Minggu, 24 Juli 2022

Cerber Ninjuk Sisu (3) : Anjago Gawang

Cerber Ninjuk Sisu (3) Judul : Anjago Gawang Oleh : Aminuddin Juksipa kabardu Hilman? Goh-goh hoda. Tungguk di lambahan disuyai umakna. Rofiah. Mihya makwat koncong uyak di galah. Dikorahna Hilman mojong. Nginum wai handak pai. Radusina ompai umakna cawa. Api sai dicawako umakna? "Man .. Terus terang sama emakmu ini. Kenapa kamu pualang hampir magrib Nak?" "Lupa Mak. Asyik main tau-tau sudah sore." "Bener main Nak?" "Bener Mak." "Dengan siapa kamu main?" "Biasalah Mak. Masak Mak tak tau. Sama Fiyan lah." "Sama Fiyan saja?" "Sama yang lain juga lah Mak." "Main apa kalau Mak boleh tau?" "Bola kaki, Mak." Haaaa?? Rofiah tikanjot. "Kenapa Mak. Emak tak suka ya Hilman main bola kaki?" Bik Rofiah mih rokob. Mak anjawab. "Mak?!" Bik Rofiah minjak jak kursina. Radusina ... "Mak suka Hilman main bola kaki. Tapi ..." "Kamu kan kalau lari lambat sekali. Kayak bebek." Ha hai ... "Benar kan?" "Benar Mak," cakdu Hilman. "Tapi Mak tak usah khawatir. Hilman cuma jadi kiper." "Kiper itu apa Nak?" "Tegak-tegak di depan gawang". "Lalu?: "Bola datang ditangkap Mak." "Lalu?" "Ditendang lagi. Malas nendang, lempar saja itu bola ke teman. Selesai. Mudah kan Mak?" Oooo begitu .. Boduk ditabuh. Mak uni sina ... Kadongian jolma azan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar