Minggu, 05 Februari 2017

Faedah Laa Ilaha Illallah



Tausiyah

Faedah Laa Ilaha Illallah
By  aminuddin

IBNU Abbas ra berkata, pada suatu hari Malaikat JIbril as datang menemui Nabi , lalu berkata, Ya Mu hammad,  Tuhan menyampaikan salam kepadamu dan bertanya, mengapa enggak terlihat sedih dan risau, padahal Allah SWT lebih mengetahui?
Nabi Muhammad SAW menjawab, Ya Jibril, saya selalu memikirkan soal umatku pada hari kiamat.
Apakah urusan  orang-orang kafir atau urusan orang-orang Islam, tanya Jibril as.
Jawab Nabi as: Ya Jibril, urusan orang-orang yang telah mempercayai Laa ilaha illallah.
Maka dibawalah Nabi oleh Jibril ke kuburan Bani Salimah. Jibril kemudian memukulkan sayap kanannya pada kuburan dan berkata, bangunlah  dengan izin Allah, maka bangkitlah seorang yang putih wajahnya sambil membaca Laa ilaha ilallallah, Muhammad rasulullah, Alhamdulillahi rabbil alamin.  Lepas itu JIbril berkata, kembalilah. Maka kembalilah orang itu dalam kuburnya.
Kemudian Jibril memukulkan sayap kirinya pada kubur sambil berkata, bangunlah dengan izin Allah, ma ka keluarlah seorang yang hitam wajahnya, dan biru matanya sambil mengeluh, alangkah celaka, alang kah menyesalnya. Setelah itu Malaikat JIbril as berkata, kembalilah sebagaimana semula, maka kemba lilah orang itu ke dalam kuburnya.
Demikianlah, kata Jibril as, mereka akan dibangkitkan pada hari kiamat menurut keadaan mereka ketika matinya.
Nabi SAW bersabda:
“Hadirlah kamu pada orang-orang mati, dan ajarkan kepada mereka kalimat-kalimat,  ‘Laa ilaha illal lah’, dan kabarkan kepada mereka akan masuk surga. Karena seorang yang tabah, sabar dan pandai baik laki-laki maupun wanita akan bingung dalam masa dan keadaan itu, lantaran iblis musuh Allah sangat de kat kepada manusia, ketika akan meninggalkan dunia dan meninggalkan semua kekasih.
Dan janganlah kamu patahkan mereka dari rahmat Allah, sebab penderitaan sangat berat dan keadaan sangat hebat. Demi Allah yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, menghadapi Malaikat Maut itu lebih berat dari seribu pukulan dengan menggunakan pedang.”
 “Siapa yang mengucap ‘Laa ilaha illallah’ (yakni dengan iman yang sungguh-sungguh), maka keluarlah dari mulutnya satu burung yang hijau dengan dua sayap putih bertaburan mutiara dan yaqut. Maka ter banglah ia ke langit, sehingga terdengar dengungannya di bawah Arasy bagaikan dengungan lebah (tawon) sehingga disuruh, tenanglah, diamlah.
Si burung menjawab, tidak. Sebelum Engkau mengampunkan kepada yang membaca ini. Maka Allah SWT mengampunkan pada orang yang mengucapkan itu. Lalu burung itu diberi tujuh puluh lidah untuk membaca istighfar bagi orang-orang yang membaca Laa ilaha illallah itu hingga pada hari kiamat.
Kemudian, bila tibanya hari kiamat, ia akan menyambut orang yang membaca itu dan menuntunnya masuk ke dalam surga.”
Salamah bin Zaid dari Hudaifah bin Al- Yaman ra berkata, akan lenyap Islam, sehingga tiada seorang pun yang mengetahui apakah sembahyang dan puasa itu. Kemudian ada orang berkata, dahulu orang-orang yang sebelum kami ada yang berkata ‘Laa ilaha illallah’, maka kami juga berkata, ‘Laa ilaha illallah’. Keti ka ditanya, apakah gunanya bagi mereka ‘Laa ilaha illallah itu’ itu? Jawabnya, dapat menyelamatkan me reka dari api neraka dan memasukkan mereka ke dalam surga.

Wallahu a’lam bishshawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar