Minggu, 26 Mei 2019

Peluk Aku Ya Allah (5)

Peluk Aku Ya Allah (5)
Oleh Wak Amin



ZAINAB menyalakan radio. Tak lama kemudian terdengar den ti ngan gitar dan tembang Mauju' Qalbi yang dinyanyikan Najwa Farouk ...




موجوع قلبي
Hatiku tersakiti

 والتعب بيه
Dan Aku lelah

من اباوع على روحي
Tak bisa kulihat jiwaku

ينكسر قلبي عليه
Hatiku hancur

تعبان وجهي
Telah lelah wajahku

وعيوني قهرتني
Dan air mataku mengalahkanku

دنيا شلت حال حالي
Dunia melumpuhkan keadaanku

وبحياتي كرهتني
Dan membuatku benci kehidupanku

كرهت الحب
Aku benci cinta

ماريده دمرني
Tak ingin mengulanginya lagi
Cinta menghancurkanku

طيب اني وادري طيب لهالحال وصلنى
Aku baik-baik saja
Karena aku tahu keadaan menimpaku

موجوع قلبي,, والتعب بيه
من اباوع على روحي,, ينكسر قلبي عليه
كل يوم صدمه اقوى من اللي قبلها
Setiap hari menimpa masalah
Yang lebih berat dari sebelumnya

اني واصل بالشدايد شده محد واصل الها
Aku telah merasakan berbagai kesengsaraan
Kesengsaraan yang tiada seorang pun pernah merasakannya

محد وقفلي من كنت محتاج وقفه
Tiada seorang pun yang mengerti padaku di saat ku membutuhkannya

الصلابه بهالناس مدري هاي الدنيا صلبه
Kekejaman manusiakah?
Aku tak tahu atau dunia yang kejam

دخيل الله من الدنيا من العالم
Yaa Allah
Lindungilah aku dari (kejamnya) dunia dari alam semesta

ربي خلي هذا همي نهاية كل ظالم
Tuhan, damaikanlah keresahan ini (dengan) berakhirnya segala kedzhaliman.


Dia matikan radio ...

"Enak ya Om Ihsan dan Kakek Fauzi  lagunya ya?"

"Zainab suka?" Tanya Kolonel Ihsan dan Jenderal Fauzi serempak.

"Suka Om dan Kakek Fauzi."

"Kenapa Zainab suka lagu itu. Coba katakan pada Om dan Kakek Fauzi sekarang."

"Suara penyanyinya bagus Om, Kek. Merdu sekali. Pasti orangnya juga bagus. Cantik. Tul kan?"

Ha ha ha ha ...

"Ya betul," jawab Jenderal Fauzi. Sebelum menjawab dia hentikan dulu mobil.

Dia cium kening Zainab. Dia tatap wajah gadis kecil itu ...

"Betul kan Om Ihsan?"

"Betul sekali," jawab Kolonel Ihsan. Dia belai rambut Zainab. Lalu me meluknya. Erat sekali.

"Zainab hafal lagu itu?"

"Hafal Om."

"Coba nyanyikan sekarang. Om sama Kakek ingin sekali mende ngarnya."

"Baiklah," kata Zainab. Dia tirukan suara Najwa Farouk. Dia nyanyikan tembang sedih menyayat hati itu.

Berulang-ulang ...






Tidak ada komentar:

Posting Komentar