Sabtu, 15 Januari 2022

8 Tips Agar Jualanmu Laris Manis

8 Tips Agar Jualanmu Laris Manis 

Oleh aminuddin
ID:Pub-4876570404296850


SEMUA pedang tentunya ingin agar dagangannya laris manis. Teruta ma yang fokus pada jalur online. 

Bagaimana caranya? 

Berikut penjelasannya... 

1. Atur Tampilan Toko

Asumsinya, kamu membuka toko di marketplace Tokopedia dan Shopee. Setelah melengkapi profil, langkah penting berikutnya adalah mempercantik tampilan toko kamu.

Kamu bisa memulainya dengan membuat foto profil yang berisikan logo brand. Jika sudah, lengkapi banner toko yang berisi informasi lebih lengkap.

Misalkan:

  • Nama toko
  • Alamat toko
  • Sosial media
  • Tagline/slogan
  • Ilustrasi brand

2. Promo dan Cashback

Dua-duanya, baik promo maupun cashback, sama-sama memberikan hasil yang positif.

Untuk promo, kamu bisa gunakan teknik ini:

  • Harga asli: Rp50.000
  • Harga tertera di toko: Rp70.000 Rp50.000 (Diskon 29%)

Meski simpel, tapi sangat efektif untuk memberikan kesan kepada pembeli bahwa mereka sedang untung Rp20.000. 

Begitu pula dengan cashback. Kamu juga bisa memberikan uang kembalian yang bisa digunakan untuk membeli produk kamu lagi di kemudian hari.

3. Program Gratis Ongkir

Jika kamu punya kesempatan untuk mendaftar program gratis ongkir, gunakan sekarang juga. Mengapa? Karena.. pembeli cenderung menyukai toko yang tidak mengenakan ongkir, walaupun sebenarnya harga produk dinaikkan.

4. Beri Garansi / Retur

Kalau kamu buat produk sendiri, maka berikan garansi pengembalian atau retur produk. Hal ini akan membuat pelanggan merasa aman untuk berbelanja di toko kamu.

Sedangkan kalau kamu dropshipper/reseller, carilah supplier yang memberikan garansi dan retur. Pelajari syarat dan ketentuan untuk pengembalian atau penukaran barangnya, lalu tuliskan di deskripsi barang.

Salah satu manfaat paling kentara dari garansi dan retur, pembeli cenderung akan memilih toko kamu meski di toko sebelah harganya lebih murah.

Dengan begitu, kamu tidak perlu ikut-ikutan perang harga dan bisa punya pelanggan loyal lewat transaksi yang terbuka.

5. Foto Produk Berbeda

Saat berjualan di marketplace, kamu akan menjumpai sejumlah masalah baru yakni barang yang dijual mirip-mirip dan cenderung terjadi perang harga. 

Perang harga adalah momok menakutkan bagi pemula yang baru buka toko. Hal ini terjadi karena barang yang dijual terlalu mirip, apalagi untuk dropshipper.

Solusinya.. kamu bisa ubah foto produk menjadi cukup menonjol dan punya ciri khas tersendiri.

 6. Tulis Caption Memikat

Bicara masalah story telling, kamu juga bisa menerapkannya pada bagian caption atau deskripsi produk.

Dalam deskripsi produk itu sendiri, biasanya mencakup beberapa hal:

  • Manfaat produk
  • Spesifikasi bahan
  • Komposisi produk
  • Cara penggunaan
  • Varian produk

Kami coba menggarisbawahi pada bagian “Manfaat produk“. Kebanyakan penjual justru menuliskan “Fitur” dengan cara yang formal dan terdengar datar.

Contohnya seperti ini:

T-Shirt ABC. Kaos ini terbuat dari bahan katun 24s dengan teknologi mesin berkualitas tinggi dan sablon yang mumpuni.

Bandingkan dengan deskripsi berikut:

T-Shirt ABC. Kaos ini terbuat dari bahan katun yang bisa menyerap keringat. Saat memakainya, kamu bisa bergerak bebas, bahkan saat cuaca sedang terik-teriknya.

7. Mulai Pasang Iklan

Bagian ini termasuk paling penting untuk mendapatkan orderan pertama. Tanpa iklan, produk kamu akan sulit dijangkau oleh calon pembeli saat menjelajahi marketplace, sosial media, atau mesin telusur.

8. Beri Layanan Prima

Tugas kamu setelah mendapatkan order pertama adalah membuat mereka membeli lagi dan lagi di toko kamu. 

Bagaimana caranya? Simpel, berikan layanan paling prima dari yang pernah mereka terima.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  • Selalu responsif saat membalas chat dan diskusi
  • Follow up pembeli untuk memberikan ulasan barang
  • Berikan ucapan terima kasih pada kemasan barang
  • Selalu terbuka saat menerima keluhan dari pelanggan

Oh iya, saat mendapatkan keluhan dari pelanggan, jangan defensif dulu, ya. Tanggapi dengan kalem, karena biasanya mereka hanya butuh untuk mendengar kata “maaf” daripada penjelasan panjang lebar darimu. 










___________

Sumber Literasi 

- Pintar Jualan. Id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar