Senin, 05 Agustus 2019

Mana Tahan (8)

Mana Tahan (8)
Oleh Wak Amin


"LALU apa rencana anda selanjut nya Nona Maria?"

"Kalau boleh diizinkan saya ingin mengabdi untuk negeri ini Jenderal," kata Maria.

Pangsar Jenderal Sutarman cuma tersenyum ...

"Dalam bentuk apa Nona kalau boleh saya tahu?"

"Saya siap melakukan apa saja untuk kemajuan negeri ini Jenderal."

"Baiklah," kata Jenderal Sutarman, " mau Nona saya pertemukan deng an Mayor Hanafi dan Letnan Su bekti?"

"Mau dan siap Jenderal. Tapi kalau boleh saya tahu alasan Jenderal m empertemukan keduanya dengan saya."

"Mereka berdua sudah menyatakan diri pasa saya untuk tidak kembali ke negeri Jasina, Nona."

"Berarti ... Sama dengan saya Jenderal."

"Tepat sekali," kata Jenderal Sutar man. "Pertemuan mereka dengan Nona sekaligus untuk tukar pan dang dan tukar pikiran."

"Apa semuanya baik-baik saja Jenderal?"

"Insya Allah Nona. Makanya saya ingin sekalian kalian bertiga berte mu. Apalagi kalian dari negeri yang sama. Jasina.

Pertemuan itu berlangsung di sebu ah tempat di pinggiran kota. Ada se buah hotel di tepian pantai dengan pemandangannya yang amat elok dan menawan hati.

Pangsar Jenderal Sudirman sudah beberapa kali melakukan pertemu an yang rame dikunjungi saat hari libur itu.

Bersama Presiden Bais dan menteri terkait, Pangsar Jenderal Sutarman membahas situasi keamanan nege ri Yauman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar