Al-Hijr, Lafadz Samaa-i wal Ardh (1)
Oleh Wak Amin
QS Al-Hijr (1):
1. Ayat 14 :
" Walau fatahnaa 'alaihim baaban (m) minas samaa-i fadzhalluu fiihi ya'rujuun."
(Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya)
________
(1) Surat ini terdiri dari 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu terkait na sib penduduknya, yaitu kaum Tsa mud diceritakan pada ayat 80-84, dimusnahkan Allah SWT karena mendustakan Nabi Shaleh as, dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah SWT seperti kaum Luth as, dan kaum Syu'aib as. Dari kesemua kisah itu dapat diam bil pelajaran bahwa orang-orang ya ng menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.
Intisari surat Al-Hijr :
(a). Keimanan :
Kepastian nasib suatu bangsa ha nya di tangan Allah SWT; Dia menja min kemurnian Al-Quran sepanjang masa; setan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang me njaganya, dan alam malakut (la ngit) senantiasa dijaga dari setan; Kadar rezeki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah; Allah memelihara hambanya yang telah mendapat taufiq dari godaan setan; Allah selain bersifat pengampun dan penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar; manusia dihimpun pada hari kiamat.
(b). Hukum-hukum :
Larangan melakujan homoseksual; kewajiban melakukan ibadah sela ma hidup; larangan mengingini har ta orang kafir; perintah kepada Nabi Muhammad SAW agar melakukan dakwah agama secara terang-terangan;dan larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.
(c). Kisah-kisah :
Nabi Ibrahim as dengan kaumnya; Nabi Luth as dengan kaumnya; kaum Syu'aib dan kaum Shaleh as (Tsamud).
(d). Dan lain-lain :
Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah; keja dian alam dan isinya mengandung hikmah; angin mengawinkan tepu ng sari bunga-bungaan; asal keja dian Adam as.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar