Kamis, 30 Januari 2020

Nabi Isa (10)

Nabi Isa (10)



- ( Jalan Yang Lurus) 

22. QS 1 (Al-Faatihah) Ayat 6 :

"Tunjukilah (a18) kami jalan yang lurus."


23. QS 4 (An-Nisaa') Ayat 68 :

"Dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus."


24. QS 6 (Al-An'aam) Ayat 87, 126, 153 dan 161) :

"Dan Kami lebihkan (pula) derajat seba gian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka  dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka jalan yang lurus."

"Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menje laskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran."

"Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain (a19), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa." 

"Katakanlah : "Sesungguhnya sembah yangku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan Semesta Alam." (a19)








____________

(a18) Ihdina (tunjukilah kami) terambil dari kata Hidayat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. Yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekadar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

(a19). Mengenai 'Jalan yang Lurus' ini dapat dibaca juga antara lain pada surah-surah berikut ini :

- 15 (Al-Hijr) Ayat 41
- 19 (Maryam) Ayat 36
- 24 (An-Nuur) Ayat 46
- 42 (Asy-Syuura) Ayat 52-53
- 43 (Az-Zukhruf) Ayat 43, 61 dan 64
- 46 (Al-Ahqaaf) Ayat 30
- 48 (Al-Fath) Ayat 2 dan 20
- 67 ( Al-Mulk( Ayat 22)
- 76 (Al-Insaan) Ayat 3
- 19 (Maryam) Ayat 43
- 20 (Thaahaa) Ayat 135

Nabi Isa (9)

Nabi Isa (9)



21. QS Maryam (27-36) :

- (Tuduhan terhadap Maryam dan Pembe laan Nabi Isa as kepada Ibunya) 


"MAKA Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggen dongnya. Kaumnya berkata : "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar."

"Hai saudara perempuan Harun (a17), ayahmu  sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina."

"Maka Maryam menunjuk kepada anak nya. Mereka berkata : "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?"

"Berkata Isa : "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikanku seorang nabi."

"Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendiri kan) shalat dan (menunaikan) zakat se lama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."

"Dan kesejahteraan semoga dilimpah kan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."

"Itulah Isa putera Maryam, yang mengata kan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaran nya."

"Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia."

"Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekakian. Ini adalah jalan yang lurus "







___________

(a17). Maryam dipanggil "saudara perempuan Harun" karena ia seorang wanita yang saleh, seperti kesalehan Nabi Harun as. 

Selasa, 28 Januari 2020

Nabi Isa (8)

Nabi Isa (8)



18. QS 3 (Ali Imran) Ayat 59 :

- (Penciptaan Nabi Isa)

"Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari dari tanah, kemudian Allah SWT berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia."


19. QS An-Nisaa' (4) Ayat 171 :

"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu (a13), dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al-Masih, putera Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang terjadi dengan) kalimat-Nya (a14) yang disampaikan-Nya kepada Maryam dan (dengan tiupan) roh daripada-Nya (a15). Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "(Tuhan itu)  tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah untuk menjadi Pemelihara."


20. QS Maryam (19) Ayat 16-26) :

"Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Quran, yaitu ketika ia menjauh kan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (a16) ke padanya, maka ia menjelma di hadapan nya (dalam bentuk) manusia yang sempurna."

"Maryam berkata : "Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa."

"Ia (Jibril) berkata : "Sesungguhnya aku ini adalah utusan Tuhanmu, untuk mem berimu seorang anak laki-laki yang suci."

"Maryam berkata : "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina."

"Jibril berkata : "Demikianlah." Tuhanmu berfirman : "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai Rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan."

"Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannnya
itu ke tempat yang jauh."

"Maka rasa sakit melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata : "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti lagi dilupakan."

"Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah : "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah men jadikan anak sungai di bawahmu."

"Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan meng gugurkan buah kurma yang masak kepa damu, maka makan, minum dan berse nang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah : "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan 
berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini."














____________

(a13). Maksudnya janganlah kamu me ngatakan Nabi Isa as itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh orang-orang Nasrani.

(a14). Membenarkan kedatangan seora ng nabi yang diciptakan dengan kalimat "Kun" (jadilah) tanpa bapak yakni Nabi Isa as.

(a15). Disebut tiupan daripada Allah karena tiupan itu berasal dari perintah-Nya. 

(a16). Maksudnya adalah Jibril as.

Senin, 27 Januari 2020

Nabi Isa (7)

Nabi Isa (7)





16. QS Al-Maaidah (5) Ayat 75-77 :

- (Celaan terhadap mereka yang mempertuhankan Nabi Isa)
"Al- Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul dan ibunya seorang yang sangat benar, ke dua-duanya biasa memakan makanan (a11). Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemu dian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu)."

"Katakanlah : "Mengapa kamu menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?" Dan Allah lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

" Katakanlah : "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui ba tas) dengan cara tidak benar dalam aga mamu. Dan janganlah kamu mengi kuti hawa nafsu orang-orang yang telah se sat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menye satkan kebanyakan (manusia) dan me reka tersesat dari jalan yang lurus."



17. QS Az-Zukhruf (43) Ayat 57-58 :

"Dan tatkala putera Maryam (Isa) dijadi kan perumpamaan tiba-tiba kaummu (Quraisy) bersorak karenanya."

"Dan mereka berkata : "Manakah yang lebih baik tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)? Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar." (a12).











____________________

(a11). Maksudnya,  Isa as dan ibunya adalah manusia, yang memerlukan apa yang diperlukan manusia, seperti makan, minum dan sebagainya. 

(a12). Dua ayat ini (57-58) menceritakan kembali kejadian saat Rasulullah SAW membacakan di hadapan orang Quraisy ayat 98 Surat Al-Anbiyaa' yang artinya : "Sesungguhnya Kami dan yang kamu sembah selain Allah adalah kayu bakar jahanam."
Maka seorang Quraisy bernama Abdul lah bin Az-Zab'ari menanyakan kepada Rasulullah SAW tentang keadaan Isa ya ng disembah orang Nasrani. Apakah beliau juga menjadi kayu bakar neraka jahanam seperti halnya sembahan-semvahan mereka. 
Rasulullah SAW terdiam dan mereka pun menertawakannya, lalu mereka menanya kan lagi mengenai mana yang lebih baik antara sembahan-sembahan mereka dengan Isa as. 
Pertanyan-pertanyaan mereka ini hanyalah mencari perbantahan saja, bukanlah mereka mencari kebenaran. Jalan pikiran mereka itu adalah kesalahan yang besar. Isa as tidak mengetahui bahwa beliau disembah dan tidak pula rela dijadikan sembahan."

Minggu, 26 Januari 2020

Nabi Isa (6)

Nabi Isa (6)





11. QS 43 (Az-Zukhruf) Ayat 81-85) :

"Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu)."

"Maha Suci Tuhan Yang empunya langit dan bumi, Tuhan Yang empunya 'Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu."

"Maka biarlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka." 

"Dan Dia-lah Tuhan (Yang disembah) di langit dan Tuhan (Yang disembah) di bumi dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui."

"Dan Maha Suci Tuhan Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi ; dan apa yang ada di antara keduanya; dan di sisi-Nyalah pengetahuan tentang hari kiamat  dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan."


12. QS Az-Zumar (39) Ayat 4-5 :

"Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakn-Nya. Maha Suci Allah. Dia-lah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan."

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari serta bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."


13. QS Al-Israa' (17) Ayat 111 :

"Dan katakanlah : "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan tidak mempunyai penolong (untuk menjaga-Nya) dari kehinaan dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya."


14. QS Al-Ikhlash (112) Ayat 3:

"Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan." 


15. QS 25 (Al-Furqaan) Ayat 2 :

" ... dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya) dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menerapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." (a10)


















________________

(a10). Yakni segala sesuatu yang dijadikan Tuhan diberi-Nya perlengka pan-perlengkapan dan persiapan-persiapan sesuai dengan naluri, sifat-sifat dan  fungsinya masing-masing dalam hidup. 

Jumat, 24 Januari 2020

Nabi Isa (5)

Nabi Isa (5)




8. QS 18 (Al-Kahfi) Ayat 4-5 :

"Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata : "Allah mengambil seorang anak."

"Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta."

9. QS 19 (Maryam) Ayat 88-92) :

" Dan mereka berkata : "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak."

"Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak." 

"Dan tidak layak bagi Tuhan Yang  Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak." 


10. QS  Al-Mu'minuun (23) Ayat 84-92 :


"Katakanlah : "Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?"

"Mereka akan menjawab : "Kepunyaan Allah." Katakanlah : "Maka apakah kamu tidak ingat?" 

"Katakanlah : "Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya 'Arsy yang besar?"

"Katakanlah : "Siapakah Yang di tsngsn-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)- Nya, jika kamu mengetahui?"


"Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah." Katakanlah : "(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?"

"Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran (a8) kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta."


"Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu."

"Yang mengetahui semua yang ghaib (a9) dan semua yang nampak, maka Maha Tinggilah Dia dari apa yang mereka persekutukan."















_________________

(a8). Yang dimaksud dengan 'kebenaran' 
dalam ayat ini adalah kepercayaan ten tang tauhid dan hari berbangkit.

(a9). Yang ghaib ialah yang tidak bisa ditangkap oleh pancaindra. Percaya kepada yang ghaib adalah mengi'ti kad kan adanya sesuatu yang maujud yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindra, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti adanya Allah, malaikat-malaikat,  hari akhirat dan sebagainya.



Kamis, 23 Januari 2020

Nabi Isa (4)

Nabi Isa (4)




- (Bantahan terhadap Kepercayaan Anak Tuhan)

6. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 116 :

"Mereka (orang-orang kafir) berkata : "Allah mempunyai anak." Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya."


7. QS Al-An'aam (6) Ayat 100-107) :

"Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan) : "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perem puan," tanpa (berdasar) ilmu pengeta huan (a6). Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan."


"Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesystu."


"(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu."

"Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dia-lah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui."


"Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka barangsiapa melihat (kebenaran itu) (a7), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muham mad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu)."


"Demikianlah Kami mengulang- ulangi ayat-ayat Kami supaya (orang-orang beriman mendapat petunjuk) dan supaya orang-orang musyrik mengatakan : "Ka mu telah mempelajari ayat-ayat itu  (dari Ahli Kitab)", dan supaya Kami menjelas kan Al-Quran itu kepada orang-orang yang mengetahui."

"Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia ; dan berpalinglah dari orang-orabg musyrik."


"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukan (Nya). Dan Kami tidak menjadikan kamu peme lihara bagi mereka; dan kamu sekali-kali bukanlah pemelihara bagi mereka."









___________

(a6). Mereka mengatakan bahwa Allah SWT mempunyai anak seperti orang Yahudi mengatakan 'Uzair putera Allah, dan orang-orang musyrikin mengatakan malaikat putera-putera Allah. Mereka mengatakan demikian karena kebodohannya. 

(a7). Yakni barangsiapa mengetahui kebenaran dan mengerjakan amalan saleh, serta memperoleh petunjuk, maka dia telah mencapai puncak kebahagiaan. 

Rabu, 22 Januari 2020

Nabi Isa (3)

Nabi Isa (3)




4. QS 5 ( Al- Maaidah) Ayat 17, 72, 116):

-- (Dianggap Tuhan/Anak Tuhan)

"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : "Sesungguhnya Allah itu ialah Al-Masih putera Maryam." Katakanlah : "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehen dak Allah, jika Dia hendak membina sakan Al-Masih putera Maryam  beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?" Kepunya an Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neeaka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun." 


"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman : "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia : "Jadikan lah aku dan ibuku dua orang Tuhan  selain Allah?" Isa menjawab : "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku me ngatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau menge tahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib."

5. QS 9 (At-Taubah) Ayat 30-31 :

"Orang-orang Yahudi berkata : "Uzair itu putera Allah" dan orang Nasrani berkata : "Al- Masih itu putera Allah." Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?"

"Mereka menjadikan orang-orang alim nya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah (a5), dan (juga mereka mempertuhankan) Al-Masih putera Maryam ; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutuan."





















____________________

(a5). Maksudnya mereka mematuhi ajaran-ajaran orang-orang alim dan rahib-rahib mereka dengan membabi buta, biarpun orang-orang alim dan rahib-rahib itu menyuruh membuat maksiat atau mengharamkan yang halal. 

Selasa, 21 Januari 2020

Nabi Isa (2)

Nabi Isa (2)




3. QS 4 (An- Nisaa') Ayat 159 :

- (Saksi pada Hari Kiamat)

"Tidak ada seorangpun ahli kitab, kecuali aku beriman kepadanya (Isa) sebelum ke matiannya (a4). Dan di hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mere ka."





___________

(a4). Maksudnya tiap-tiap orang Yahudi dan Nasrani akan percaya bahwa Isa itu Rasul Allah dan bukan anak-Nya. Di kala mereka akan menghembuskan nafasnya yang penghabisan ; dimana imannya ti dak dapat diterima lagi.

Terkait saksi pada hari kiamat ini, Allah SWT berfirman :

"Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka diperbolehkan meminta maaf."

"Dan apabila orang-orang zalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan azab bagi mereka dan tidak pula mereka diberi tangguh."

"Dan apabila orang-orang yang memper sekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka, mereka berkata : "Ya Tuhan kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain dari Engkau." Lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan : "Sesungguhnya kami benar-benar orang yang dusta."

(Yang dimaksud dengan "sekutu" di sini adalah apa-apa yang mereka sembah selain Allah atau setan-setan yang menganjurkan mereka menyembah berhala).

"Dan mereka menyatakan ketundukan nya kepada Allah pada hari itu dan hila nglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan."

(Yang mereka ada-adakan itu adalah ke percayaan bahwa Allah SWT mempunyai sekutu-sekutu dan sekutu-sekutu itu da pat memberi syafaat kepada mereka di samping Allah SWT).


"0rang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Kami tambah kan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan."

(Maksudnya adalah siksan yang berlipat ganda). 

"(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (QS 16 (An-Nahl) 84-89).


Senin, 20 Januari 2020

Nabi Isa as (1)



Nabi Isa as (1)
By Wak Amin





1. QS 22 (Al-Hajj) Ayat 1-2 :

- (Kedahsyatan Hari Kiamat)

"Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu, sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar."

"(Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusukannya dan gugurlah kan dungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya." (a1)


2. QS 56 (Al-Waaqi'ah) Ayat 1-10 :

- (Terbagi Tiga Golongan)

"Apabila terjadi hari kiamat, tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya."

"(Kejadian itu) merendahkan (satu golo ngan) dan meninggikan (golongan yang lain), apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur- hancurnya, maka jadilah dia debu yang beterbangan, dan kamu menjadi tiga golongan,."

"Yaitu golongan kanan (a2). Alangkah mulianya golongan kanan itu."

"Dan golongan kiri (a3). Alangkah sengsaranya golongan kiri itu."

"Dan orang-orang yang paling dahulu beriman."










________________

(a1). Di ayat lain, Allah SWT telah berfirman :

"Dan sesungguhnya Isa itu bebsr-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu- ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus." (QS 43 (Az-Zukhruf) 61.

"Katakanlah : "Allah-lah yang menghi dupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keragu an padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." 

"Dan apabila dikatakan (kepadamu) : "Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan hari berbangkit itu tidak ada keraguan padanya", niscaya kamu menja wab : "Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu, kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja dan kami sekali-kali tidak meyakini (nya)." (QS Al-Jaatsiyah (45) 26, 32).


(a2). Golongan kanan adalah orang-ora ng yang menerima buku-buku catatan amal mereka dengan tangan kanan. 


(a3). Sedangkan golongan kiri adalah orang-orang yang menerima buku-buku catatan amal mereka dengan tangan kiri. 

Allah Bersemayam di Arasy (5-habis)

Allah Bersemayam di Arasy (5-habis)




"Subhaana rabbi's samaawaati wal Ardhi rabbil 'arsyi 'ammaa yashifuun."

(Maha Suci Tuhan Yang empunya langit dan bumi, Tuhan Yang empunya 'Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu).(9)


"Zul 'arsyil majiid."

(Yang memiliki singgasana, lagi Maha Mulia). (10)








_______

9.   QS Az-Zukhruf (43) Ayat 82.


10. QS Al-Buruuj (85) Ayat 15).

Di lain ayat Allah SWT berfirman :

- "Berkata seorang yang mempunyai ilmu dari Al-Kitab : "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip." Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata : "Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) nya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia." (QS An-Naml (27) Ayat 40)

Tafsir ayat ini, berdasarkan Tafsir Jala lain menjadi :

(Seorang yang mempunyai ilmu dari Al-kitab yang diturunkan (berkata,) ia bernama Ashif ibnu Barkhiya; dia terkenal sangat jujur dan mengetahui tentang asma Allah Yang Teragung, yaitu suatu asma apabila dipanjatkan doa niscaya doa itu dikabulkan ("Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip") jika kamu tujukan pandanganmu itu kepada sesuatu).

(Maka Ashif berkata kepadanya, "Coba lihat langit itu", maka Nabi Sulaiman pun menujukan pandangannya ke langit, setelah itu ia mengembalikan pandangannya ke arah semula sebagaimana biasanya, tiba-tiba ia menjumpai singgasana ratu Balqis itu telah ada di hadapannya).

(Ketika Nabi Sulaiman mengarahkan pandangannya ke langit, pada saat itulah Ashif berdoa dengan mengucapkan Ismul A'zham, seraya meminta kepada Allah supaya Dia mendatangkan singgasana tersebut, maka dikabulkan permintaan Ashif itu oleh Allah.
Sehingga dengan seketika singgasana itu telah berada di hadapannya).

(Ibaratnya Allah meletakkan singgasana itu di bawah bumi, lalu dimunculkan-Nya di bawah singgasana Nabi Sulaiman. (Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak) telah berada (di hadapannya, ia pun berkata, "Ini) yakni didatangkannya singgasana itu untukku (termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku) untuk menguji diriku (apakah aku bersyukur) mensyukuri nikmat).

"Lafal ayat ini dapat dibaca Tahqiq dan Tas-hil (atau mengingkari) nikmat-Nya. (Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk kebaikan dirinya) artinya pahalanya itu untuk dirinya sendiri (dan barang siapa yang ingkar) akan nikmat-Nya (maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya) tidak membutuhkan kesyukurannya (lagi Maha Mulia") yakni tetap memberikan kemurahan kepada orang-orang yang mengingkari nikmat-Nya).

- "Hai manusia, apakah yang telah mem perdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemu rah." (QS Al-Infithaar (82) Ayat 6)


- "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Paling Pemurah." (QS Al-'Alaq (96) Ayat 3.


- "Katakanlah : "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki dan Engkau gunakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkau-lah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.".(QS Ali Imran (3) Ayat 26).


Minggu, 19 Januari 2020

Allah Bersemayam di Arasy (4)

Allah Bersemayam di Arasy (4)




(Allaahu laailaaha huwa rabbul 'arsyil 'adzhiim).

"Allah, tiada Tuhan yang disembah kecuali Dia, Tuhan yang mempunyai 'arsy yang besar." (7)

(Rafii'uddarajaati Zul 'arsyi yulqirruuha min amrihi 'alaa mayyasyaa-u min 'ibaadihi liyunzira yaumat talaaq).

"(Dia-lah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arsy, Yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (kiamat)." (8)





______

7. QS 27 (An-Naml) Ayat 26

8. QS 40 (Al-Mu'min) Ayat 15.

Penjelasan :
"Yang mengutus Jibril dengan (memba wa) perintah-Nya" bisa kita baca juga di ...

- Surah Maryam (19) ayat 64 :

"Dan tidaklah kami (Jibril) turun kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara kedua nya, dan tidaklah Tuhanmu lupa."

- Surah Asy-Syuura (42) Ayat 51 :

"Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana."

("Di belakang tabir" bermakna seorang dapat mendengar kalam ilahi akan tetapi dia tidak dapat melihat-Nya seperti yang terjadi pada diri Nabi Musa as).

- Surah An-Najm (53) Ayat 4-18 :

"Ucapannya itu tiada lain hanyalah wah yu yang diwahyukan (kepadanya), yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli, sedang dia berada di ufuk yang tinggi."

"Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi)."

"Lalu dia menyampaikan kepada hambanya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan."

"Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya."

(Ayat-ayat ini (4-11) menggambarkan pe ristiwa turunnya wahyu yang pertama di Gua Hira).

"Maka apakah kaum (Musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?"

"Dan sesungguhnya Muhamad telah melihat Jibril itu (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha."

(Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi di atas langit yang ketujuh, yang telah dikunjungi Nabi ketika Mi'raj).

"Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya."

"Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya."

"Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."


Jumat, 17 Januari 2020

Allah bersemayam di Arasy (3)

Allah Bersemayam di Arasy (3)




"Fain tawallau faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa 'alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul 'arsyil 'adzhiim."

(Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : "Cukuplah Allah bagiku ; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku berrawakkal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'arasy yang agung).(4)


"Law kaana fiihimaa aalihatun illallaahu lafasadata. Fasubhaanallaahi rabbil 'arsyi 'ammaa yashifuun."

(Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah kedua nya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arasy dari pada apa yang mereka sifatkan). (5)

"Fata'aslallaahul malikul haq. Laa ilaaha illaa huwa rabbul 'arsyil kariim."

(Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia,Tuhan (Yang mempunyai) 'Arasy yang mulia). (6)










________

4. QS 9 (At-Taubah) Ayat 129.

5. QS 21 (Al-Anbiyaa') Ayat 22.

- Allah Maha Esa ..

Di dalam ayat 1-4 Surah 112 (Al-Ikhlash) Allah SWT berfirman : "Katakankah : "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa." Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."

- Tamsil tentang ke-Esaan Allah ...

"Dia membuat perumpamaan untuk kamu dalam dirimu sendiri. Apakah ada di antara hamba sahaya yang dimiliki oleh tangan kananmu, sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu; maka kamu sama dengan mereka dalam (hak mempergunakan) rezeki itu, kamu takut kepada dirimu sendiri? Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat bagi kaum yang berakal." (QS Ar-Ruum ayat 28). 

6. QS Al-Mu'minuun (24) Ayat 116.

Muhammad Rasulullah (28-TAMAT)

Muhammad Rasulullah (28-TAMAT)





88. QS 43 (Az-Zukhruf) Ayat 41-42 :


(Faimmaa nazhabanna bika faimmaa minhum muntaqimuun).

"Sungguh, jika Kami mewafatkan kamu (sebelum kamu mencapai kemenangan) maka sesungguhnya Kami akan menyiksa mereka (di akherat)."

(Aw nuriyannakal lazii was 'adnaahum fainnaa 'alaihim muqtadiruun).

"Atau Kami memperlihatkan kepadamu (azab) yang telah kami ancaman kepada mereka (a51). Maka sesungguhnya Ka mi berkuasa atas mereka."




89. QS 70 (Al-Ma'aarif) Ayat 36-44 :

(Famaalillaziina kafaruu qibalaka muhti'iin).

"Mengapa orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu."

('Anil yamiini wa 'anisysyimaali 'iziin). 

"Dari kanan dan kiri dengan berkelompok-kelompok?" (a52).

(Ayat ma'u kullumriim minhum ayyud khala jannata na'iiim). 

"Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan?"

(Kalla. Inna khalaqnaahum mimmaa ya'lamuun).

"Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani)." (a53)


(Falaa uqsimu birabbil masyaariki wal maghaaribi inaaa laqaadiruun).

"Maka Aku bersumpah dengan Tuhan yang memiliki timur dan barat sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa."

('Alaa an nubaddila khairal minhum wamaa nahnu bimasbuuqiin).

"Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan."

(Fazarhum yakhuudhu watak 'abuu hattaa yulaaquu yaumahumul lazii yuu'aduun).

"Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka."

(Yauma yakhrujuuna minal ajdaasi siraa'an ka annahum ilaa nushubiyyuu fidhuun).

"(Yaitu) pada hari mereka ke luar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia)."

(Khaasyi'atan abshaaruhum tarhaquhum zillah. Zaalikal yaumul lazii kaanuu yuu'aduun).

"Dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi krhinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka."

90. QS Saba' (34) Ayat 46 :

(Qul innamaa a'izukum biwaahidah. An taquumuu lillaahi matsnaa was furaadaa tsumma tatafakkaruu. Maa bishaahibikum min Jinnah. Inhuwa illaa naziurullakum baina yaday 'azaabin syadiid).

"Katakanlah : "Sesungguhnya aku hen dak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atsubsrndiri-sendiri, kemudian kamu pikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras." (a54).


91. QS Al-Ahzab (33) Ayat 38 :

(Maa kaana 'alannabiyyi min harajin fiimaa faradhallaahu lahuu. Sunnatallaahi fillaziina khalau min qabl. Wakaana amrullaahi qadaram maqduuraa).

"Tidak ada suatu keberatan atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu (a55). Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku."

92. QS Al-Qashash (28) Ayat 85-87 :

(Innallazii faradha 'alaikal quraana laraadduka ilaa ma'aad. Qul rabbi a'lamu man jaa-a bil hudaa was man huwa fii dhalaalim mubiin).

"Sesungguhnya yang mewajibkan atas mu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali (a56). 

Katakanlah : "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang kesesatan yang nyata."

(Wamaa kunta yarjuu ayyulqaa ilaikal kitaabu illaa rahmatam mirrabbika falaa takuunanna dzhahiiral lil kaafiriin).

"Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al-Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu (a57), sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi penolong bagi orang-orang kafir."

(Wala yashuddunnaka 'an aayaatillaahi ba'da iz unzilat ilaika wad'u ilaa rabbika walaa takuunanna minal musyrikin).

"Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. "


_______

(a51) Yakni kemenangan Nabi Muham mad SAW dan kehancuran kaum musyrik. 

(a52) Menurut keterangan Ahli Tafsir, ayat ini  berhubungan dengan peristiwa ketika Rasulullah shalat dan membaca Al-Quran di dekat Ka'bah, lalu orang-orang musyrik berkumpul berkelompok-kelompok di hadapannya sambil mengejek dan mengatakan : "Jik orang-orang mukmin akan benar-benar masuk surga sebagaimana kata Muhammad kitalah yang akan masuk lebih dulu.
Maka turunlah ayat ini ...

(a53) Yang dimaksud dengan ayat ini adalah bahwa mereka orang-orang kafir diciptakan Allah dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya sebagaimana yang disampaikan oleh Rasul. Jadi kalau mereka tidak beriman tidak berhak masuk surga. 

(a54) "Berdua-dua atau sendiri-sendiri" maksudnya adalah bahwa dalam meng hadap kepada Allah, kemudian merenu ngkan keadaan Muhammad SAW itu sebaiknya dilakukan dalam keadaan suasana tenang dan ini tidak dapat dilakukan dalam keadaan beramai-ramai."

(a55). Yang dimaksud dengan "Sunnah Allah" disini adalah mengerjakan sesuatu yang dibolehkan Allah tanpa ragu-ragu.

(a56) "Tempat Kembali" adalah Kota Mekah. Ini adalah suatu janji dari Tuhan bahwa Nabi Muhammad SAW akan kembali ke Mekah sebagai orang yang menang, dan itu sudah terjadi pada tahun kedelapan Hijriyah di kala Nabi menaklukkan Mekah. Ini merupakan suatu mukjizat bagi Nabi. 

(a57) Maksudnya adalah Al-Quranul Karim itu diturunkan bukanlah karena Nabi Muhammad SAW mengharap agar diturunkan, melainkan karena rahmat daripada Allah SWT.

Kamis, 16 Januari 2020

Muhammad Rasulullah (27)

Muhammad Rasulullah (27)




84. QS 52 (Ath-Thuur) Ayat 29-33 :

(Fazakkir ga anta bini'mati rabbika bikaahiniw walaa majnuun).

"Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan oleh nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila."

(Am yaquuluuna syaa'irun natarabbashu bihii raibal manuun).

"Bahkan mereka mengatakan : 'Dia ada lah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya " 

(Qul tarabbashuu fainnii ma'akum minal mutarabbishiin).

"Katakanlah : "Tunggulah, maka sesung guhnya akupun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu."

(Am ta-'muruhum ahlaamuhum bihaazaa am hum qauman thaaghuun).

"Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampau batas?"

(Am yaquuluuna am taqawwalahu ballaa yu-'minuun).

"Ataukah mereka mengatakan : "Dia (Muhammad) membuat-buatnya." Sebe narnya mereka tidak beriman."



85. QS Thaahaa (20) Ayat 133 :

(Waqaaluu laulaa ta-'tiinaa biaayatim mirrabbih. Awalam ta'tiihim bayyinatu maa fishshuhufil uulaa).

"Dan mereka berkata : "Mengapa ia tidak membawa bukti kepada kami dari Tuhannya?" Dan apakah belum datang kepada mereka bukti yang nyata dari apa yang tersebut di dalam kitab-kitab yang dahulu?"


86. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 104 :

(Yaaayyuhal laziina aamanuu laa taquuluu raa'inaa wa quuluun dzhurnaa wasma'uu wakil kaafiriina 'azaabun aliim).

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad) : "Raa 'ina" tetapi katakanlah: "Undzhurna", dan "dengarlah". Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang pedih." (a49).


87. QS 4 (AZ -Zukhruf) Ayat 79-80 :

(Am abramuu amran faimmaa mubrimuun).

"Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu-daya (jahat), maka sesungguhnya Kami menetapkan pula) (a50).

(Am yahsabuuna annaa laa tasma'u sirrahum wa najwaahum. Balas wa rusulunaa ladaihim yaktubuun).

"Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar) dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka."











_________________

(a49) "Raa 'ina berarti sudilah kiranya kamu memperhatikan kami. Di kala para sahabat menghadapkan kata ini kepada Rasulullah SAW, orang Yahudi pun memakai pula kata ini dengan digumam seakan-akan menyebut "Raa 'ina", padahal yang mereka katakan ialah "Ruu 'uunnah" yang berarti kebodohan yang sangat, sebagai ejekan kepada Rasulullah SAW. Itulah sebabnya Tuhan menyuruh supaya sahabat menukar perkataan "Raa 'ina" dengan "Undzhurna" yang juga sama artinya dengan "Raa 'ina."

(a50) Maksudnya : kaum musyrikin Mekah bukan saja benci kepada kebenaran, bahkan mereka juga telah merencanakan hendak membunuh Nabi Muhammad SAW. Tetapi rencana itu gagal karena Allah SWT juga mempunyai rencana untuk menyelamatkan Nabi. 

Rabu, 15 Januari 2020

Allah Bersemayam di Arasy (2)

Allah Bersemayam di Arasy (2)




"Inna rabbakumullaahul lazii khalaqas samaawaati wal ardha fii sittati ayyaamin tsummas tawa 'alal 'arsyi yudabbirul amr. Maa min syafii'i illaa min ba'di iznih. Zaalikumullaahu rabbukum fa'buduuh. Afala tazakkaruun."


(Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tiada seorang pun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada keizinan-Nya. (Zat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil plamaran?). (2)


"Wataral malaa-ikata haaffiina min haulil 'arsyi yusabbihuuna bihamdi rabbihim. Waqudhiya bainahum bil haqqi wa qiilal hamdulillaahi rabbil 'aalamiin."

(Dan kamu (Muhammad) akan makaikat-malaikat berlingkar di sekeliling 'Arsy ber tasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan : "Sega la puji bagi Allah, Tuhan semesta alam).(3)







_________

2. QS 10 (Yunus) Ayat 3.

Di lain ayat Allah SWT juga berfirman "(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lemba ran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulsnginya. Itulahq suatu janji yang patut Kami tepati, sesunghnya Kami lah yang akan melaksanakannya." (QS Al-Anbiyaa' (21) Ayat 104.

3. QS 39 (Az-Zumar) Ayat 75.

Masih tentang melingkari 'Arasy, di ayat 7-9 Surah 40 (Al-Mu'min) dikatakan .. "(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan) : 
"Ya Tuhan kami, Rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan Engkau serta peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyaka-nyala.
Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak--bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha P erkasa lagi Maha Bijaksana. 
Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar."
Sedangkan tentang malaikat bertasbih bisa dilihat dan dibaca pada ayat ...

1. 30 Surah Al-Baqarah (2).
2. 13 Surah Ar-Ra'd (13).
3. 19-20 dan 26- 27 Surah Al-Anbiyaa' (21).
4. 166 Surah Ash-Shaffaat (37).
5. 38 Surah 41 (Fushshilat).
6. 5 Surah 42 (Asy-Syuura).

Allah Bersemayam di Arasy (1)

Allah Bersemayam di Arasy (1)
Ditulis Aminuddin 





"Innarabbakumullaahul lazii khalaqasssmaawaati Wak ardha fii sittati ayyaami tsummas tawas 'alal arsy. Yughsyil lailan nahaara yathlubuhuu hatsiitsaa. Wasysyamsa wal qamara wan nujuuma musakhkharaatin biamrih. Alaa lahul khalqu wal amr. Tabaarakal laahu rabbul 'aalamiin."

(Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dua bersema yam di atas Arasy (a1). Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perin tah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan me merintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam). 


"Ud'uu rabbakum tadharru'aw wakhuf yah. Innahuu laa yuhibbul mu'tadiin."


(Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas). (a2)


"Walaa tufsiduu fil ardhi ba'da ishlaahi haa wad'uuhu khaufaw wathama'aa. Inna rahmatallaahi qariibum minal muhsinin."


(Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya Rahmat Allah sama dekat kepada orang-orang yang berbuat baik). (1)












________

1. QS Al-A'raaf (7) Ayat 54-56. 

(a1). Bersemayam di atas Arasy adalah salah satu sifat Allah yang wajib kita imani sesuai dengan kebesaran Allah dan kesucian-Nya.

(A2). Maksudnya ialah melampaui batas tentang yang diminta dan cara meminta. 

Catatan : Ikhwal penciptaan langit dan bumi ini juga terdapat pada :

- QS Al-Baqarah (2) Ayat 164.

- QS Ali Imran (3) Ayat 190-191.

- QS 41 (Fushshilat) Ayat 9-12.

- QS 40 (Al-Mu'min) Ayat 57.

- QS 79 (An-Naazi'aat) Ayat 27-33) :

"Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membinanya."

"Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya."

"Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang."

"Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya."

"Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya."

"Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh."

"(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu."