Minggu, 16 Januari 2022

Makan Kuaci Itu Enak dan Menyehatkan

Makan Kuaci Itu Enak dan Menyehatkan

Oleh aminuddin 
ID : pub-4876570404296850






SAAT kita kecil dulu sudah akrab dengan makanan seperti kumbu, cakar ayam, kuping gajah, sagon, es terup dan permen kojek. 

Di antara jajanan yang sering kita te mui di warung itu, ada satu nama yang tentu anda masih ingat hingga kini. 

Apa itu? 

Kuaci. Kuaci atau Kwatji adalah camilan berupa biji semangka, biji waluh, atau biji bunga matahari yang dikeringkan dan diasinkan. 

Proses penyangraian memberikan aroma sedap, dan penambahan garam memberikan rasa gurih dan meningkatkan daya awet. 

Kini kuaci bisa Anda temukan di supermarket-supermarket seperti Indomaret. Harga jualnya bervariasi karena tergantung besar dan mereknya. 

Indomaret kuaci 80 g misalnya. Harganya Rp 6.900. Atau rebo kuaci milk 150 g cuma Rp 15.600. Disantap seusai makan berapa nikmatnya ringan karena membuat ketagihan. 



Kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang terdapat di dalam 100 gram (g) biji bunga matahari meliputi:

Air: 1,2 g

Energi: 582 kalori (Kal)

Protein: 19,33 g

Lemak: 49,8 g

Karbohidrat: 24,07 g

Serat: 11,1 g

Kalsium: 70 miligram (mg)

Zat besi: 3,8 mg

Magnesium: 129 mg

Selenium: 79,3 mcg

Fosfor: 1155 mg

Kalium: 850 mg

Natrium: 3 mg

Seng: 5,29 mg

Vitamin C: 1,4 mg

Thiamin (vitamin B1): 0,106 mg

Riboflavin (vitamin B2): 0,246 mg

Niacin: 7,04 mg

Vitamin E: 26,1 mg

Folat: 237 mcg

Beta-karoten: 5 mikrogram .


Manfaat Kuaci

Ternyata kuaci memiliki banyak manfaat. Di antaranya ada 8 manfaat. Berikut ini penjelasannya. 

1Membantu mencegah penyakit kanker

Salah satu manfaat kuaci adalah sebagai pengontrol kerusakan sel sehingga berperan penting dalam mencegah serangan kanker.

Hal tersebut dikarenakan kuaci mengandung selenium yang merupakan musuh utama sel kanker.

Selenium telah terbukti memicu perbaikan DNA dan sintesis dalam sel yang rusak. 

Selain itu, selenium mampu menghambat pertumbuhan dan mematikan sel kanker.

Tak hanya itu saja, kandungan vitamin E pada kuaci atau biji bunga matahari berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kerusakan sel inilah yang berisiko memicu kanker.


2. Camilan aman untuk berat badan

Ingin ngemil tanpa khawatir berat badan naik? Anda harus menjajal kuaci sebagai camilan sehari-hari.

Sebuah penelitian yang terdapat di jurnal Nutrients melibatkan 50 partisipan bertubuh obesitas.

Para partisipan diminta untuk mengonsumsi ekstrak biji bunga matahari selama 12 minggu.

Hasilnya, terjadi penurunan yang signifikan pada berat badan, indeks massa tubuh (BMI), serta lingkar pinggang setelah mengonsumsi ekstrak bunga matahari.

3. Mengurangi stres

Kuaci, yang dikenal juga sebagai makanan untuk hamster, punya manfaat untuk meringankan stres bahkan mengurangi risiko serangan kecemasan.

Ini berkat kandungan magnesium yang tinggi di dalam kuaci atau biji bunga matahari.

Studi dari jurnal Neuropharmacology menunjukkan bahwa magnesium berpengaruh positif pada fungsi otak untuk mengurangi stres dan kecemasan.

Magnesium diyakini bekerja secara langsung pada hipotalamus, yakni bagian otak yang berperan dalam mengatur respons terhadap stres.

4. Menyehatkan kulit

Sudah tidak diragukan lagi jika kuaci mengandung banyak sekali vitamin E di dalamnya. Nah, kandungan vitamin E yang tinggi pada kuaci ternyata bisa memberi manfaat untuk kulit Anda.

Vitamin E yang terkandung dalam kuaci juga mampu menyehatkan dan menjaga kulit dari paparan sinar ultraviolet matahari.

Di sisi lain, kandungan antioksidan yang tinggi pada kuaci juga membantu menyembuhkan luka di kulit lebih cepat.

5. Menurunkan kadar gula darah

Apabila Anda mengidap diabetes dan ingin makan camilan tanpa khawatir gula darah naik, Anda bisa memilih biji bunga matahari alias kuaci.

Manfaat ini bisa Anda dapatkan dengan rutin mengonsumsi kuaci setiap hari.

Hal ini diduga karena biji bunga matahari mengandung asam klorogenat yang diyakini mampu menurunkan kadar gula dalam darah.

6. Baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah

Kuaci mengandung asam lemak tak jenuh, terutama yang berjenis asam linoleat.

Nah, kandungan asam linoleat dalam kuaci ini memberi manfaat dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Menurut sebuah artikel dari The Journal of Nutritional Biochemistry, asam linoleat membantu tubuh memproduksi senyawa yang dapat merilekskan pembuluh darah.

Hasilnya, aliran darah lebih lancar dan tekanan darah menurun. Dengan punya tekanan darah yang teratur, Anda akan terhindar dari risiko penyakit jantung.

7. Melancarkan pencernaan

Makanan yang kaya kandungan serat sudah dikenal dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.

Manfaat ini juga bisa Anda peroleh dari kuaci atau biji bunga matahari karena punya kandungan serat yang cukup tinggi.

Serat dapat membantu memperlancar BAB dengan cara mengatur penyerapan makanan serta metabolisme tubuh.

Hal ini dapat membantu Anda akan terhindar dari risiko konstipasi atau sembelit, diare, serta nyeri saat BAB.

8. Menurunkan kolesterol

Manfaat berikutnya dari kuaci adalah menurunnya kadar kolesterol dalam tubuh. Ini karena kuaci mengandung vitamin E yang tinggi.

Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh yang diyakini mampu menyingkirkan kolesterol jahat pada dinding arteri sehingga dapat menurunkan risiko kematian dini dari penyakit jantung.








_______

Sumber literasi

- Hello Sehat. Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar