Tausiyah
Faedah Laa Ilaha
Illallah
By aminuddin
IBNU Abbas ra berkata, pada suatu hari Malaikat JIbril as
datang menemui Nabi , lalu berkata, Ya Mu hammad, Tuhan menyampaikan salam kepadamu dan
bertanya, mengapa enggak terlihat sedih dan risau, padahal Allah SWT lebih
mengetahui?
Nabi Muhammad SAW menjawab, Ya Jibril, saya selalu
memikirkan soal umatku pada hari kiamat.
Apakah urusan
orang-orang kafir atau urusan orang-orang Islam, tanya Jibril as.
Jawab Nabi as: Ya Jibril, urusan orang-orang yang telah
mempercayai Laa ilaha illallah.
Maka dibawalah Nabi oleh Jibril ke kuburan Bani Salimah.
Jibril kemudian memukulkan sayap kanannya pada kuburan dan berkata,
bangunlah dengan izin Allah, maka
bangkitlah seorang yang putih wajahnya sambil membaca Laa ilaha ilallallah,
Muhammad rasulullah, Alhamdulillahi rabbil alamin. Lepas itu JIbril berkata, kembalilah. Maka
kembalilah orang itu dalam kuburnya.
Kemudian Jibril memukulkan sayap kirinya pada kubur sambil
berkata, bangunlah dengan izin Allah, ma ka keluarlah seorang yang hitam
wajahnya, dan biru matanya sambil mengeluh, alangkah celaka, alang kah
menyesalnya. Setelah itu Malaikat JIbril as berkata, kembalilah sebagaimana
semula, maka kemba lilah orang itu ke dalam kuburnya.
Demikianlah, kata Jibril as, mereka akan dibangkitkan pada
hari kiamat menurut keadaan mereka ketika matinya.
Nabi SAW bersabda:
“Hadirlah kamu pada orang-orang mati, dan ajarkan kepada
mereka kalimat-kalimat, ‘Laa ilaha illal
lah’, dan kabarkan kepada mereka akan masuk surga. Karena seorang yang tabah,
sabar dan pandai baik laki-laki maupun wanita akan bingung dalam masa dan
keadaan itu, lantaran iblis musuh Allah sangat de kat kepada manusia, ketika
akan meninggalkan dunia dan meninggalkan semua kekasih.
Dan janganlah kamu patahkan mereka dari rahmat Allah, sebab
penderitaan sangat berat dan keadaan sangat hebat. Demi Allah yang jiwa
Muhammad ada di tangan-Nya, menghadapi Malaikat Maut itu lebih berat dari
seribu pukulan dengan menggunakan pedang.”
“Siapa yang mengucap
‘Laa ilaha illallah’ (yakni dengan iman yang sungguh-sungguh), maka keluarlah
dari mulutnya satu burung yang hijau dengan dua sayap putih bertaburan mutiara
dan yaqut. Maka ter banglah ia ke langit, sehingga terdengar dengungannya di
bawah Arasy bagaikan dengungan lebah (tawon) sehingga disuruh, tenanglah, diamlah.
Si burung menjawab, tidak. Sebelum Engkau mengampunkan
kepada yang membaca ini. Maka Allah SWT mengampunkan pada orang yang
mengucapkan itu. Lalu burung itu diberi tujuh puluh lidah untuk membaca
istighfar bagi orang-orang yang membaca Laa ilaha illallah itu hingga pada hari
kiamat.
Kemudian, bila tibanya hari kiamat, ia akan menyambut orang
yang membaca itu dan menuntunnya masuk ke dalam surga.”
Salamah bin Zaid dari Hudaifah bin Al- Yaman ra berkata, akan
lenyap Islam, sehingga tiada seorang pun yang mengetahui apakah sembahyang dan
puasa itu. Kemudian ada orang berkata, dahulu orang-orang yang sebelum kami ada
yang berkata ‘Laa ilaha illallah’, maka kami juga berkata, ‘Laa ilaha
illallah’. Keti ka ditanya, apakah gunanya bagi mereka ‘Laa ilaha illallah itu’
itu? Jawabnya, dapat menyelamatkan me reka dari api neraka dan memasukkan
mereka ke dalam surga.
Wallahu a’lam bishshawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar