Senin, 30 September 2019

Kisah Fir'aun (13)

Kisah Fir'aun (13)





FIR'aun berkata : "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan."

Musa berkata : "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan yang nyata)?"

Fir'aun berkata : "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar."

Maka Musa melemparkan tong katnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.

Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.

Fir'aun berkata kepada para pem besar-pembesar yang berada di sekelilingnya: "Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"

Mereka menjawab : "Tundalah (uru san) dia dan saudaranya dan kirim kanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu."

Lalu dikumpulkanlah ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di haru yang ma'lum******************************, dan dikatakan kepada orang banyak : "Berkumpullah kamu sekalian. Semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang." *******************************































_______________________
****************************** Yaitu di waktu pagi di hari yang dirayakan.

******************************* Maksudnya mereka mengharapkan benar-benar ahli sihir itulah yang akan menang.


Minggu, 29 September 2019

Kisah Fir'aun (12)

Kisan Fir'aun (12)






FIR'AUN menjawab : "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal ber sama kami beberapa tahun dari umurmu. ****************************

Dan kami telah berbuat suatu per buatan yang telah kamu lakukan itu ***************************** dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna."

Berkata Musa : "Aku telah melaku kannya, sedang  aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.

Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemu dian Tuhanku memberikan kepa da ku ilmu serta Dia menjadikanku sa lah seorang di antara rasul-rasul.

Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil."

Fir'aun bertanya : "Siapa Tuhan semesta alam itu?"

Musa menjawab : "Tuhan Pencipta langit dan bumi serta apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhan mu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya."

Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya : "Apakah kamu tidak mendengarkan?"

Musa berkata (pula) : "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang ka mu yang dahulu".

Fir'aun berkata : " Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila."

Musa berkata : "Tuhan yang mengu asai timur dan barat serta apa yang ada di antara keduanya : (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal."

































___________________________
**************************** Nabi Musa as tinggal bersams Fir'aun kurang lebih 18 tahun, sejak kecil.

***************************** Perbuatan Nabi Mus as membunuh orang Qibti. (Keterangan lebih lanjut bisa dilihat pada Surat Al-Qashs hash ayat 15).

Sabtu, 28 September 2019

Kisah Fir'aun (11)

Kisah Fir'aun (11)






KEPADA Fir'aun dan pembesar-pem besar kaumnya, maka mereka ini ta kabur dan mereka adalah orang-ora ng yang sombong.

Dan mereka berkata : "Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang meng hambakan diri kepada kita?"

Maka (tetaplah) mereka mendus takan keduanya, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan. (5)

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya) : "Datangilah kaum yang zalim itu, (yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"

Berkata Musa : "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku. Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun. **************************

Dan aku berdosa terhadap mereka ***************************, maka aku takut mereka akan membu nuhku."

Allah berfirman : "Janganlah takut (mereka tidak akan dapat membu nuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesung guhnya Kami bersamamu mende ngarkan (apa-apa yang mereka katakan).

Maka datanglah kamu berdua kepa da Fir'aun dan katakanlah olehmu: " Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam, lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami."




















_______
(5) QS Al-Mu'minuun 46-48

************************** Maksudnya agar Harun diangkat menjadi rasul untuk membantunya.

*************************** Musa mengatakan dia berdosa terhadap orang-orang Mesir adalah menurut anggapan orang-orang Mesir itu, karena sebenarnya Musa tidak ber dosa sebab dia membunuh orang Mesir itu tidak dengan sengaja (li hat Surat Al-Qashash ayat 15).

Kamis, 26 September 2019

Kisah Fir'aun (10)

Kisah Fir'aun (10)








SESUNGGUHNYA kami telah beri man kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah kamu pak sakan kepada kami melakukannya. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)."

Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka baginya neraka Ja hannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.************************

Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beram al saleh, maka mereka itulah orang -orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia).

(Yaitu) syurga 'Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang-orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan).

Dan sesungguhnya telah Kami wah yukan kepada Musa : "Pergilah ka mu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu *************************, kamu tak usah kuatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)."

Maka Fir'aun dengan bala tentara nya mengejar mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang menengge lamkan mereka.

Dan Fir'aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi petunjuk. (4)
































_______________
************************ 'Tidak mati' berarti dia selalu merasakan azab dan 'tidak hidup' ialah hidup yang dapat dipergunakannya untuk bertobat.

************************* "Membuat jalan yang kering di dalam laut itu" ialah dengan memukul laut itu de ngan tongkat. Lihat ayat 63 Surat (26) Asy-Syu'araa'.

(4). QS Thaahaa 24, 42-79)

Kisah Fir'aun (9)

Kisah Fir'aun (9)









BERKATA Musa kepada mereka : "Celakalah kamu, janganlah kamu mengadakan kedustaan terhadap Allah, maka Dia membinasakan kamu dengan siksa." Dan sesung guhnya telah merugi orang yang mengada-adakan kedustaan

Maka mereka berbantah-bantahan tentang urusan mereka di antara mereka, dan mereka merahasiakan percakapan (mereka).

Mereka berkata : "Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kamu dari negeri kamu dengan sihirnya dan hendak melenyapkan kedudukan kamu yang utama.**********************

Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris, dan sesungguhnya beruntunglah orang yang menang pada hari ini.***********************

(Setelah mereka berkumpul) mere ka berkata : " Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamikah yang mula-mula melemparkan?"

Berkata Musa : "Silahkan kamu se kalian melemparkan." Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat lantaran sihir mereka.

Maka Musa merasa takut dalam hatinya.

Kami berkata : "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang).

Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya apa yang mereka pe rbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan me nang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang."

Lalu tukang-tukang sihir itu tersu ngkur dengan bersujud seraya ber kata : "Kami telah percaya mepada Tuhan Harun dan Musa."

Berkata Fir'aun : "Apakah kamu te lah beriman kepadanya  (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalag pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya."

Mereka berkata : "Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti yang nyata (mukjizat) yang telah datang kepada kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja.





























_______________________
********************** Maksudnya : kedatangan Musa as dan Harun as ke Mesir itu ialah hendak menggan tikan kamu sebagai pengusaha di Mesir. Sebagian ahli tafsir mengar tikan " thariqah" di sini dengan "keyakinan (agama)."

*********************** Hari berlangsungnya pertandingan.













Rabu, 25 September 2019

Kisah Fir'aun (8)

Kisah Fir'aun (8)










BERKATA Fir'aun : "Maka bagaima nakah keadaan umat-umat yang dahulu?"

Musa menjawab : "Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab *******************, Tuhan kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa; Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.

Makanlah dan gembalakanlah bina tang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.

Dan bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan menge luarkan kamu pada kali yang lain.

Dan sesungguhnya Kami telah perlihatkan kepadanya (Fir'aun) tanda-tanda kekuasaan Kami semuanya ******************** , maka ia mendustakan dan enggan (menerima kebenaran).

Berkata Fir'aun : " Adakah kamu datang kepada kami untuk mengu sir kami dari negeri kami (ini) dengan sihirmu, hai Musa?

Dan kamipun pasti akan mendatangkan (pula) kepadamu sihir semacam itu. Maka buatlah suatu waktu untuk pertemuan antara kami dan kamu, yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak (pula) kamu, di suatu tempat yang pertengahan (letaknya)."

Berkata Musa : "Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kamu itu ialah di hari raya dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalahan naik."

Maka Fir'aun meninggalkan (tempat itu), lalu mengatur tipu dayanya, kemudian dia datang.*********************






































_______________________
******************* Maksudnya adalah Lauh Mahfuzh.

******************** Yang dimaksud dengan 'tanda-tanda' disini ialah tanda-tanda kenabian Musa (lihat Surat (17) Al-A'raaf). Pa da pertemuan antara Nabi Musa as dengan Fir'aun ini, yang diperlihat kan baru dua yaitu tongkat Nabi Musa as menjadi ular dan tangannya menjadi putih cemerlang.

********************* Setelah Fir'aun mengatur tipu datanya dan waktu-waktu pertemuan telah da tang yaitu hari raya, maka Fir'aun bersama para pengikutnya datang lah ke tempat yang ditentukan itu.

Selasa, 24 September 2019

Kisah Fir'aun (7)

Kisah Fir'aun (7)








PERGILAH kepada Fir'aun : "Sesungguhnya ia telah melampaui batas." Berkata Musa : "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku." *************


... " Pergilah kamu beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku.

Pergilah kamu berdua  kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampau batas.

Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut. Mudah-mudahan ia ingat dan takut."

Berkatalah mereka berdua: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami kuatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas."

Allah berfirman : "Janganlah kamu berdua kuatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua. Aku mende ngar dan melihat."

Maka datanglah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dan katakanlah : "Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah kamu menyiksa mereka.************** "Sesungguhnya kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhan mu. Dan keselamatan itu dilimpah kan kepada orang yang mengikuti petunjuk.

Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yanh mendustakan *************** dan berpaling." ****************

Berkata Fir'aun : "Maka siapakah Tuhanmu berdua, hai Musa?"*****************

Musa berkata : " Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan ke pada tiap-tiap sesuatu bentuk keja diannya, kemudian memberinya petunjuk. ******************






















____________________
************* Nabi Musa as memohon kepada Allah SWT agar dadanya dilapangkan untuk menghadap Fir'aun yang terkenal sebagai seorang raja yang kejam.

************** Bani Israil ketika mereka berada di Mesir, di bawah perbudakan Fir'aun. Mereka dipeker jakan untuk mendirikan bangunan-bangunan yang besar dan kota-kota dengan kerja paksa. Maka Nabi Mu sa as meminta kepada Fir'aun agar mereka dibebaskan.

*************** Yakni mendustakan ajaran-ajaran dan petunjuk-petunjuk yang dibawa oleh rasul.

**************** Tidak memperduli kan ajaran dan petunjuk-petunjuk ra sul.

***************** Setelah Nabi Musa as dan Nabi Harun as mendapat petunjuk dari Allah SWT, pergilah mereka kepada Fir'aun dan terjadilah soal jawab seperti yang tertera dalam ayat (49 dan seterusnya) ...

****************** Memberikan akal, instink (naluri) dan kodrat alamiah untuk kelanjutan hidupnya masing-masing.


Senin, 23 September 2019

Kisah Fir'aun (6)

Kisah Fir'aun (6)



DAN Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai (nya).

Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Fir'ayn dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir'aun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas.

Berkata Musa: "Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri."

Lalu mereka berkata : "Kepada Allah lah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah  bagi kaum yang zalim, dan selamat kankah kami dengan rahmat Eng kau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir."

Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya : "Ambillah olehmu berdua beberapa buah rumah di Me sir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat bersembahyang dan dirikanlah olehmu sembahyang serta gembi rakanlah orang-orang yang beriman."

Musa berkata : "Ya Tuhan kami, se sungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir'aun dan pemuka-pemu ka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia. Ya Tuhan kami, akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakan lah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak berumah hingga mereka melihat siksaan yang pedih."

Allah berfirman : "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan janganlah sekali-kali kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui."

Dan Kami memungkinkan Bani Is rail melintasi laut, lalu mereja diiku ti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia : "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)."

Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.

Maka pada hari ini Kami selamat kan badanmu *********** supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudah mu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tan da kekuasaan Kami. (3)


































_________________
************ Yang dimaksud Allah adalah tubuh kasarnya, menurut se jarah, setelah Fir'aun tenggelam mayatnya terdampar di pantai, diketemukan oleh orang-orang Mesir, lalu dibalsem sehingga utuh sampai sekarang, dan bisa disak sikan di Musem Mesir.

(3). QS Yunus 75-92.

Kisah Fir'aun (5)

Kisah Fir'aun (5)



KEMUDIAN sesudah rasul-rasul itu, Kami utus Musa dan Harun kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaum nya, dengan (membawa) tanda-tanda (mukjizat-mukjizat) Kami, maka mereka menyombongkan diri dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.

Dan tatkala telah datang kepada mereka kebenaran *********  dari sisi Kami, mereka berkata : "Se sungguhnya ini adalah sihir yang nyata."

Musa berkata : "Apakah kamu me ngatakan terhadap kebenaran waktu ia datang kepadamu, sihirkah ini?" padahal ahli-ahli sihir itu tidaklah mendapat kemenangan."

Mereka berkata : "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya **********, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? *********** kami tidak akan mempercayai kamu berdua."

Fir'aun berkata (kepada kaumnya) : "Datangkanlah kepadaku semua ahli-ahli sihir yang pandai."

Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka : "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan."

Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata : "Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya." Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan.




















___________
********* Tanda-tanda kekuasaan Allah SWT.

********** Maksudnya : menyembah berhala

*********** Negeri Mesir














Minggu, 22 September 2019

Kisah Fir'aun (4)

Kisah Fir'aun (4)




DAN sesungguhnya Kami telah me nghukum (Fir'aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran.

Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata : "Ini adalah karena  (usaha)  kami." Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Mereka berkata : "Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami  untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu."

Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah ******* sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.

Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) mereka pun berkata : "Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu ******** . Sesungguh nya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dari pada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu."

Maka setelah kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, ti ba,-tiba mereka mengingkarinya.

Kemudian Kami menghukum mere ka, maka Kami tenggelamkan mere ka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu. (2)























________
******* Air minum mereka berobah menjadi darah.

******** Karena Musa as sudah dianugerahi kenabian oleh Allah, sebab itu mereka meminta dengan perantaraan kenabian itu agar Musa as memohon kepada Allah SWT.

(2). QS Al-A'raaf 103-136).

Kisah Fir'aun (3)

Kisah Fir'aun (3)


AHLI-ahli sihir itu menjawab : "Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali."

Dan kamu tidak membalas dendam dengan menyiksa kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami." (Mereka berdoa) : "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)."

Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir'aun (kepada Fir'aun) : "Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkan kamu serta tuhan-tuhanmu?" Fir'aun menjawab : "Akan kita bunuh anak laki-laki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka; dan sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas mereka."

Musa berkata kepada kaumnya : "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."

Kaum Musa berkata : "Kami telah ditindas (oleh Fir'aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang ***** Musa menjawab : " Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi (Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu ******.
























_______
***** Mereka mengeluh kepada Musa as bahwa nasib mereka sama saja, baik sebelum kedatangan Musa untuk menyeru mereka kepada Allah dan melepas kan mereka dari perbudakan Fir'aun maupun sesudahnya. Ini  menunjukkan kekerdilan dan kelemahan daya juang pada mereka.

****** Allah akan membalas perbuatanmu, yang baik dibalas dengan baik dan yang buruk dibalas dengan yanh buruk.

Jumat, 20 September 2019

Kisah Fir'aun (2)

Kisah Fir'aun (2)





FIR'AUN menjawab : "Jika benar kamu membawa suatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar."

Maka Musa menjatuhkan tongkatnya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.

Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya (kelihatan)
oleh orang-orang yang melihatnya.

Pemuka-pemuka kaum Fir'aun berkata : "Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai, yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu." (Fir'aun) ber kata : "Maka apakah yang kamu anjurkan?"

Pemuka-pemuka itu menjawab : "Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir), supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai."

Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir'aun mengatakan : "(Apakah) sesungguhnya kami akab mendapat upah, jika kamilah yang menang?"

Fir'aun menjawab : "Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat (kepadaku)."

Ahli-ahli sihir berkata : "Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?"

Musa menjawab : "Lemparkanlah (lebih dahulu)!" Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (menakjubkan)."

Dan Kami wahyukan kepada Musa : "Lemparkanlah tongkatmu!" Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.

Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.

Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.

Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud ***.

Mereka berkata :"Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, "(Yaitu) Tuhan Musa dan Harun."

Fir'aun berkata : "Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya (perbuatan) ini adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu) ini;

Demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik ****, kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya."









































________
*** Mereka terus bersujud kepada Allah karena meyakini kebenaran  seruan Nabi Musa as dan bukan sebagai ia ahli sihir yang mereka duga semula.

**** Maksudnya tangan kanan dan kaki kiri atau sebaliknya.

Kamis, 19 September 2019

Kisah Fir'aun (1)

Kisah Fir'aun (1)
Ditulis Wak Amin








DAN (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu.

Dan (ingatlah) ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamat kan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan. * (1)

Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu dengan membawa ayat-ayat Kami kepada Fir'aun ** dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari ayat-ayat itu. Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang membuat kerusakan.

Dan Musa berkata : "Hai Fir'aun, sesungguhnya aku ini adalah seo rang utusan dari Tuhan semesta alam.

Wajib atasku tidak mengatakab sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku."





















__________
(*) Ketika Nabi Musa as membawa Bani Israil ke luar dari negeri Mesir menuju Palestina dan dikejar oleh Fir'aun, mereka harus melewati Laut Merah sebelah utara. Maka Tuhan memerintahkan kepada Musa memukul laut itu dengan tongkatnya.
Perintah itu dilaksanakan oleh Musa hingga belahlah laut itu dan terbentanglah jalan raya di tengah-tengahnya dan Musa melalui jalan itu sampai selamatlah ia dan kaumnya ke seberang.
Sedangkan Fir'aun beserta para pengikutnya melalui jalan itu pula, tetapi di saat mereka berada di tengah-tengah laut, kembalilah laut itu seperti semula, lalu tenggelamlah mereka.

(1). QS Al-Baqarah 49-50.

(**) Fir'aun adalah gelaran raja-raja  Mesir purbakala. Menurut sejarah, Fir'aun di masa Nabi Musa as ialah Menephthah (1232 - 1224 SM), an ak dari Ramses.

Rabu, 18 September 2019

Al-Hijr, Lafadz Samaa-i wal Ardh (3-tamat)

Al-Hijr, Lafadz Samaa-i wal Ardh (3-tamat)
Oleh Wak Amin





5. Ayat 39 - 40 :

"Qaala rabbi bimaa aghwaitanii laufzayyinanna lahum fil ardhi wala ughwiyannahum ajma'iin. Illaa 'ibaa daka minhumul mukhlashiin."

(Iblis berkata : "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menye satkan mereka semuanya kecuali hamba-hamba Engkau telah yang mukhlis (6) di antara mereka).

6. Ayat 85 :

" Wamaa khalanaas samaawaati wal ardha wamaa bainahumaa illaa bil haq. Wainnas saa'ata la aa tiyatun fashfahish shafhal jamiil."

(Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di an tara keduanya melainkan dengan benar (7). Dan sesungguhnya saat (kia mat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik).























_______
(6) Mukhlis adalah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk menaati segala petunjuk  dan perintah Allah SWT.

(7). Di lain surat dan ayat Allah SWT berfirman :

(a). "(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lem baran-lembaran kertas. Sebagai mana Kami telah memulai pencip taan pertama begitulah Kami
akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati: sesung guhnya Kamilah yang akan melak sanakannya." (QS Al-Anbiyaa' 104).

(b). "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin serta awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda  (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." (QS Al-Baqarah 164).

(c). "Sesungguhnya dalam pencip taan langit dan bumi, dan silih ber gantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang bera kal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) : " Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini de ngan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka .." (QS Ali Imran 190-191).

Selasa, 17 September 2019

Bola Pingpong (25-tamat)

Bola Pingpong (25-tamat)
Oleh Wak Amin






"BENAR juga."

Hua ha ha ...

"Kalian bertiga memang hebat. Tak sangka aku," puji Mark sambil mi num air mineral botolan.

"Jadi kita tangkap dulu harimaunya Bos?" Tanya Alvin sekadar untuk memastikan, duluan 'nyiduk' hari mau atau Maria dan Mr Ford nya.

"Ya harimau lah."

Hua ha ha ha ...

"Kita go on Bos."

"Ya dong. Go on to harimau."

Ha ha ha ...

Supaya tak ketahuan harimau, Alvin memperlambat laju mobil. Sambil melihat ke sekitar hutan. Mencari lokasi persembunyian si raja hutan itu.

Tepat di dekat pohon besar, mobil berhenti.

"Tunggu ya. Aku mau pipis dulu," kata Tomas. Sudah kebelet, ken cing dimana saja. Tak peduli di bawah pohon besar.

Dari arah belakang, puluhan hari mau keluar dari persembunyian mereka.

Mendekat ke mobil yang sudah si ap melaju.

Alvin dan Tomas menoleh ...

"Bos tengok!" Kata keduanya amat ketakutan.

Mark menoleh ...

"Lompaaaat ... Lariiii!"

Tak sempat lagi. Harimau-harimau itu sudah menghadang Mark cs da ri arah belakang, samping kiri dan kanan serta depan.


Al-Hijir, Lafadz Samaa-i wal ardh (2)

Al-Hijir, Lafadz Samaa-i wal ardh (2)
Oleh Wak Amin



2. Ayat 16 :

"Wa laqad ja'alnaa fis samaa-i buruujaaw wa dzayyannahaa linnaadzhiriin."

(Dan sesungguhya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (2) (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang yang memandang (nya).


3. Ayat 19 :

"Wal ardha madadnaahaa wa alqainaa fiihaa rawaasiya wa anbatnaa fiihaa min kulli syai-im maudzuun."

(Dan Kami telah menghamparkan bumi (3) dan menjadikan padanya gunung-gunung (4) dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran).


4. Ayat 22 :

"Wa arsalnar riyaaha lawaaqiha fa anfzalnaa minas samaa-i maa-an faasqainaakumuuh. Wamaa antum lahuu bikhaadziniin."

(Dan Kami telah meniupkan angin (5) untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami.beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya).




































______
(2) Langit dihiasi dengan bintang. Keterangan tentang ini dapat dilihat pada 25 (61), 37 (7) 67 (5).
(3) Bumi sebagai hamparan dapat kita baca dalam 2 (22), 15 (19), 20 (53), 51 (48), 71 (19), 78 (6), 79 (30) dan 88 (20).
(4). Gunung bergerak cepat. Dua ayat di surat yang berbeda ini keterangannya :
(a).  " Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS 27 (88)
(b). " Dan gunung benar-benar berjalan." (QS 52 (10).
(5). Fungsi angin antara lain (2 (164), 7 (57), 15 (22), 25 (48), 27 (63), 30 (46, 48-49, 51), 35 (9), 45 (1) dan 51 (1).

Senin, 16 September 2019

Bola Pingpong (24)

Bola Pingpong (24)
Oleh Wak Amin



 "CEPAT .. Cepat Mister."

Druuup ..

Mobil berhenti ...

"Tak usah Mister. Biar aku masuk sendiri," kata Maria.

Dia dekatkan tongkat ke pintu mo bil yang dibuka Mr Ford, lalu men dorong tubuhnya masuk ke mobil yang melaju cepat menuju jalan setapak.

Dooor ...

Doooor ..

"Pintasi saja," kata Mark. Mobil be lok kanan. Jalan menanjak.

Mr Ford kehilangan jejak. Tapi dia terus memacu mobilnya secepat mungkin dan nyaris kebalik setelah sempat menyenggol batu besar dekat pepohonan.

"Itu mereka Mister!"

Dari atas mobil yang melaju cepat di tanah yang tinggi menyerupai te bing tampak Mark dan anak buah nya serempak membidikkan  senja ta mereka ke arah mobil Mr Ford.

Dooor ...

Dooor ...

Berondongan peluru menyisakan lubang di mobil Mr Ford. Kaca spi on pecah.

Nyaris terbalik. Padahal Maria su dah bersiap melompat ke luar mo bil.

"Pegang yang kuat Non Maria."

"Siap Mister."

Belok kiri. Mr Ford melintasi bukan jalan setapak. Tapi jalan bersemak sehingga sempat mengacaukan konsentrasi Mark cs.

"Kemana taun itu ya."

Tak terlihat mobil Mr Ford menyu suri jalan setapak. Mark marah. Dia luapkan kemarahannya ke kaca mo bil.

Tarrrr chraaash ...

Pecah kaca depan sebelah kanan. Mobil berhenti ...

"Kenapa berhenti bodoh. Ayo jalan."

"Jalan kemana Bos?" Alvin kuatir ini jebakan dari Mr Ford.

"Jebakan, jebakan. Cepat kejar sana!" Perintah Mark.

Sepakat mobil belok kiri. Menyusuri jalan menurun. Melewati jalan bese mak.

"Ke kanan Vin," ucap Tomas. Tak ada jalan selain semak belukar.

Aaaaum ...

Haaa ...

"Harimau." Teriak Steven. Bukan ketakutan. Tapi senang bukan main.

Kalau dijual itu kulit harimau bera pa duit coba?

"Booos." Rayu Tomas.

"Apa? Cepat kejar sana!"

"Harimau dulu Bos. Baru si Maria nya." Usul Steven.

"Iya Bos. Harimau dapat, si Maria nya juga dapat. Harimau buat kami, Mari ambillah oleh Bos."

Praaaak ...

Mark tinju pintu mobil. Tidak pe cah. Tapi terbuka lebar ...

Tomas dan dua rekannya diam ber debar. Soalnya, kalau Mark marah matanya nyembul keluar.

Syukur tidak ...

Dia malah ...

Hua ha ha ha ...







Al-Hijr, Lafadz Samaa-i wal Ardh (1)

Al-Hijr, Lafadz Samaa-i wal Ardh (1)
Oleh Wak Amin



QS Al-Hijr (1):


1. Ayat 14 :

" Walau fatahnaa 'alaihim baaban (m) minas samaa-i fadzhalluu fiihi ya'rujuun."

(Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya)


























________
(1) Surat ini terdiri dari 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.
Al-Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu terkait na sib penduduknya, yaitu kaum Tsa mud  diceritakan pada ayat 80-84, dimusnahkan Allah SWT karena mendustakan Nabi Shaleh as, dan berpaling dari ayat-ayat Allah.
Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah SWT seperti kaum Luth as, dan kaum Syu'aib as.  Dari kesemua kisah itu dapat diam bil pelajaran bahwa orang-orang ya ng menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

Intisari surat Al-Hijr :

(a). Keimanan :
Kepastian nasib suatu bangsa ha nya di tangan Allah SWT; Dia menja min kemurnian Al-Quran sepanjang masa; setan tidak dapat menaiki alam malakut, karena ada yang me njaganya, dan alam malakut (la ngit) senantiasa dijaga dari setan; Kadar rezeki yang diberikan kepada manusia sesuai dengan hikmah kebijaksanaan Allah; Allah memelihara hambanya yang telah mendapat taufiq dari godaan setan; Allah selain bersifat pengampun dan penyayang juga mengazab orang-orang yang ingkar; manusia dihimpun pada hari kiamat.

(b). Hukum-hukum :
Larangan melakujan homoseksual; kewajiban melakukan ibadah sela ma hidup; larangan mengingini har ta orang kafir; perintah kepada Nabi Muhammad SAW agar melakukan dakwah agama secara terang-terangan;dan larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

(c). Kisah-kisah :
Nabi Ibrahim as dengan kaumnya; Nabi Luth as dengan kaumnya; kaum Syu'aib dan kaum Shaleh as (Tsamud).

(d). Dan lain-lain :
Kejadian-kejadian dalam alam ini menunjukkan kebesaran Allah; keja dian alam dan isinya mengandung hikmah; angin mengawinkan tepu ng sari bunga-bungaan; asal keja dian Adam as.

Minggu, 15 September 2019

Bola Pingpong (23)

Bola Pingpong (23)
Oleh Wak Amin




DI sebuah rumah dekat perbukitan pinggiran kota, Mr Ford dengan se tia menemani Maria. Mengitari ja lan setapak sekitar bukit.

"Pelan dan sabar," ucap Mr Ford. Maria pagi hari ini sedang melatih kedua kakinya.

Dibanding hari sebelumnya yang su lit digerakkan, walau masih meng gunakan tongkat, kini sudah bisa berjalan.

"Terima kasih Mister," kata Maria. Agak berat dia berucap karena se belum ini sikapnya pada Mr Ford sangat menyebalkan.

"Kita istirahat sebentar di sana Nona Maria. Mau kan?"

"Tak usah Mister. Banyak nyamuk disana. Mending kita pulang aja ke rumah Mister."

"Oke."

Lima kaki melangkah ..

Mark dan kawan-kawan berhasil menemukan persembunyian Mr Ford dan Maria.

Untungnya, mereka tidak menemu kan mobil Mr Ford, yang disembu nyikan di belakang rumah kayu ya ng mereka diami berdua sejak kemarin malam.

"Kamu tunggu disini saja Nona. Aku ambil mobil dulu. Setelah itu aku jemput lagi."

"Mister!"

Mr Ford menoleh ke kanan.

"Hati-hati Mister."

"Baik Non."

Mark cs semakin dekat. Mr Ford de ngan cepat merapikan semak dan rerumputan yang menutupi mobil yang biasa dia pakai kemana per gi.

"Itu dia Bos!"

Alvin melihat Mr Ford masuk ke da lam mobilnya.

Mobil pun melaju ...

"Cepat kejar!" Perintah Mark sambil melepaskan beberapa kali temba kan ke Mr Ford dan mobilnya.




Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (14-tamat)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (14-tamat)
Oleh Wak Amin








41. Ayat 77 :

"Fashbir inna wa'dallaahi h-aq. Faimmaa nuriyannaka ba'dhalladzii na'iduhum au natawaffayannaka failainaa yurja'uun."

(Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan).




42. Ayat 78 :

" ...... Wamaa kaana lirasuulin ayya'tiya bi aayatin illaa bi idznillaah. Faidzaa jaa-a amrullaahi qudhiya bil haqqi wa khasira hunaa likal mubthiluun."

(... Tidak dapat bagi seorang rasul membawa mukjizat melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil).


43. Ayat 79 :

"Allaahulladzii ja'ala lakumul an'aama litarkabuu minhaa wa minhaa ta'kuluun."

(Allah-lah yang menjadikan bina tang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan).



44. Ayat 81 :

"Wayuriikum aayaatihi faayya aayaatillaahi tunkiruun."


(Dan Dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya); maka tanda-tanda (kekua saan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?).



45. Ayat 84 :

".... Qaaluu aamannaa billaahi wahdahuu wakafarnaa bimaa kunnaa bihii musyrikuun."

( ..."Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami mempersekutukan (nya) dengan Allah").


46. Ayat 85 :

".... Sunnatallaahil latii qad khalat fii 'ibaadihii. Wakhasira hunaa likal kaafiruun."


(... Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir).********************
































____________________
********************
Peringatan agar kita mempelajari umat yang pernah dibinasakan oleh Allah SWT.
Dia telah berfirman dan firman-Nya dapat kita baca dalam QS :
- 6 (6)
- 7 (3)
- 10 (13)
- 17 (17)
- 18 (59)
- 19 (74, 98)
-  20 (128)
-  22 (45)
-  36 (31)
-  38 (3)
-  44 (37)
-  46 (18, 27)
-  4 (13)
-  50 (12, 14, 36)
-  53 (50, 54)
-  54 (51)
-  77 (16, 18)









Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (13)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (13)
Oleh Wak Amin



38. Ayat 66 :

" Qul innii nuhiitu an a'budal ladziina tad'uuna min duunillaahi lammaa jaa-a niyal bayyinaatu mir Rab wa umirtu an uslima lirabbil 'aalamiin."

(Katakanlah (ya Muhammad) : "Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku, dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam).



39. Ayat 69 :

"Alam tara ilal ladziina yujaadiluuna fii aayaatil laahi annaa yushrafuun."

(Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?).


40. Ayat 74 :

"Min duunillaahi qaaluu dhalluu  'annaa bal lam nakun nad'uu min qablu syai-an. Kadzaalika yudhillullaahul kaafiriin."

(Yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu." Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir).*******************









































___________________
*******************
Mereka yang disesatkan Allah tidak akan mendapat hidayah. Hal ini ter tera dalam QS 7 (186), 13 (33), 16 (37), 17 (97), 18 (17), 30 (29), 39 (23, 36), 40 (33), 42 (44, 46), 45 (23).

Sabtu, 14 September 2019

Bola Pingpong (22)

Bola Pingpong (22)
Oleh Wak Amin




BEBERAPA saat berada di dalam air, si hiu nongol. Lalu mendekat ke kapal motor.

Ujang meludah ...

Dia terkejut, lalu berteriak ...

"Hiu ... Hiu Bos." Bos Rahmat dan Syukur yang asyik ngobrol bergeg as ambil senjata yang ditaruh da lam tas rangsel.

Bersiap menembak ...

Hiu kian mendekat ...

"Pak Taslim. Cepat naik," kata Uja ng sambil memukul-mukul buritan kapal agar didengar Pak Taslim.

Buaaar ...

Pak Taslim nongol dari dalam air. Dia katakan mesin tidak rusak. Ha nya keganjal sampah laut.

"Sekarang sudah oke."

"Bukan itu. Ada hiu. Cepat naik. Cepatlah Pak."

Dooor ...

Dooor ...

Tembakan Rahmat dan Syukur membuat hiu menyelam dan tidak tam pak di permukaan air.

"Pak Taslim. Pegang tangan saya," kata  Ujang.

Tadinya sudah berada di atas ka p al, tapi karena oleng tiba-tiba saat Rahmat dan Syukur seolah berlom ba menembak si hiu, jatuh lagi ke dalam air.

"Alhamdulillah," ucap Pak Taslim ke mudian.

Air lautab berubah tenang beberapa saat setelah si hiu menghilang dari penglihatan.

Namun setelah itu ...

Nongol tepat di bawah kapal mo tor. Terpental ke atas. Bagian te ngah berlobang ..

Kraaaak ...

Tampak serpihan kapal motor jatuh ke air. Berserakan dibawa air pasa ng

Sedangkan Bos Rahmat, Ujang, Syu kur dan Pak Taslim secara bersa maan jatuh ke dalam air.

Gejeduuuum ...

Buaaaar ..

Hiu mendekat saat keempatnya no ngol ke permukaan air ...

Ahaaa ...

Jadi santapan si hiu dan beberapa ikan monster yang datang kemu dian secara berombongan.

                        *****

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (12)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (12)
Oleh Wak Amin




35. Ayat  63 :

"Kadzaalika yu-fakul ladziina kaanuu biaayaatillaahi yajhaduun."

(Seperti demikianlah dipalingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah).



36. Ayat 64 :

"Allaahul ladzii ja'ala lakumul ardha qaraaraw wassamaa-a binaa-aw washawwarakum fa ahsana shuwarakum wa razhaqakum minath thayyibaati dzaalikumullaahu rabbukum. Fatabaarakallaahu rabbul 'aalamiin."

(Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezeki dengan sebagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam).



37. Ayat 65 :

"Huwal hayyu laa ilaaha illa huwa fad 'uuhu mukhlishiina lahud diin. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin."

(Dia-lah Yang hidup kekal, tiada Tuhan melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam).******************
























__________________
******************
Allah SWT Maha Hidup (kekal). Ju ga ada pada surat-surat berikut ini:

- Al-Baqarah (ayat kursi) 255 :

"Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur ...."

+ Ali Imran 2 :

"Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi senantia sa berdiri sendiri. (+++)

(+++) Tidak memerlukan yang lain tetapi diperlukan oleh lain-Nya.


- Thaaha 111 :

" Dan tunduklah semua muka (de ngan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesu ngguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman."


+ Al-Furqaan 58 :

"Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup (kekal) Yang tidak mati dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya."

Zat Allah SWT itu Maha Kekal. Bi sa kita simak dalam Surat Ar-Rah man ayat 27 :

"Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan."



Jumat, 13 September 2019

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (11)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (11)
Oleh Wak Amin



31. Ayat 56 :

" Innalladziina yujaadiluuna fii aaayaatillaahi bighairi sulthaanin ataahum. In fii shuduurihim illa kibrum maahum bibaa lighiih. Fasta'idz billaahi innahuu huwas samii'ul bashiiir."

(Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka *************** tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat).


32. Ayat 60 :

"Wa qaala rabbakumud 'uunii astajib lakum. Innnal ladziina yastakbiruuna 'an 'ibaadatii sayad khuluuna jahannama daakhiriin."

(Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku **************** akan masuk neraka jahannam dalam keadaan terhina dina").


33. Ayat 61 :

"Allaahul ladzii ja'ala lakumul laila litaskunuu fiihi wan nahaara mubshira. Innal laaha ladzuu fadlin 'alan naasi walaakinna aktsaran naasi laa yasykuruun."

(Allah lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristira hat padanya; dan menjadikan siang terasa benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur). *****************)



34. Ayat 62 :

"Dzaalikumul laahu rabbakum khaaliqun kulli syai-in laa ilaaha illaa huwa. Fa anna tu'fakuun."

(Yang demikisn itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?).








































_______________
***************
Sama seperti keterangan terdahu lu: mereka menolak ayat-ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.

****************
Makna dari menyembah-Ku disini ialah berdoa kepada-Ku.


*****************
Celaan terhadap mereka yang eng gan bersyukur (QS Yaasin 35 dan 73) :

"Supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusa hakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?"

"Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?"

Bola Pingpong (21)

Bola Pingpong (21)
Oleh Wak Amin








"BOOOS .. Cepat Bos!" Teriak Fadil dari atas kapal motor.

Bos Rahmat belum tahu ada hiu di belakanya. Setelah tahu, dia berte riak minta tolong ke anak buahnya.

Byuuuur ...

'Nyerucup', Fadil bermaksud meno long bosnya. Bisa memang. Tapi, ketika mau naik kapal motor, kare na paling belakang, naiknya, si hiu berhasil merobek-robek badannya.

"Fadiiil ...!" Ujang berteriak histeris. Dia tembak si hiu, secepat kilat per gi dan meninggalkan potongan tu buh Fadil yang dilahap si hiu.

"Ayo Pak Taslim. Kita tinggalkan tempat ini secepatnya," kata Bos Rahmat.

"Pulang Bos?" Tanya Ujang. Sudah kepalang basah, satu rekan tewas, pantang surut ke belakang.

Bos Rahmat membenarkan ..

"Kita kesini lagi nanti dengan mem bawa peralatan yang lebih canggih. Kalian berdua mau kan?"

"Mau Bos," jawab Syukur. Bimbang dan ragu. Mau atau tidak ikut Sang Bos nantinya.

"Kamu Jang?"

"Siap Bos."

"Pak Taslim masih mau kan mengantar kami?"

Ha ha ha ...

"Maulah Pak Rahmat, asalkan itu nya lebih besar," ucap Pak Taslim t sembari membelokkan kapal motor nya ke kanan.

Pulang ke tempat asal. Tempat di mana Pak Rahmat dan anak buah nya naik. Tempat bersandarnya ka pal motor.

Di tengah perjalanan pulang, mesin kapal motor mendadak mati. Biasa nya ada kerusakan.

"Sepertinya saya harus periksa ke dalam air," kata Pak Taslim.

Buka baju dan celana. Menyisakan celana pendek.

Siap-siap nyemplung ...

"Pak Taslim. Hati-hati ..."

"Siap Pak Rahmat. "

Byuuur ..




Bola Pingpong (20)

Bola Pingpong (20)
Oleh Wak Amin





TERJADI kejar mengejar di jalan ra ya. Hampir semua pengendara ken daraan roda dua dan empat dibuat terperangah menyaksikan manuver dan aksi brilian yang dipertonton kan Mr Ford dan Mark.

"Cek .. cek. Hebat betul Om itu ya Ma," kata seorang anak perempuan belasan tahun dari dalam mobil ya ng baru pulang dari belanja bersa ma ibunda tercinta.

Sang Bunda cuma tersenyum. Lalu meminta sopir pribadinya untuk me nutup rapat kaca mobil yang terbu ka separo tadinya.

Guaaar ...

Menabrak pembatas jalan, sepeda motor oleng dan Mark pun jatuh ter seret di aspal sejauh dua ratus me ter.

Bukannya perih menahan sakit. Dia juga  berhasil bangkit bersama se peda motornya. Mengejar Mr Ford yang sudah jauh meninggalkannya.

Tak heran jika kemudian dia kehila ngan jejak ...

Dia mengamuk ketika sampai di pe rtigaan. Turun dari sepeda motor. Dia tanyai pemilik warung dan ru mah makan di sekitar itu.

Semua menggelengkan kepala. Sa ma-sama mengaku tak melihat mo bil yang disopiri Mr Ford.

Karena marah, Mark coba menginte rogasi salah seorang pemilik waru ng kelontongan. Teman si pemilik warung tak terima.

Mereka berontak ...

Lalu rame-rame mengejar Mark ya ng lari tunggang langgang dan nga cir bersama sepeda motornya yang diparkir di pinggir jalan.

Kamis, 12 September 2019

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (10)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (10)
Oleh Wak Amin





28. Ayat 48 :

"Qaalal ladziinas takbaruu innaa kullun fiihaa innal laaha qad hakama bainal 'ibaad."


(Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab : "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antar hamba-hamba-Nya).


29. Ayat 49 :

"Wa qaalladziina finnaari likhazha nati jahannamad 'uu rabbakum yulhaffif 'annaa yaumam minal 'azaab."

(Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka jahanam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari)

30. Ayat 55 :

"Fashbir inna wa'dallaahi haqqun (wa) wastaghfir lizanbika wa sabbih bihamdi rabbika bil 'asyiyyi wal ibkaar."

(Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmi pada waktu petang dan pagi).**************



































______________
**************
Perintah bersabar juga bisa dilihat pada Surat Ali imran (200), 25 (4), 109 (10), 115 (11), 126-127 (16), 130, 132 (20), 17 (31), 17 (38), 55, 77 (40), 35 (46), 39 (50), 48 (52), 5 (70), 10 (73) dan 24 (76).

Sedangkan perintah bertasbih ada pada Surat Al-Furqaan (58), 30 (17), 33 (42), 40 (55), 50 (39, 40), 52 (48-49), 56 (74, 96), 69 (52), 76 (26) dan 110 (3).


Rabu, 11 September 2019

Bola Pingpong (19)

Bola Pingpong (19)
Oleh Wak Amin




"KEJAR sampai dapat. Peliteske palaknyo kalu ketangkap."

"Siap Bos Arpan."

Dooor ...

Dooor ...

Kena kaca mobil. Pecah tapi tidak berantakan.  Melompat masuk, Mr Ford nyalakan mesin. Mobil pun melaju amat cepat.

Nyaris nyerempet Mark.

"Kampret. Berani-beraninya taun itu."

Dooor ..

Dooor ...

Seorang pengemudi sepeda motor melintas. Mark menghentikannya secara paksa. Lalu dengan motor tipe besar itu dia kejar Mr Ford.

Mr Ford ngerem sejenak. Dia atret. Menyembunyikan mobilnya ke de kat dinding pembatas. Dia ingin me mastikan sejauhmana kengototan Mark mengejarnya.

Reeen ...

Reeen ...

Turun dari sepeda motornya, Mark yakin Mr Ford ada di sekitar dinding pembatas bangunan utama rumah sakit itu

Tak ada jalan keluar. Buntu. Jika m au keluar harus putar balik lagi ke depan.

"Tuan Ford," ucap Maria dengan suara lemah.

Sssst ...

Mr Ford meminta Maria tak berkata sepatah katapun karena saat bersa maan Mark mendekat ke dinding.

Saat menoleh ke kanan ...

Mr Ford memacu mobilnya, menye rempet Mark, jatuh tersungkur. Sece patnya bangkit dan ...

Doooor ...

Doooor ...


Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (9)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (9)
Oleh Wak Amin



25. Ayat 43 :

"Laa jarama annamaa tad'uunanii ilaihi laisa lahuu da'watun fid dunya wa laa fil aakhirati wa anna maraddanaa ilallaahi wa annal musrifiina hum ash haabunnaar."

(Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akherat. ************ Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan sesungguhnya orang-orang yang melampau batas, mereka itulah penghuni neraka).




26. Ayat 44 :

"Fasatadzkuruuna maa aquulu lakum. Wa ufawwidhu amrii ilallaahi innallaaha bashiirun bil 'ibaad."

(Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya).



27. Ayat 45 :

"Fawaqaahullaahu sayyiaati maa makaruu wahaaqa bi aali fir'auna suu-ul 'adzaab."

(Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Firaun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk). *************





























_____________
************ Maksudnya dapat menolong baik di dunia maupun di akherat.

************* Di ayat lain Allah SWT berfirman : "Watawakkal 'alallaahi wa kafaa billaahi wakiila." (Dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara) (QS Al-Ahzab3).

Allah sebagai Pemelihara bisa kita temukan di ayat :

- (Al-Hafidz) 57 (11), 21 (34), dan 6 (42).

+ (Al-Muhaimin) 23 (59)

- (Al-Wakil) 132 (4), 102 (6) dan 12 (11)

- Allah Maha Pemelihara segala sesuatu : 62 (39) dan 62 (40).

Selasa, 10 September 2019

Bola Pingpong (18)

Bola Pingpong (18)
Oleh Wak Amin






DOOR ...

Tepat kena ulu hati Robert. Tewas seketika. Rudolf dan Albert mele paskan tembakan ke arah sal te ngah.

Mr Ford koprol, masuk dalam sal. Lalu koprol keluar kamar sambil melepaskan dua tembakan berun tun.

Eeeeekh ...

Sama-sama mengenai kepala, Ru dolf dan Albert tewas dengan kepa la menghantam lantai.

Mark mulai panik. Di tengah kepani kannya, si perawat berhasil melep as kan diri dari cengkraman Mark yang nyaris membuatnya mati.

"Bos lapor Bos."

"Lapor apa?"

"Rudolf, Albert dan Albert tewas Bos," kata Mark.

"Kamu diam saja?"

"Enggaklah Bos."

"Kenapa nelepon saya?"

"Cuma lapor Bos. Tak lebih."

"Laporan diterima. Sekarang saya perintahkan kamu untuk secepat nya menemukan dan menangkap pelaku penembakan. Mengerti?"

"Mengerti Bos."

"Jangan lupa si Maria nya tau."

"Siap Bos."

Maria mulai sadar. Dari kursi roda dia melihat samar-samar Mr Ford. Hatinya kesal. Tapi apa daya. Jang ankan untuk mengajak duel Mr Fo rd, berdiri saja belum mampu.

Maria hanya bisa pasrah melihat se terunya, Mr Ford merapikan pakai an dan rambutnya yang kusut ma sai. Termasuk menyeka peluh di sekitar muka dan tangan.

Maria juga pasrah ketika Mr Ford dengan cepatnya mendorong Maria dengan kursi rodanya masuk lift, menuruni tangga di tengah rentetan tembakan yang dilepaskan Mark.

Matanya hanya bisa menatap sayu wajah Mr Ford yang tampak cemas. Entah cemas karena saya, kata Ma ria,  atau demi keselamatannya se mata.

Door ...

Dooor ...

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (8)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (8)
Oleh Wak Amin




22. Ayat 34 :

"Wa laqad jaa-akum yuusufu min qablu bil bayyinaat famaa ziltum fii syakkim mimmaa jaa-akum bih. Hattaa idzaa halaka qultum lay yab'atsallaahu min ba'dihii rasuula. Kadzaalika yudhillullaahu man huwa musrifum murtaab."

(Dan sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal dunia, kamu berkata : "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu).


23. Ayat 35 :

"Alladziina yujaadiluuna fii aayaatillaahi bighairi sulthaanin ataahum kubara maqtan 'indallaahi wa 'indal ladziina aamanuu. Kadzaalika yathba'ullaahu 'alaa kulli qalbi mutakabbirin jabbaar."


(Yaitu) orang yang memperdebat kan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka.********** Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-sewenang).***********

24. Ayat 42 :

"Tad'uunanii li-akfura billaahi wa usyrika bihii maa laisa lii bihii 'ilmun (wa) wa anaa ad'uukum ilal 'adziidzil ghaffaar."

(Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan memperse kutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun?)






























________
********** Mereka menolak ayat Allah tanpa alasan yang datang kepada mereka.

*********** Ikhwal hati yang terkun ci bisa dilihat pada surat lain:
- QS 2 (7)
- QS 4 (155)
- QS 7 (100)
- QS 9 (93)
- QS 10 (74)
- QS 16 (108)
- QS 30 (59)
- QS 40 (35)
- QS 42 (24)
- QS 45 (23-25)
- QS 47 (16)

Senin, 09 September 2019

Bola Pingpong (17)

Bola Pingpong (17)
Oleh Wak Amin




JELANG tengah malam ...

Anak buah Bos Arpan mulai berak si. Turun dari mobil boks, Mark dan kawan-kawan berhasil menyelinap masuk ke rumah sakit setelah ber hasil melumpuhkan petugas keama nan dengan tangan kosong.

Sesampainya di depan sal paling depan, Mark dan ketiga rekannya baru melepaskan tembakan. Tiga petugas berhasil dilumpuhkan.

Tewas di tempat ..

Termsuk juga para perawat, yang sempat berteriak minta tolong, ha rus jatuh tersungkur terkena timah panas

"Itu salnya Mark, bukan ini." Kata Robert, menunjuk ke kanan. Sebe lah kiri khusus lansia.

Praaak ...

Guarrr ...

Pintu ditendang. Tapi pasien yang bernama Maria sudah tidak ada la gi.

"Kita berpencar sekarang!" Perintah Mark. Marah besar karena merasa telah dipermainkan.

Setiap sal dimasuki, Maria yang di cari tetap tak ketemu juga. Meja, kursi dan fasilitan lain seperti tele pon dan pendingin ruangan dirusak dengan cara ditembak.

Mark berhasil memergoki seorang perawat yang bersembunyi di balik pintu sal paling ujung. Sangat keta kutan.

Mark menarik paksa si perawat ya ng menjerit minta tolong menuju sal tempat Maria dirawat.

"Cepat katakan dimana pasien nya?" Bentak Mark.

"Saya tidak tahu Tuan."

Aaaaach ...

Plak ... plak ...

Kena tampar. Keras sekali sampai si perawat jatuh tersungkur.




Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (7)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (7)
Oleh Wak Amin




19. Ayat 29 :

"Ya qaumi lakumul mulkul yauma dzhaahiriina fil ardh. Famay yanshurunaa min ba'sillaahi in jaa-anaa. Qaala fir'aunu maa uriikum illa maa araa wamaa ahdiikum illa sabiilarrasyaad."

(Musa berkata) : "Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. Siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita?" Firaun berkata : "Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar).

20. Ayat 31 :

" Mitsla da-bi qaumi nuuhiwwa'aa din wa tsamuuda walladziina min ba'dihim wamallaahu yuriidu dzhulman lil 'ibaad."

(Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya).

21. Ayat 33 :

"Yauma tuwalluuna mudbiriina maa lakum minallaahi min 'aashim. Wa mayyudhlilillaahu famaa lahuu min haadi."

(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk). *********































_________
********* Pada ayat lain Allah Azza wa Jalla juga menyebutkan ...

1. An-Nisaa' (88) :

" ... Wamayyudhlilillahu falan tajida lahuu sabiila." (Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya).

2. QS Muhammad 1 :

"Alladziina kafaruu wa shadduu 'an sabiilillaahi adhalla a'maa lahum." (Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) daru jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka).

Maksudnya, semua amal perbuatan mereka tidak mendapat pimpinan dari Allah, tidak dihargai dan tidak mendapatkan pahala.

3. QS Al-Qamar 47 :

"Innal mujrimiina fii dhalaaliw wasu'uri." (Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka).

4. QS Ibrahim 27 :

" Yutsabbitullaahul ladziina aamanuu bil qaulits tsaabiti fil hayaatid dunyaa wa fil aakhirah. Wa yudhillullaahudzh dzhaalimiin. Wa yaf'alullaahu maa yasyaa-i."!

(Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu (+) dalam kehidupan di dunia dan di akherat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki).

(+) Yang dimaksud dengan "ucapan yang teguh" disini ialah kalimatun thayyibah yang disebut dalam ayat 24 Surat yang sama (Ibrahim) yang artinya seperti berikut :

"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang tauhid (++) seperti pohon yang baik, akar nya teguh dan cabangnya (menju lang ke langit)."

(++) Termasuk dalam "kalimat yang baik" adalah kalimat tauhid, segala ucapan yang menyeru kepada keba jikan dan mencegah dari kemung karan serta perbuatan yang baik. Kalimat tauhid seperti kalimat "Laa ilaa ha illallaah."

Bola Pingpong (16)

Bola Pingpong (16)
Oleh Wak Amin





DI pojok bar ...

"Ternyata selama ini hoaks Bos," ka ta pria berotot penuh tato, bernama Mark.

Ha ha ha ...

"Hoaks gimana Mark, Mark."

"Si Maria itu Bos. Kata Bos wanita super. Taunya kena peluru langsung klepek-klepek ..."

Ha ha ha ...

Pelayan perempuan membawa dua botol bir besar.

Pesanan kelima ...

Berarti sudah empat botol bir dimi num. Belum mabuk juga. Masih wa ras dan ketawa lebar.

Kriiiing ...

Telepon masuk. Seorang informan melaporkan Maria masih hidup. Ki ni dirawat di rumah sakit.

"Oke. Terima kasih. Selamat ma lam.

Telepon ditutup ...

" Gimana Bos?" Tanya Mark dan ke tiga rekannya.

"Masih hidup ternyata," ucap Bos Arfan. Ingin sekali dia memukul meja bar seandainya tak banyak pengunjung di bar malam itu.

"Maria Bos?"

"Siapa lagi kalau bukan dia kutu busuk ..."

Mata memerah. Marah besar. Sege las besar bir diseruput habis.

"Kalian berempat harus tuntaskan si Maria itu malam ini," perintah Bos Arfan.

"Siap Bos."

"Kalau sampai gagal, saya yang akan tuntaskan kalian .."

"Siap Bos."

"Cepat kerjakan!"

"Ai ai Bos ..."

Di rumah sakit tempat Maria dira wat dijaga ketat oleh anggota pa sukan keamanan.

Selain Presiden Bais, beberapa peja bat penting sudah membezuk, di antaranya Pangsar Yauman, Jen deral Sutarman.


Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (6)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (6)
Oleh Wak amin




16. Ayat 26:

"Wa qaala fir'auna dzaruunii aqtul muusaa wal yad'u rabbahu. Innii akhaafu yayubaddila diinakum au ayyudzhira fil ardhil fasaad."

(Dan berkata Firaun (kepada pem besar-pembesarnya) : "Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendak lah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku kuatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi).


17. Ayat 27 :

" Wa qaala muusaa innii 'udztu birabbii wa rabbikum min kulli mutalabbiril laa yu-minu biyaumil hisaab."

(Dan Musa berkata : "Sesungguh nya aku berlindung kepada Tu hanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab).


18. Ayat 28 :

" Waqaala rajulum mu'minun (m) min aali fir'auna yaktumuu iimaa nahuu ataqtuluuna rajulan ayyaquu la rabbiyallaahu wa qad jaa-akum bil bayyinaati mirrabbikum. Waiyya ku kaadziban fa'alaihi kadzibuhuu waiyyaku shaadiqan (y) yushib kum ba'dhulladzii ya'idukum. Innallaaha laa yahdii man huwa musrifun kadzdzaab."

(Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Firaun yang menyembunyikan imannya berkata : "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan : " Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yag menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu." Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta) ********


































_________
********
Di ayat berikut Allah SWT berfirman yang artinya ...

a. Ayat 3 Surat Az-Zumar :

"..... Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar."


b. Ayat 258 Surat Al-Baqarah :

" ... dan Allah tidak memberi petun juk kepada orang-orang yang zalim."


c. Ayat 86 Surat Ali Imran :

"Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang
yang zalim."

Sabtu, 07 September 2019

Bola Pingpong (15)

Bola Pingpong (15)
Oleh Wak Amin



"AI Bos. Kalu mak ini temehok kito Bos. Iwak dak dapet. Jauh nak na ngkap si hiu."

Ujang kesal. Siang hampir habis, pa ncing yang ditajur tidak bergerak-ge rak.

"Aku jugo Bos," kata Fadil. Tadi sata ng pancing sempat bergerak. Pas di angkat 'iwak cucut' ruponyo."

Ha ha ha ...

"Kalu aku lain lagi Bos. Tali pancing sempat ditarik. Seneng aku. Pasti iwak besak. Eee taunyo .."

"Iwak belong ..."

Ha ha ha ...

"Lemak kalu iwak. Ini bukan ..." Syu kur nelan banyu ludah. Kehausan pecaknyo.

"Jadi apo?" Tanyo Ujang.

"Salah liyat bae. Maklumlah pem bawaan ngantuk ..."

Ueeeeee ...

Bos Rahmat meminta pendapat Pak Taslim. Sebelum malam kapal motor berlabuh di tengah.

"Dekat pohon besar itu Pak. Bagai mana?"

Pak Taslim ragu. Dia tahu di sekitar pohon besar itu banyak penunggu. Masih mending kalau hantu.

Kalau bukan gimana coba?

"Tak usah takut Pak Taslim. Soal hantu menghantu kami berempat ini jagonyo. Sekali goco langsung lari ..."

He he he ...

"Bener kato bos kami Pak Taslim," kata Ujang. "Tenang saja. Pergi se lamat pulang juga selamat ..."

"Iya Pak Salim. Tak usah banyak pikirlah ..."

Bos Rahmat berjanji akan menggan ti rugi segala kerusakan jika kapal motor Pak Taslim rusak.



Al- Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (5)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (5)
Oleh Wak Amin






13. Ayat 20 :

" Wallaahu yaqdhii bil haq. Walladziina yad'uuna min duunihii laa yaqdhuuna bisyai-in. Innallaaha huwas samii'ul bashiir."

(Dan Allah menghukum dengan keadilan. Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apapun. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Mende ngar lagi Maha Melihat).


14. Ayat 21 :

" Awalam yasiiru fil ardhi fayandzhuruu kaifa kaana 'aaqibatul ladziina kaanuu min qablihim. Kaanuu hum asyadda minhum quwwataw wa atsaaran fil ardhi fa akhazahumul llaahu bidzunuubihim. Wamaa kaana lahum minallaahi miwwaaqi."

(Dan apabila mereka tidak menga dakan perjalanan di muka bumi, la lu memperhatikan betapa kesuda han orang-orang yang sebelum me reka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, ***** maka Allah me ngazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak me mpunyai seorang pelindung dari azab Allah).******


15. Ayat 22 :

"Dzaalika biannahum kaanat ta-tiihim rusuluhum bil bayyinaati fakafaruu fa akhadzshumullaahu innahu qawiyyun syadiidul 'iqaab."

(Yang demikian itu adalah karena telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyats ******* lalu mereka kafir; maka Allah menga zab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempu nyai seorang pelindung dari azab Allah).

























________
***** Yaitu bangunan, alat perleng kapan, benteng-benteng dan istana-istana.

****** Azab neraka bagi orang-orang kafir terdapat pada ayat 162 Surat Al-Baqarah, ayat 56 Surat An-Nisaa', ayat 41 Surat Al-A'raaf,  10 (27), 14 (16-17), 17 (72, 97), 20 (74), 21, (39-40), 22 (19-22), 23 (104), 24 (24), 25 (13-15, 34), 32 (20-21), 33 (66), 35 (36-37), 37 (66-70), 38 (57-64), 39 (16), 40 (47-50), 43 (74-77), 44 (47-50), 45 (48), 46 (34), 47 (15), 56 (41-56, 92-94), 67 (6-11), 78 (21-30), 87 (12-13), 88 (2-7), 89 (25-26) dan 104 (6-9).

****** Mukjizat, hukum-hukum dan ajaran-ajaran yang dibawanya.

Jumat, 06 September 2019

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (4)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (4)
Oleh Wak Amin





10. Ayat 14 :

"Fad'ullaaha mukhlishiina lahuddiin walau karihal kaafiruun."

(Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya).

11. Ayat 16 :

" Yaumahum baarizuun. La yakhfaa 'alallaahi minhum syai-un limanil mulkul yauma lillaahil waahidil qohhaar."

(Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur) ; tiada suatupun dari ke adaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman) : "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan).

12. Ayat 17 :

"Al yauma tujzaa kullu nafsin bimaa kasabat la dzhulmal yauma. Innalla aha sarii'ul hisaab."

(Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusaha kannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.****

































___________
**** Di ayat lain, Allah SWT berfir man :

- (QS Al-Baqarah 202)

"Ulaa-ika lahum nashiibum mimmaa kasabuu. Wallaahu sarii-ul hisaab."
(Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian dari apa yang me reka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya).

- (QS Ali Imran 19)

"... Wamayyakfur biaayaatillaahi fa-innallaaha sarii-ul hisaab."
(.... Barangsiapa yang kafir terha dap ayat-ayat Allah, maka sesung guhnya Allah sangat cepat hisab-Nya).

- (QS Ali Imran 199)

" .... Ulaa-ika lahum ajruhum 'inda rabbihim. Innallaaha sarii'ul hisaab."
( ... Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya).

Bola Pingpong (14)

Bola Pingpong (14)
Oleh Wak Amin






TAK lama kemudian ...

Sebuah mobil boks besar berhenti di depan rumah Maria. Empat pria tegap dan berotot turun dari mobil, bersenjatakan lengkap.

Lalu ...

Berondongan peluru dilesakkan ke rumah Maria. Ada sekitar lima pu luh peluru.

Peluru kelima puluh satu ...

Guaaar ...

Guaaam ...

Membakar dan memporakporanda kan rumah Maria hanya dalam hitu ngan detik.

Ketawa puas, empat lelaki bertam pang seram itu kembali ke mobil bo ks yang kemudian melesat cepat menuju pusat kota.

Mr Ford tidak mengejarnya. Dia ber sama warga setempat ikut mema damkan api. Salah seorang warga memanggil-manggil temannya sete lah menemukan jasad seorang pe rempuan muda di bawah reruntu han.

"Itu Tuan!" Kata pria gundul menun juk ke bawah tumpukan batu dan atap rumah baja.

Mr Ford mendekat ...

Tak cukup kuat dia menarik Maria keluar ...

"Tolong Mas."

Ramai-ramai mengeluarkan Maria dari reruntuhan rumah. Lalu dibawa ke rumah sakit terdekat mengguna kan mobil Mr Ford.

Dari dalam mobil boks ..

"Gimana bayaran kita Bos?" Tanya pria kekar berkumis tebal.

"Bereslah itu. Cepatlah kau kesini."

"Di hotel Bos?"

"Bukan. Masa kau lupa. Itu dekat pohon jeruk. Tau kan?"

Ha ha ha ...

"Tau Bos. Siap meluncur kesana mulai dari sekarang ..."


Bola Pingpong (13)

Bola Pingpong (13)
Oleh Wak Amin




DI ujung pasar ...

Piiiin ...

Piiiin ...

Maria masih berdiri di depan ruko pinggir jalan. Dia baru saja belanja dan tengah menunggu opelet untuk pulang ke kediamannya.

Di seberang jalan mobil berhenti. Se orang lelaki berkacamata hitam tu run dari mobil. Dia bermaksud me nyeberang dan menawarkan tum pangan kepada Maria.

Syiiiit ...

Sebuah opelet berhenti. Maria naik dan Mr Ford gigit jari.

Terlambat beberapa detik ...

"Terpaksa deh gue susul."

Mr Ford terus menguntit opelet ya ng ditumpangi Maria dari belaka ng. Selain Maria, ada lima penum pang lain di dalam opelet.

Mobil berhenti di halte. Dua penum pang turun. Saat Mr Ford turun dari mobil, saat itu pulalah Maria meli hatnya.

"Kenapa laki-laki gatal itu ngikuti gue ya?" Tanya Maria dalam hati.

Penasaran dibuatnya ...

Ketika mobil berhenti lagi di halte berikutnya, penumpang berjubel na ik, Maria menyelinap turun tanpa sepengetahuan sopir opelet.

Dia bergegas mendelakati seorang pengemudi bentor. Tak menawar la gi. Langsung naik dan bentor pun berangkat.

Maria lega karena Mr Ford tak keli hatan lagi batang hidungnya.

"Moga-moga seterusnya," ucap Ma ria sesaat setelah turun dari bentor dan berada di depan rumahnya.

Dia kenakan kacamata hitam. Am boi cantiknya.

Dia buka pintu pagar. Berjalan ce pat menuju teras rumahnya ...

"Ok ooo. Ini tempatnya," kata Mr Fo rd setelah melihat Maria membuka pintu rumahnya.

Gede juga sih ...

Kamis, 05 September 2019

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (3)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (3)
Oleh Wak Amin



7. Ayat 10 :

"Innalladziina kafaruu yunaa dauna lamaqtullaahi akbaru mim maqtikum anfusakum idz tud'auna ilal iimaani fatakfuruun."

(Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat) : "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diserukan beriman lalu kafir).

8. Ayat 11 :

"Qaaluu rabbanaa aamattanaats nataini wa ahyaytanaats nataini fa'tarofna bidzunuubinaa fahal ila khuruujimmin sabiil."

(Mereka menjawab : "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghi dupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka?).

9. Ayat 12 :

" Dzaalikum bi-annahuu idzaa du'iyallaahu wahdahuu kafartum waiyyusyyrak bihii tu-minuu. Fal hukmu lillaahil 'aliyyil kabiir."

(Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja di sembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar). ***








































_______
*** Salah satu alasan kenapa orang kafir dimasuklan ke dalam neraka, bisa kita baca dan perhatikan ayat 32 dari Surat Al-Anfaal (rampasan perang) berikut ini :

"Liyamiizallaahul khabiitsa minaththayyibi wa yaj'alal khabiitsa ba'dhahu 'alaa ba'dhin fayar kumahuu jamii'an fayaj'alahuu fi jahannam. Ulaa-ika humul khaasiruun."

(Supaya Allah memisahkan (golo ngan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang merugi."

Rabu, 04 September 2019

Bola Pingpong (12)

Bola Pingpong (12)
Oleh Wak Amin





KEESOKAN harinya ...

Para nelayan melambaikan tangan ketika kapal motor yang ditumpa ngi Rahmat cs melewati beberapa nelayan yang sedang menebar jaring di pinggir pantai.

Rahmat tampak bicara sambil keta wa lebar dengan Pak Taslim yang pegang kemudi. Sementara Ujang rebahan di belakang, Fadil dan Syu kur sibuk main game di gadget.

Berangkat saat matahari mulai ter bit. Mereka tiba di lokasi dua jam kemudian. Sekitar pukul delapan kurang sedikit.

Air laut tenang. Ikan-ikan kecil ber seliweran di permukaan air ...

"Sebelah sana saja Pak Taslim." Ra hmat menunjuk  dermaga besi tua dekat sebuah pohon besar yang da unnya nyaris menyentuh permuka an air laut.

"Apa tidak kejauhan Bos?" Tanya Ujang. Pasalnya di dekat mereka ada tanah kosong. Bisa untuk me nyandarkan kapal dan memancing ikan."

"Kurang gede Jang," jawab Rahmat. Di atas dermaga selain memancing juga makan dan tidur-tuduran.

"Bosen tidur, jalanlah ke darat. Tul kan Pak Taslim?"

"Betul Pak. Di darat ada pemuki m an warga. Semua pada baik dan ra mah kepada pendatang.

"Apa gadisnya cantik-cantik Pak Ta slim?" Tanya Fadil yang memang doyan goda perempuan muda yang cantik dan seksi.

Rasanya, sebulan tak ketemu dan godain wanita cantik, sakit semua badan. Dari mulai pangkal rambut hingga ke ujung kaki.

"Tentu Pak Fadil. Mereka juga mau diajak menikah oleh orang luar kam pung mereka, asalkan .."

"Kaya Pak Fadil?"

"Tidak mutlak Pak. Yang miskin juga banyak ..."

"Ganteng kah?"

"Tidak mesti Pak Fadil."

"Atau ..."

"Bapak harus menetap di kampung mereka. Itu saja syaratnya?"

Waduuuh ....

Fadil garuk-garuk kepala ...

Ha ha ha ha ...

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (2)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (2)
Oleh Wak Amin



4. Ayat 7  :

"Alladziina yahmiluunal 'arsya wa man hawlahuu yusabbihuuna bihamdi rabbihim wa yu'minuuna bihii wayastaghfiruuna lilladziina aamanuu. Rabbanaa wasi'ta kulla syai-irr rahmataw wa'ilman faghfir lilladziina taabuu wattaba'uu sabiilaka waqihim 'adzaabal jahiim."

(Malaikat) yang memikul arsy dan malaikat yang berada di sekeliling nya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan) : "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala).


5. Ayat 8 :

" Rabbanaa wa adkhilhum jannaati 'adninillatii wa 'adtahum wa man shalaha min aabaa-ihim wa azwaajihim wadzurriyyaatihim. Innaka antal 'aziizul hakiim."

(Ya Tuhan kami,  dan masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mere ka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Eng kaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana).


6. Ayat 9 :

" Waqihimus sayyiaati wa man taqis sayyiaati yauma-idzin faqad rahmatahuu wadzaalika huwal fauzul '."

(Dan peliharalah mereka dari (bala san) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pemba lasan) kejahatan pada hari itu ma ka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar). **

























______
** Tentang malaikat berdoa ini bisa ditemukan juga pada ayat 5 Surat Asy-Syuura (musyawarah) :
" Takaadussamaawaatu yatafaththarna min fauqihinna wal malaa-ikatu yusabbihuuna bihamdirabbihim wayastaghfiruuna liman fil ardh. Alaa innallaaha huwal 'aziizur rahiim."
(Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya (karena kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-Nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).



Selasa, 03 September 2019

Bola Pingpong (11)

Bola Pingpong (11)
Oleh Wak Amin



SEMINGGU kemudian ....

Bos Rahmat tampak berkemas. Ber sama tiga anak buahnya masing-masing Ujang, Fadil dan Syukur, sa ng bos memasukkan peralatan ten da ke bagasi mobil.

Mereka berempat akan bermalam di tepian laut. Mereka mendirikan tenda. Mereka alan berkemah disa na sampai si hiu berhasil ditangkap.

Dijinakkan ...

"Oke Bos. Berangkat kita?" Tanya Ujang, berkaos oblong dan celana levis cokelat muda.

"Pancing udah?"

"Sudah Bos."

"Ada yang masih ketinggalan ti dak?" Bos Rahmat balik bertanya. Dia paling tak suka setelah jalan baru tahu ada yang ketinggalan.

Mereka berangkat pagi. Saat mata hari terbit dan beberapa toko sudah buka dan beraktivitas.

Mereka menempuh jalur tol sebe lum melewati perkampungan pen duduk. Selain lebih aman, jika kura ng faham dengan arah jalan yang di lalui, bisa bertanya kepada warga sekitar.

Satu jam lewat tol, mereka singgah sejenak di warung kopi. Kopi hitam kental manis. Kesukaan Rahmat se telah melahap nasi goreng kala sa rapan pagi.

Usai ngopi, perjalanan pun dilanjut kan. Rada sepi, hanya satu dua mo bil yang melintas. Selebihnya sepe da dan motor.

Perjalanan jadi lancar. Sebelum so re Rahmat dan anak buahnya tiba di lokasi. Ada beberapa nelayan he ndak berangkat melaut. Sebagian lagi baru kembali dari melaut de ngan membawa ikan besar dan kecil.

Rahmat tampak bicara serius de ngan seorang pria hitam besar, pe milik motor ikan. Selain untuk ke perluan sendiri, motornya sering di sewa pakai orang dari kota untuk memancing ikan.

Sang pemilik motor ikan mengan jurkan sebaiknya jangan meman cing ikan hari ini.

"Ini sudah sore. Sebentar lagi ma lam tiba. Beda dengan di darat, di sini kalau malam amatlah gelap. Lampu kita hanya bulan Pak," kata si pemilik motor kayu sambil ter tawa lepas mengiri kepak sayap burung camar.

"Tapi Pak Rahmat, saya juga tak berhak menghalangi jika bapak te tap ingin berangkat juga sore ini. Saya akan siapkan segala sesua tunya."

"Tak usah Pak Taslim. Tak usah. Ka mi berangkat besok pagi saja," kata Rahmat buru-buru pergi karena ber sama Ujang, Fadil dan Syukur harus menyiapkan tenda untuk bermalam.

 








Al-Mu'min, Lafadz Allah dan Rab (1)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (1)
Oleh Wak Amin


QS Al-Mu'min*


1. Ayat 2 :

"Tanziilul kitaabi minallaahil 'aziizil 'aliim." (Diturunkan Kitab ini (Al-Qur an) dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui).


2. Ayat 4 :

" Maa jujaadilu fii aayaatillahi illalladziina kafaruu ..." (Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir ..)

3. Ayat 6 :

"Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka." (Wakazaalika haqqat kalimatu rabbika 'alal ladziina kafaruu annahum ashhaabun naar).



















______________
* Surat Al-Mu'min terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan setelah surat Az-Zumar (rombongan-rombongan).
Dinamai Al-Mu'min (orang-orang yang beriman) berkaitan dengan perkataan 'mu'min' yang terdapat pada ayat 28 surat ini.
Diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir'aun telah beriman kepada Nabi Musa as dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya pasca mendengar dan melihat mukjizat Nabi Musa as.
Hati kecil orang ini mencela Fir'aun dan kaumnya yang tidak mau beri man kepada Nabi Musa as kendati telah disampaikan keterangan dan diperlihatkan mukjizat yang diminta mereka.
Dinamakan pula 'Ghafir' (yang mengampuni) karena ada hubungannya dengan kalimat Ghafir yang terdapat pada ayat 3 surat ini.
Ayat ini mengingatkan bahwa 'Maha Pengampun' dan 'Maha Penerima Taubat' adalah sebagian dari sifat-sifat Allah, karena hamba-Nya tidak usah kuatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka lakukan.
Semuanya itu akan diampuni Allah asalkan benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya, serta berjanji tidak akan menger jakan perbuatan-perbuatan dosa itu lagi.
Dan surat ini dinamai 'At-Thaul' (Yang Mempunyai Karunia) karena perkataan tersebut ada pada ayat 3 surat ini : " ... Zith thauli ..."


Senin, 02 September 2019

Bola Pingpong (10)

Bola Pingpong (10)
Oleh Wak Amin



SIAP menembak ...

"Tembaaak!"

Dooor ...

Si hiu ternyata mahir bermanuver. Puluhan peluru kapsul berhasil dia hindari sebelum akhirnya meng hilang ke dasar laut.

Tembakan dihentikan ...

Kolonel Jonson meminta anak bu ahnya untuk tidak menembak lagi.

"Biarkan dia pergi dengan tenang," katanya sambil melambaikan ta ngan pada Mr Ford yang hendak kembali ke gardu jaga.

Mr Ford membalas lambaian ta ngan Kolonel Johson dengan melakukan hal yang sama.

Tapi tentunya tidak bagi Maria. Dia bersikap dingin dan cuek saat Mr Ford menawarinya ikut ke gardu jaga.

"Masih marah ia rupanya," ucap Mr Ford dalam hati.

Maria sontak bimbang ...

"Biarin ah. Masih banyak jalan menuju roma."

Iya, tapi pakai apa dan lewat mana?

Sementara Bos Rahmat, setelah mengetahui tiga anak buahnya tewas 'disantap' hiu, marah bukan main

Dia mengamuk. Meja dan kursi jadi sasaran. Dibanting ke lantai. Patah mematah.

"Hiu sableng. Hiu kurang ajar. Akan kutangkap dia hidup-hidup," kata Rahmat sambil melepaskan temba kan yang nyarus mengenai ayam betina yang lagi mengais-ngais ta nah  bersama enam anaknya di taman belakang rumah.

                           ***