverb dan pronoun (kata ganti). Semua kata perangkai, kata penghubung, dan kata seru juga termasuk dalam partikel.
• Kata Kerja
Tiap-tiap akar kata kerja mendapat kemungkinan untuk dikembangkan dengan jalan menambahkan satu atau lebih tambahan (1) sisipan me ngikuti salah satu dari sembilan po la (bentuk) yang baru.
Tiap-tiap pola ini erat hubungannya dengan arti bentuk asal (akar kata). Seperti Qatala = membunuh, tetapi qattala dengan menggandakan "t" berarti = berbunuh-bunuhan.
Begitu pula taqa-tala dengan me nambahkan awalan "ta" dan me manjangkan "qa" kata kerja akar, akan bermakna bunuh-membu nuh satu sama lain = bila keadaan pem bunuhan balas-membalas dengan sengit dan hebat.
Ada dua hal yang harus diperhati kan mengenai pola (bentuk) kata kerja ini.
• Pertama, untuk mengetahui arti su atu kata kerja kita ambil dari asal (akar) - nya.
• Kedua, ada beberapa kata kerja yang sudah berbentuk pola baru (bukan asli) tetapi memiliki arti ya ng menyimpang dari asalnya. Jadi, tidak cukup kita lihat artinya pada kata akarnya saja, tapi kita harus juga melihat kamus menurut pola yang baru.
Kata kerja dalam bahasa Arab ha nya dalam dua masa (aspek) saja, yaitu Perpect dan Imperpect. Kata kerja Perpect disebut Fi'lu al Madhi = menunjukkan bahwa aksi sudah selesai. Dan kata kerja Imperpect yang menunjukkan bahwa aksi itu sedang atau akan terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar