8 Tips Agar Jualanmu Laris Manis
1. Atur Tampilan Toko
Asumsinya, kamu membuka toko di marketplace Tokopedia dan Shopee. Setelah melengkapi profil, langkah penting berikutnya adalah mempercantik tampilan toko kamu.
Kamu bisa memulainya dengan membuat foto profil yang berisikan logo brand. Jika sudah, lengkapi banner toko yang berisi informasi lebih lengkap.
Misalkan:
- Nama toko
- Alamat toko
- Sosial media
- Tagline/slogan
- Ilustrasi brand
2. Promo dan Cashback
Dua-duanya, baik promo maupun cashback, sama-sama memberikan hasil yang positif.
Untuk promo, kamu bisa gunakan teknik ini:
- Harga asli: Rp50.000
- Harga tertera di toko:
Rp70.000Rp50.000 (Diskon 29%)
Meski simpel, tapi sangat efektif untuk memberikan kesan kepada pembeli bahwa mereka sedang untung Rp20.000.
Begitu pula dengan cashback. Kamu juga bisa memberikan uang kembalian yang bisa digunakan untuk membeli produk kamu lagi di kemudian hari.
3. Program Gratis Ongkir
Jika kamu punya kesempatan untuk mendaftar program gratis ongkir, gunakan sekarang juga. Mengapa? Karena.. pembeli cenderung menyukai toko yang tidak mengenakan ongkir, walaupun sebenarnya harga produk dinaikkan.
4. Beri Garansi / Retur
Kalau kamu buat produk sendiri, maka berikan garansi pengembalian atau retur produk. Hal ini akan membuat pelanggan merasa aman untuk berbelanja di toko kamu.
Sedangkan kalau kamu dropshipper/reseller, carilah supplier yang memberikan garansi dan retur. Pelajari syarat dan ketentuan untuk pengembalian atau penukaran barangnya, lalu tuliskan di deskripsi barang.
Salah satu manfaat paling kentara dari garansi dan retur, pembeli cenderung akan memilih toko kamu meski di toko sebelah harganya lebih murah.
Dengan begitu, kamu tidak perlu ikut-ikutan perang harga dan bisa punya pelanggan loyal lewat transaksi yang terbuka.
5. Foto Produk Berbeda
Saat berjualan di marketplace, kamu akan menjumpai sejumlah masalah baru yakni barang yang dijual mirip-mirip dan cenderung terjadi perang harga.
Perang harga adalah momok menakutkan bagi pemula yang baru buka toko. Hal ini terjadi karena barang yang dijual terlalu mirip, apalagi untuk dropshipper.
Solusinya.. kamu bisa ubah foto produk menjadi cukup menonjol dan punya ciri khas tersendiri.
6. Tulis Caption Memikat
Bicara masalah story telling, kamu juga bisa menerapkannya pada bagian caption atau deskripsi produk.
Dalam deskripsi produk itu sendiri, biasanya mencakup beberapa hal:
- Manfaat produk
- Spesifikasi bahan
- Komposisi produk
- Cara penggunaan
- Varian produk
Kami coba menggarisbawahi pada bagian “Manfaat produk“. Kebanyakan penjual justru menuliskan “Fitur” dengan cara yang formal dan terdengar datar.
Contohnya seperti ini:
Bandingkan dengan deskripsi berikut:
7. Mulai Pasang Iklan
8. Beri Layanan Prima
Tugas kamu setelah mendapatkan order pertama adalah membuat mereka membeli lagi dan lagi di toko kamu.
Bagaimana caranya? Simpel, berikan layanan paling prima dari yang pernah mereka terima.
Beberapa hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:
- Selalu responsif saat membalas chat dan diskusi
- Follow up pembeli untuk memberikan ulasan barang
- Berikan ucapan terima kasih pada kemasan barang
- Selalu terbuka saat menerima keluhan dari pelanggan
Oh iya, saat mendapatkan keluhan dari pelanggan, jangan defensif dulu, ya. Tanggapi dengan kalem, karena biasanya mereka hanya butuh untuk mendengar kata “maaf” daripada penjelasan panjang lebar darimu.
___________
Sumber Literasi
- Pintar Jualan. Id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar