Selasa, 15 Oktober 2019

Lafadz KAMI (3)

Lafadz KAMI (3)
Oleh Wak Amin




9. Ayat 28 :

"WA izaa fa'aluu faahisyatan qaaluu wajadnaa 'alaihaa aabaa-anaa wallaahu amaranaa bihaa. Qul innallaaha laa ya'muru bil fahsyaa-i. Ataquuluuna 'alallaahi maa laa ta'maluun."

(Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji (a3), mereka berkata : "Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya. Katakanlah : "Sesungguhnya Allah tidak menyu ruh (mengerjakan) perbuatan yang keji." Mengapa kamu mengada-ada kan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?)


10. Ayat 32 :

"Qul man harrama dziinatallaahil latii akhraja li'ibaadihii waththayyi baati minarrizq. Qul hiyallaziina aamanuu fil hayaatid dunyaa khaali shatay yaumal qiyaamah. Kazaalika nufashshilul aayaati luqaumiy ya'lamuun."

(Katakanlah : " Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharam kan( rezeki yang baik?" Katakanlah : "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat (a4). Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui).

11. Ayat 36 :

" Wallaziina kazzabuu bi aayaatinaa wastakbaruu 'anhaa ulaa-ika ashaabun naar. Hum fiihaa khaalidiin."

(Dan orang-orang yang mendusta kan ayat-ayat Kami dan menyombo ngkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka ; mereka kekal di dalamnya).



































____________

(a3) Seperti syirik, thawaf bertelanjang di sekeliling Ka'bah dan sebagainya.

(a4) Maksudnya : perhiasan-perhiasan dari Allah dan makanan yang baik itu dapat dinikmati di dunia ini oleh orang-orang yang beriman dan orang-orang tidak beriman, sedang di akherat nanti adalah semata-mata untuk orang-orang yang beriman saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar