Tausiyah
Nasehat Imam Al-Ghazali (2)
Bahaya Sombong
By Aminuddin
SESUNGGUHNYA sombong itu merupakan perbuatan yang
membinasakan. Bukankah anda telah mendengar firman Allah SWT berikut ini :
“Iblis enggan dan takabur, dan adalah ia termasuk golongan
orang-orang yang kafir.” (QS Al-Baqarah 34).
Kesombongan itu bukan hanya merusak amal, sepert halnya
sifat-sifat tercela lainnya. Tetapi juga mem bahayakan masalah pokok akidah,
merusak agama dan I’tikad.
Bahaya sikap sombong itu ada empat:
a.
Terhalang dari kebenaran dan kebutaan hati,
sehingga tidak sanggup mengenal ayat-ayat Allah dan memahami hukum-hukum-Nya.
Allah SWT telah berfirman: “Aku akan
memalingkan orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang
benar.” (QS Al-A’raf 146).
“Demikianlah Allah mengunci mati hati orang
yang sombong dan sewenang-wenang.” (QS Al-Mukmin 35).
b.
Mendatangkan kemurkaan dan kemarahan Allah SWT.
Firman-Nya: “Sesungguhnya Aku tidak menyukai
orang-orang yang sombong.” (QS An-Nahl 23).
Diriwayatkan, Nabi Musa as pernah bertanya:
“Ya Tuhanku, siapakah makhluk yang paling
Engkau murkai?”
Allah SWT berfirman: “Orang yang hatinya
sombong, kasar lidah (bicaranya), terpejam matanya, pelit tangannya dan buruk
akhlaknya.”
c.
Mendatangkan kehinaan dan siksaan di dunia dan
akherat. Hatim Al-Ashim ra berkata: “Jauhkan diri anda dari maut dalam tiga
keadaan, yaitu sombong, rakus dan membanggakan diri. Sebab, orang yang sombong
tidak akan dikeluarkan Allah dari dunia sebelum kehinaannya diperlihatkan
kepada keluarga dan pelayannya yang paling hina. Dan orang yang rakus tidak
akan dikeluarkan Allah dari dunia sebelum ia dibuat butuh kepada secuil roti
atau seteguk air, sementara ia tidak bisa menelannya. Sedangkan orang yang
membanggakan diri tidak akan dikeluarkan Allah dari dunia sebelum dirinya
bersimbah air kencing dan kotora n (beraknya).”
d.
Mendapat hukuman di dalam neraka dan siksaan
yang pedih di akherat. Firman-Nya dalam ha dist Qudsy : “Kebesaran
(kesombongan) itu selendang-Ku, dan keagungan adalah pakaian-Ku. Barangsiapa
yang menarik salah satunya dariku, niscaya Aku masukkan ia ke dalam neraka
jahanam.”
Wallahu a’lam bishshawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar