Senin, 18 Februari 2019

Hutan Terpelihara, Lingkungan Terjaga (10-tamat)

Hutan Terpelihara, Lingkungan Terjaga (10-tamat)
Oleh aminuddin



SELAIN kemampuan untuk memper tahankan fungsi perlindungan terha dap keanekaragaman hayati, hutan tanaman pada lahan gambut juga mempunyai potensi menyimpan kar bon dalam jumlah yang cukup besar.

Hasil penelitian Yuniawati et al. (1211) pada tegakan Acacia crassicarpa di areal hutan tanaman rawa gambut HPHTI PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Wilayah Kabupaten Pelawan, Provinsi Riau, menunjukkan kemampuan dalam menyerap karbon sebesar berturut-turut 12,09 ton/hektare (umur dua tahun), 36,23 ton/hektare (umur 3 tahun), 76,09/hektare (umur 4 tahun) dan 133,10 ton/hektare (umur 5 tahun).

Bagian pohon yang diukur biomasanya antara lain batang utama, cabang, ranting, daun dan akar.

Sedangkan penelitian Bogawa (2012) pada tegakan Acacia crassicarpa di areal hutan rawa gambut PT Wira Karya Sakti, Provinsi Jambi, menunjukkan potensi simpanan karbon berkisar antara 0,60-163,38 ton/hektare.

Potensi simpanan karbon pada tegakan Acacia crassicarpa juga dikemukakan oleh Sumadi et al. (1213) yang melakukan penelitian di areal HTI PT SBA-WI, di Kabupa ten OKI, yang menunjukkan hasil yang tidak terpaut jauh dari hasil penelitian sebelumnya.

Jumlah serapan karbon pada tega kan umur dua hingga enam tahun berturut-turut adalah 26,39 ton/hektare, 82,28 ton/hektare, 86,93 ton/hektare, 117,98 ton/hektare, dan 166,89 ton/hektare.

Prakosa (2013) yang melakukan penghitungan biomasa dan simpa nan karbon pada hutan rawa gam but yang terakhir terbakar delapan tahun sebelumnya di Kecamatan Kedaton, Kabupaten OKI, hanya menjumpai lima jenis tumbuhan tingkat pancang dan tiang, yaitu sepungol, perepat, gelam, beriang dan gelanggang, tanpa kehadiran kelas pohon.

Sementara simpanan karbon total atas permukaan tanahnya adalah 21,42 ton/hektare. Hal ini lebih rendah bila dibandingkan dengan tegakan Acacia crassicarpa yang telah membentuk kelas umur 2-6  tahun.

Dari uraian di atas dapat ditarik benang merah bahwa hutan tanaman yang terjaga dan dikelola dengan prinsip kelestarian akan mampu mempertahankan fungsi dalam menjaga keanekaragaman hayati dan menyediakan jasa lingku ngan berupa simpanan karbon dan meminimalkan terjadinya emisi yang bersumber dari kebakaran. Meskipun tidak bisa dibandingkan apple to apple dengan kondisi alaminya pada saat masih berupa hutan rawa gambut primer.












________

Sumber Tulisan : 'Hutan OKI Kem bali Lestari' oleh Syafrul Yunardy dkk dengan editor Prof Dr Ir Dodik Rdho Nurrochmat, M.Sc F.Trop, diterbitkan UNSRI Press Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar Palembang-30139, cetakan pertama, Januari 2018.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar