Jumat, 31 Agustus 2018

Mata Pisau (5)

Mata Pisau (5)
Oleh Wak Amin

BEBERAPA menit kemudian ...

Setelah meninggalkan Desa Yau man, Mr Clean mendapat telepon dari Sersan Helen. Dia mengabar kan kelompok bersenjata yang di pimpin Letnan Robert.

"Mereka menembaki warga di sana Clean. Warga ketakutan. Mungkin saatnya kita bertindak tegas Clean," kata Sersan Helen.

"Komandan sudah tahu Sersan? Maksudku, apa beliau sudah punya solusinya?"

"Kayaknya sih belum Clean. Seben tar aku hubungi beliau ..."

"Oke Sersan .."

Letnan Parto baru saja kembali dari menghadiri pertemuan dengan se genap jajaran penting pihak keama nan, khusus membahas peledakan pabrik senjata Asy-Syahwa.

Meski tidak ada korban jiwa, selain beberapa petugas jaga pabrik me ngalami luka di sekujur tubuh dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit, dampak yang terasa kini pasca ledakan, warga mulai me rasa tak nyaman.

Apalagi lewat tayangan televisi me reka menyaksikan lebih dari separo warga Desa Yauman dibunuh ke lompok bersenjata secara keji dan tidak berprikemanusiaan ...

"Oke Clean. Saya baru pulang dan kita sepakat mengirim pasukan khusus kesana. Bagaimana menurutmu?"

"Setuju sekali Letnan. Prioritaskan pasukan udara serba bisa. Itu usul saya Komandan ..."

"Baik. Kamu sudah dapat gambar an dimana para pelaku itu berada?"

"Menurut keterangan Sersan Helen, mereka sekarang berada di Desa Ath-Thifa Komandan. Kami segera meluncur ke sana Komandan," jelas Mr Clean.

"Oke. Laksanakan ..."

"Siap Komandan. Oh ya Koman dan, hasil laporan kami tentang keadaan warga Desa Yauman pas ca pembantaian sudah saya sam paikan kepada Sersan Helen."

"Oke. Laporkan terus perkemba ngan terkini."

"Baik Komandan ..."

"Paling lambat kita sudah tahu po sisi mereka jelang subuh dan kita segera kirim pasukan khusus ..."

"Baik Komandan .."







Yahudi Genggam Dunia (28)

Yahudi Genggam Dunia (28)
Oleh aminuddin

Komunitas Yahudi
PENGANUT  Yudaisme di Indonesia sudah ada sejak jaman Belanda, na mun sampai saat ini hanya ada sa tu sinagoga di Indonesia, yaitu di Sulawesi Utara.

Di dalam Sinagoga Shaar Hashamayim di Tondano Barat Sulawesi Utara pada Sabtu siang pertengahan Desember lalu, tam pak satu keluarga, sepasang suami istri dan seorang anaknya, tengah beribadah.

Ibadah Sabat di Sinagoga kali ini hanya diikuti oleh empat orang; Rabbi Yaakov Baruch yang memimpin ibadah, dan Manuel Sadonda bersama istri dan seorang anaknya.

Mereka duduk terpisah, karena tempat duduk perempuan dan laki-laki dibatasi dengan menggunakan sebuah "sekat" atau pembatas.

Dalam beberapa doa yang dipanjatkan, Rabbi dan Manuel terlihat menggunakan Tallit, kain ibadah yang dipakai orang Yahudi.

Usai ibadah, dilanjutkan dengan per jamuan yaitu minum anggur yang dilakukan di ruangan berbeda. Ya
hudi di Jerman dianjurkan tidak me ngenakan kippah setelah terjadi serangan.

Yaakov mengatakan, ibadah Yahudi lebih banyak dilakukan di rumah, se dangkan setiap hari Sabtu, ibadah dapat dilakukan di Sinagoga bera tap merah yang didirikan sejak 13 tahun.

"Dalam ibadah hari Sabat, sangat dibutuhkan minyan yaitu kuorum dari 10 orang laki-laki dewasa. Tan pa minyan, tak semua doa bisa dipanjatkan. Ini seperti kewajiban. Minimal ada 10 laki-laki Yahudi dewasa, baru beberapa doa bisa dibaca secara sempurna," ujar Yaakov kepada wartawan di Manado Eva Aruperes.

Sejak berdiri pada 2004 lalu, Sina goga Shaar Hashamayim dapat diterima dengan baik oleh masya rakat setempat yang mayoritas beragama Kristen.

Sentimen anti Yahudi di berbagai daerah terjadi karena konflik Israel-Palestina, dan sempat meningkat di dalam beberapa bulan terakhir me nyusul pengakuan Yerusalem seba gai ibukota Israel oleh Amerika Seri kat.

Namun situasi tersebut, menurut Yaakov, tidak berdampak pada kehidupan komunitas Yahudi di Sulut.

"Masyarakat Sulut, apapun agamanya cukup dewasa dalam menyikapi setiap kejadian yang ada di sana. Kita tahu ini bukan masa lah agama tapi masalah konflik wilayah. Jadi kita sudah serahkan semuanya kepada pemerintah kita untuk memberikan statemen dan lain-lain menyangkut soal itu," jelas Yaakov.

Meski begitu, Yaakov mengaku Si nagoga sempat mengalami gang guan seperti vandalisme, pencore tan pada dinding dan pencurian artefak.

Puluhan kilometer dari Sinagoga Shaar Hashamayim, menorah se tinggi 18 meter telah berdiri sejak 2009 lalu di atas bukit Manado, ibukota Provinsi Sulut, atas biaya pemerintah. Selain itu, pemerintah setempat juga merenovasi sinagoga.

Di Sulawesi Utara, keturunan Yahudi Belanda leluasa mempraktekkan ajaran agama mereka secara terbuka sebelum kemerdekaan 1945.

Namun setelah itu banyak yang berpindah agama menjadi Kristen atau Islam untuk keamanan mereka.

Yaakov juga baru mengetahui dirinya memiliki darah Yahudi dari nenek dari ibunya ketika masih SMA. Kakek buyutnya dari garis keturunan ibunya adalah Elias van Beugen yang merupakan imigran Yahudi Belanda.

Dalam perjalanan ke Belanda dan Israel, Yaakov mengetahui dirinya keturunan van Beugen yang meru pakan penganut Yahudi Ortodoks. Yahudi menganut matrilineal yang mengakui garis keturunan ibu. Na mun, sejak lama keluarga ibunya telah berpindah dari agama Yahudi.

Kakek buyut Yaakov yang bernama Toar Palilingan dari garis keturunan ibunya adalah Elias van Beugen,  imigran Yahudi Belanda.

Yaakov kemudian mempelajari aga ma Yahudi di Singapura, dan bekal itu yang membuat dirinya yakin un tuk memimpin peribadatan di sinagoga Sulut.

Pencarian Jati Diri
Di Jakarta, Elisheva Wiriaatmadja kembali menganut agama nenek moyangnya setelah bertahun-tahun menjalani pencarian spiritualitas.

Elisheva mengatakan, salah satu yang membuatnya kembali ke aja ran Yudaisme adalah nubuat dalam kitab suci Torah menyatakan bahwa keturunan Yahudi yang hilang akan kembali.

"Jadi mereka akan kembali lagi pulang ke agama, bahkan ke tanah mereka," kata Elisheva.

"Kakek dari kakek saya itu hari lahir nya sama dengan saya, dan dia Ya hudi, ketika saya mengambil kepu tusan (pindah agama ke Yahudi) saya pikir kayak closing the circle," tambah dia.

Elisheva dibesarkan dalam keluar ga dengan ayah yang seorang Mus lim dan ibunya beragama Kristen, dibebaskan memilih agama ketika dewasa.

Elisheva Wiriaatmadja kembali menganut agama nenek moyang nya setelah bertahun-tahun menja lani pencarian spiritualitas.

Meski awalnya menganut agama ibunya, lebih dari 10 tahun lalu Eli sheva mulai melakukan pencarian spiritual.

Setelah dia mengetahui ada darah Yahudi mengalir di tubuhnya dari garis keturunan ayahnya, dia pun mulai mencari dan mempelajari agama Yahudi.

"Pertama yang kelihatan itu karena bapak tampangnya kebule-bulean dikira keturunan Belanda, lalu sekeluarga pernah melakukan tes DNA dan ternyata ayah keturunan Eropa Timur, dan Yaman dari garis ibu," jelas Elisheva.

Elisheva pun sempat mengunjungi makam leluhurnya yang seorang Yahudi di Cirebon, namun sudah rusak tak terurus.

Dia kemudian menemukan data mengenai makam dan data moya ngnya yang keturunan Yahudi di Jewish History Museum di Belanda.

Sementara silsilah keluarga ibunya yang berasal dari Timur Tengah ti dak terlacak karena minimnya doku mentasi.

Elisheva memutuskan menganut Yudaisme melalui konversi resmi di Australia.

"Untuk menghilangkan keraguan itu diresmikan saja dikonversi, karena garis keturunan ibu tidak terlacak, padahal keturunan keyahudiannya itu dari ibu, kesukuannya itu dari ayah," terang dia.

Mari Kita Berdagang (31)

Mari Kita Berdagang (31)
Oleh aminuddin


Balik Modal Usaha Kecil
ISTILAH balik modal kerap disama kan dengan istilah break event point (BEP) yang seringkali digunakan untuk melihat seberapa baik potensi bisnis yang sedang dilakukan.

Makin cepat sebuah BEP bidang usaha maka semakin baik potensi usaha itu untuk tumbuh besar.

Bagaimana cara menghitung balik modal usaha kecil yang sederhana?

Beragam cara menghitung balik modal dipraktikkan banyak pengusaha disesuaikan dengan sudut pandang masing-masing.

Namun untuk sebuah usaha kecil yang sederhana, penghitungan ba lik modal terbaik dapat ditentukan berdasarkan laba bersih yang diterima setiap bulan sebagai pengembalian modal investasi bisnis anda.

Jumlahnya akan menyesuaikan keinginan pemilik usaha. Semakin besar pengembalian modal itu maka semakin cepat balik modalnya.

Ilustrasinya sebagai berikut:

Jika bisnis sosis krispi yang dijalankan mendatangkan profit bersih rata-rata Rp 2 juta per bulan dan investasi modal awalnya Rp 2 juta, berapa waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dengan alokasi 30% keuntungan bersih bulanan?

Untung bersih = Rp 2 juta

Uang yang disisihkan per bulan = 30% dari Rp 2 juta yaitu Rp 600 ribu

Modal investasi = Rp 2 juta

Balik modal = modal investasi dibagi uang yang disisihkan per bulan (sekitar 4 bulan)

Dari ilustrasi sederhana itu dapat dilihat bahwa jika pengembalian modal dilakukan secara teratur dengan jumlah yang sama bisa diprediksi bahwa bisnis sosis krispi itu akan mendapat balik modal dalam waktu sekitar 4 bulan.

Saat penjualan naik atau turun maka jumlah setoran menyesuai kan berdasarkan presentase dari keuntungan bersih.

Resikonya hanyalah estimasi waktu balik modal menjadi mundur dari jadwal yang sudah diperkirakan sebelumnya.

Apakah Anda sependapat dengan cara menghitung balik modal usaha kecil yang sederhana yang telah diungkap tadi?

BEP merupakan kondisi dimana pendapatan bisnis sama dengan modal yang sudah dikeluarkan.
Dalam kondisi ini maka tidak ada kerugian dan keuntungan.

BEP menjadi ukuran penting dalam berusaha namun cukup sering ba nyak pengusaha mengartikan BEP sebagai balik modal. Padahal kedua istilah ini memiliki makna berbeda.

Pemahaman yang sudah lama terbentuk yaitu BEP sama dengan balik modal. BEP pada dasarnya sama dengan titik impas yang bermakna pendapatan usaha setara dengan modal yang dikeluarkan, tidak rugi dan tidak untung.

Lain halnya dengan menghitung return on investment (RoI). Ketika anda membuat sebuah bisnis, tentu ada biaya awal seperti sewa tem pat, pembelian alat usaha sampai perlengkapan usaha lainnya.

RoI akan fokus mengukur keuntu ngan atau kerugian dari sebuah in vestasi yang dilakukan. RoI biasa nya dinyatakan dalam sebuah per sentase dan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam me ngambil keputusan bisnis sebagai cara membandingkan keuntungan usaha atau membandingkan efisi ensi beragam peluang investasi lainnya.

Sampai disini bagaimana?

Anda sudah menangkap arti penting cara menghitung balik modal usaha kecil yang sederhana?

Jika anda seorang pelaku usaha maka anda perlu memahami cara menghitung balik modal agar mampu menetapkan target minimum penjualan per hari atau per bulan.

Anda punya keleluasaan untuk me nentukan target seperti ini, yang terpenting harus tahu dulu jumlah penjualan yang harus diraih untuk mencapai posisi balik modal.

Dengan demikian, anda bisa me nentukan apakah bisnis yang di jalani mengalami untung atau rugi.

Itulah manfaat yang didapatkan jika Anda tahu cara menghitung balik modal usaha kecil dengan baik.




___
Notordinaryblogger



Yahudi Genggam Dunia (27)

Yahudi Genggam Dunia (27)
Oleh aminuddin




Dokumen Sekte Iluminati
SEBUAH dokumen rahasia milik sekte "Iluminati" berhasil di bocor kan ke publik oleh seorang Ilmuan muslim asal Indonesia yang tak ingin disebutkan namanya.

Dokumen 'Rahasia' milik iluminati tersebut telah dikaji dibawah pimpi nan mantan Mentri Pertahanan Amerika Serikat, Wiliam Cohen.

Dokumen rahasia tersebut, menurut ilmuan Muslim yang membocor kannya, telah disusun sejak tahun 2000 lalu dan juga telah dikaji oleh 15 ahli dari tim Ilmuan muslim ya ng berhasil membocorkannya ke publik.

Hasil kajian tersebut diberi judul “Asia tahun 2025 dan pengaruhnya terhadap keamanan nasional Ame rika Serikat abad 21″ berisikan ran cangan yang rumit, bahwa Indone sia dan Pakistan harus dilenyapkan selambat-lambatnya antara tahun 2010 – 2025.

Zionis AS tidak akan memakai ja lan kekerasan terlebih dahulu. La ngkah pertama mereka adalah memasukkan pengaruhnya ke In donesia lewat media televisi, cara pergaulan, mode dan lain-lain.

Apabila cara yang ditempuh ini ti dak berhasil, maka mereka akan memakai langkah kekerasan/perang.

Diawali tahun 2006 dengan banyak nya pengaruh Yahudi yang masuk ke Indonesia seperti krisis multi dimensi, dimulai dari bermunculan nya kekuatan separatis dan terorga nisirnya perusakan moral generasi muda dengan narkoba, minuman keras dan lainnya.  Di- back up ka um kapitalis barat sampai akhirnya kita tidak sanggup lagi untuk mem pertahankan negara kita yang bernama Indonesia ini.

Kita lihat saja Indonesia saat ini, hampir bukanlah Indonesia yang dahulu.  Banyak remaja salah per gaulan.  Kita sebagai umat muslim terbesar di dunia dan kita warga ne gara Indonesia jangan sampai tercu ci otak atau ikut mempropaganda kan zionisme Yahudi tersebut.

Inti dari dokumen yang dibocorkan   ilmuan Muslim itu  adalah sebagai berikut :

1. Freemasory & Illuminati (1-12)

Hancurkan musuh-musuhnya lewat - FINANCE

- FOODS

- FILMS

- FASHION

- FANTASY

- FAITH

- FRICTION

- Complicting ideologis

- Industri senjata / Jadwal perang

- Lembaga keuangan internasional

- Industri logistik / rekonstruksi pasca perang

- Industri / pengebaran candu / narkoba /miras / rokok.

2. Zionisme Internasional (13-21)

- Ciptakan / kendalikan The New World Order ● Ciptakan revolusi nasional & perang dunia

- Rekayasa separatisme dan desintegrasi

- Ciptakan revolusi sex (freesex, homosex, lesbian)

- Rusak keluarga (domestic partner)

- Buat aliran – aliran sesat ● Buat / kuasai senjata biologis / virus / senjata cuaca / pemusnah massal

-  Promosikan sekularisme sebagai agama baru / masa depan

- Promosikan Multi Partai.

3. Trio Imperialisme (30-38)

- Ciptakan program-program kemiskinan

- Kuasai aset ekonominya

- Kuasai kekayaan alamnya

- Kuasai aset informasinya

-  Kuasai sistem politik dan hukumnya

- Hancurkan moral rakyatnya

- Hancurkan militansi rakyatnya

- Suburkan deislamisasi (sekularisme, liberalisme, & pluralisme)

- Ramaikan pemurtadan.

4. Skenario separatisme dan agressi dari luar (39-46)

- Terpurukkan ekonomi nasionalnya

- Pertentangan elit politiknya

- Suburkan konflik horizontalnya

- Pecah–belah militernya

- Datangkan “ Pasukan Perdamaian“

- Buat serbuan paradigmatis

- Buat sel-sel perlawanan

- Invasi niliter setelah diciptakan status legal intervention.

6. Penyebaran pemikiran sesat (47-50)

- Karl Marx (materialisme dan atheisme)

- Sigmund Freud (Instinc Sexual & Libido)

- Nietze (Mencari kepuasan meski dengan jekejian)

● Charles Darwin (Manusia dari monyet, yang kuat harus mengalah kan yang lemah).

7. Penghancuran Dunia Abad 21 (51-57)

- Membom Mekkah (Usul Senator Tancredo)

- Hapuskan Indonesia 2025

-  Hapuskan Pakistan 2025

- Hapuskan beberapa
Negara Afrika 2025

- Perang Dunia ke III (Untuk Membuat Israel Raya)

-  The New Crusade

- Membunuh 3 miliar penduduk yang tidak disukai dengan kela paran dan penyakit tahun 2050 (proyek 2025 diusulkan oleh W. Cohen).


Jejak Yahudi
MESKI keberadaanya sebagai en titas keagamaan tidak diakui nega ra, bukan berarti penganut ajaran Yahudi tidak ada di Indonesia.

Asumsi itu diperkuat dengan sejarah Indonesia yang pernah dijajah Belanda, salah satu negara di Eropa yang banyak ditinggali pemeluk Yahudi.

Monique Rijkers selaku Ketua Hadassah Indonesia mengatakan, ada ratusan penganut Yahudi di Indonesia, namun ketika ditanya soal kepercayaan, mereka kerap tidak mengakuinya.

Bahkan, kebanyakan dari mereka tidak mengisi kolom agama yang tercantum dalam kartu tanda penduduk (KTP) atau mereka mencantumkan agama lain di kolom itu.

“Padahal Indonesia telah mengakui penghayat kepercayaan,” kata Mo nique saat menghadiri seminar nasional yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan.

Poin pembahasan lain yang menarik tatkala membahas Yahudi dan Indonesia adalah, dari manakah sesungguhnya penganut Yahudi ini masuk ke Indonesia. Ingin tahu?

Yuk simak penjelasannya di bawah ini:

1. Yahudi Eropa Timur dibawa masuk oleh pasukan perang Belanda

Peneliti Yahudi Romi Zarman menu turkan, keturunan Israel yang paling banyak masuk ke Indonesia berasal dari Eropa Timur. Dalam hal ini, Belanda dipercaya sebagai pihak yang membawa mereka ke Nusantara.

"Yahudi di Eropa ada yang berasal dari Jerman, Rusia, Belanda, dan be berapa negara lain. Tapi, menurut penelitian saya, yang masuk ke Indonesia paling banyak dari Eropa Timur sekitar abad 19," terang Romi menyambung penjelasan Monique.

Ketika itu, ekonomi warga Eropa Ti mur sedang dalam keadaan mence kam. Guna memenuhi kebutuhan hidup, banyak dari keturunan Yahudi Eropa Timur yang mengajukan diri sebagai serdadu kontrak untuk pasukan Belanda.

"Dalam rangka Perang Aceh yang merupakan perang terlama dalam sejarah Republik ini, sekitar 30 tahun, Belanda memerlukan pasukan perang tambahan. Akhirnya, Yahudi Eropa Timur saat itu banyak mendaftarkan diri. Dan mereka itu yang dikirim ke Hindia Belanda," beber pria kelahiran Padang itu.

2. Sebagian Yahudi Indonesia juga dibawa masuk oleh pedagang Arab

Tidak hanya bangsa Yahudi berdarah Eropa yang hadir di Indonesia. Belum lama ini, Romi menemukan fakta kalau sebagian dari mereka yang berdarah Yahudi rupanya berasal dari Tanah Arab.

"Melalui tulisan yang saya berikan (naskah seminar), saya ingin katakan kalau ada gitu loh orang berdarah Yahudi tapi beragama Islam di Indonesia," ungkap alumni Universitas Andalas itu.

Mereka yang memiliki darah Yahudi namun memeluk agama Islam, sambung Romi, biasanya berasal dari Yaman, Oman, bahkan ada yang dari Arab Saudi.

Pernyataan di atas turut diperkuat dengan penelitian Hermawati, selaku pengampu mata kuliah Yahudi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Kira-kira abad 13, putra Yahudi dari Oman pernah hadir di Sumatera. Hal ini tidak begitu mengherankan (Yahudi di tanah Arab), karena memang dalam sejarah, Bani Israel pernah berhijrah ke Mesir,” kata Hermawati.

"Ini (adanya penganut Yahudi di Arab) sekaligus mematahkan persepsi kita kalau semua orang Arab beragama Islam," Romi menambahkan.

3. Kota Padang menjadi saksi kebangkitan Yahudi di Indonesia

Fakta menarik lainnya turut dipapar kan Romi. Tanah kelahirannya, ter nyata menjadi saksi bisu tumbuh kembangnya Yahudi di Hindia-Belanda, khususnya di Indonesia.

Pada 1926, Samuel Isaac van Creveld, penganut Yahudi Batavia yang tinggal di Padang, menjadi tokoh yang menggagas terbitnya tabloid Erets Israel.

Walau terbit di Tanah Minang, harian dengan bahasa Ibrani ini dipasarkan bagi seluruh bangsa Yahudi Eropa yang mendiami Hindia-Belanda.

“Creveld pada saat itu jeli melihat kalau Padang adalah kota yang kosmopolitan. Sehingga keputusannya untuk menerbitkan harian Yahudi di Padang tidak ditentang masyarakat. Memang ya di Padang itu ada Yahudi, Ahmadiyah, Muhammadiyah, NU, banyak lah itu,” ungkap Romi.

Setelah disebar ke seluruh wilayah Hindia-Belanda, tercatat ada sekitar 600 jiwa yang menjadi pembaca setia ‘Harian Suara Israel’. Pada 1929, muncul survei yang menyebut jumlah Yahudi di Nusantara sebanyak 1.095 jiwa.

Disebabkan problematika eksternal dan internal, Creveld terpaksa memindahkan kantor redaksinya ke Bandung sekitar 1928.

“Salah satu alasannya karena Creveld melihat adanya komunitas Yahudi yang serius didirikan di Batavia. Akhirnya dia mencari daerah dekat situ,” jelas Romi.

“Creveld adalah orang yang tekun. Dia menerbitkan majalah empat halaman yang memuat seputar Yahudi di Asia Selatan dan Eropa hanya bersama satu temannya yang bertugas sebagai asisten redaksi,” tutup Romi.


___

- IDNTimes

- Ciuskan.blogspot.com

Kamis, 30 Agustus 2018

Mata Pisau (4)

Mata Pisau (4)
Oleh Wak Amin



"PERIKSA baik-baik Mr Clean. Ka bari saya secepatnya," perintah Letnan Parto.

"Siap Pak .."

'Sang Bos', Letnan Parto juga me minta Mr Clean dan Sersan Leo nard untuk menguatkan hati warga Desa Yauman yang terkena musi bah.

Warga kini, setelah melakukan pe nguburan secara massal, malam harinya menggelar doa bersama agar seluruh amal ibadah anggota keluarga yang sudah mendahului mereka ini diterima Allah SWT.

Khusus bagi mereka yang hingga ki ni masih hidup dan sehat walafiat diberi kesabaran, ketabahan, ketegu han hati untuk tetap bersemangat dan optimis menjalani aktivitas hi dup keseharian.

Dari jauh, Mr Clean dan Sersan Le onard menyaksikan hajatan besar di salah satu rumah warga. Mereka ikut berdoa dan baru turun dari mo bil beberapa saat setelah acara berakhir.

Keduanya memperkenalkan diri se telah bertemu dengan beberapa warga yang pada awalnya menaruh rasa curiga kedatangan mereka.

"Mari Pak. Kita bicara di surau saja," kata lelaki beruban. Surau hanya berjarak beberapa meter dari tempat hajatan.

Pak Anton, nama warga yang pali ng tua usianya, di atas lima pulu han, didaulat warga untuk bercerita panjang lebar tentang tragedi yang menimpa sebagian besar penduduk Yauman.

Pak Anton mengawali kisahnya de ngan bagaimana mereka harus ber susah payah meninggalkan rumah secara diam-diam sebelum bersem bunyi di hutan yang lumayan jauh jaraknya dari Desa Yauman.

"Kami berhasil, tapi ya itu Tuan Cle an. Keluarga kami habis dibantai oleh mereka," aku Pak Anton me nangis sesunggukan.

Diikuti beberapa warga yang lain. Sama-sama menangis. Menum pakan rasa sedih, pilu, marah dan dendam. Mereka menyesali diri karena tidak bisa menolong dan menyelamatkan anggota keluarga mereka yang diculik, disiksa sebe lum akhirnya dibunuh dengan cara sadis dan tak berprikemanusiaan.

Pak Anton dan warga yang hadir berharap pihak kepolisian bisa se cepatnya menangkap pelaku.

"Hanya itu yang kami inginkan Tu an Clean dan Leonard," jelas Pak Anton. Tidak menangis lagi dan sudsh lebih tenang.

"Baik Pak Anton dan bapak-bapak yang lain ... Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menangkap pelakunya," janji Mr Clean.

"Kami mohon kerjasama yang baik dari bapak sekalian di sini," kata Sersan Leonard.

"Sekecil apapun informasinya, beri tahulah kami." Mr Clean mem beri kan nomor panggilan darurat mab es dan kontak person dia bersama Sersan Leonard.




Yahudi Genggam Dunia (26)

Yahudi Genggam Dunia (26)
Oleh aminuddin




Melindungi Yahudi
MENGAPA pohon Gharqad melindu ngi Yahudi ?

Jawabannya adalah pohon Gharqad itu pohonnya orang Yahu di. Sehingga pohon itu akan melin dungi mereka dari kejaran umat Islam.

Dari Abi Hurairah ra bahwa Nabi SAW bersabda, "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, "Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!" (HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami' Ash-Shaghir no. 7414).

لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود، فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودي من وراء الحجر والشجر، فيقول الحجر أو الشجر: يا مسلم، يا عبد الله، هذا يهودي خلفي، فتعال فاقتله.. إلا الغرقد، فإنه من شجر اليهود" (ذكره في: صحيح الجامع الصغير أيضًا -7427)

"Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, "Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi." (HR Muslim dalam Shahih Jami' Ash-shaghir no. 7427)

Hadits di atas dari segi kekuatan sanadnya termasuk hadits shahih tanpa perbedaan pendapat. Dan termasuk dari tanda-tanda kenabian Rasulullah SAW yang terkait dengan mukjizat kabar yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Namun ada yang hal yang kurang kita sadari selama ini. Yaitu hadits ini baru terasa relevan di zaman sekarang ini saja. Sepanjang 14 abad lamanya, tiap ada orang yang baca hadits ini di zamanya, akan sedikit berkerut kening.

Mengapa?

Sebab di masa mereka hidup, sejarah Yahudi tidak seperti sekarang. Mereka belum lagi menjadi sosok negara super power yang ampuh.

Keangkuran Yahudi dengan negara Israelnya belum pernah ada sepanjang 14 abad itu. Keberadaannya baru muncul di abad 20 ini atau abad 14 hijriyah.

Orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, justru selalu berada di bawah perlindungan negeri-negeri Islam. Komunitas Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah.

Komunitas Yahudi pun pernah dibantai oleh Nazi Jerman di masa Hitler. Nyaris tidak ada tempat buat Yahudi kecuali di dalam negeri Islam. Mereka aman bila tinggal di wilayah khilafah Islam, karena hukum Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi).

Salah satu penguasa yang anti Yahudi adalah Spanyol Kristen. Ketika Spanyol dikuasai rejim Katolik, bukan hanya umat Islam yang diusir, tetapi termasuk juga kalangan Yahudi. Tidak ada satu pun tanah di dunia ini yang mau menampung bangsa ini, kecuali penguasa muslim Turki Utsmani.

Maka selama 14 abad itu, hadits ini cukup mengherankan umat Islam. Bagaimana mungkin umat Islam yang selama ini melindungi bangsa Yahudi serta mengharamkan darah mereka, lantaran mereka termasuk ahlu zimmah, tiba-tiba akan memerangi Yahudi sampai mati. Bahkan batu dan pohon akan memerintahkan umat Islam untuk membunuh mereka juga.

Teka-teki hadits ini baru terjawab pada tahun 1948, ketika komunitas Yahudi dunia melakukan agresi, penjajahan dan pencaplokan sebuah negeri Islam merdeka, Palestina.

Dan pada tahun 1967 semakin jelas lagi hadits ini, karena ternyata komunitas Yahudi yang selama 14 abad hidup di bawah perlindungan, asuhan dan kerahiman umat Islam, tiba-tiba berubah menjadi srigala liar yang mengakibatkan perang Arab-Israel.

Barulah di masa sekarang ini hadits ini menjadi lebih punya arti, setelah terkuaknya misteri. Ternyata Yahudi yang selama ini hidup di bawah asuhan dan kasih sayang umat Islam, tiba-tiba jadi makhluk buas pembantai nyawa.

Dan menarik untuk diperhatikan, bahwa Yahudi sudah mempersiap kan apa yang mereka dapat di ma sa sekarang ini sejak lama. Bahkan ada yang mengatakan sejak ribuan tahun yang lalu.

Konon terbentuknya negara-negara super power, penjajahan barat atas dunia timur, naiknya para pejabat di masing-masing negara adidaya, semua tidak lepas dari sinario mereka.

Inggris di masa lalu dan Amerikadi masa sekarang, tidak lain hanyalah alat yang disiapkan untuk mewujudkan cita-cita pembentukan Israel.

Karena itu mustahil meminta Amerika untuk menekan Israel agar menghentikan serangan mereka ke negeri Islam. Adanya hak veto di PBB semakin membuktikan PBB pun termasuk bagian dari alat yang diciptakan oleh mereka.

Selain terkuaknya misteri hadits ini di abad 14 hijriyah, hadits ini sangat tegas menyebutkan kepastian kehancuran bangsa pengingkar Allah dan nabi ini. Bahkan pohon dan batu pun akan ikut membantu umat Islam dalam menumpas mereka.

Karena itu, hadits ini juga menjadi penghibur derita, pelipur lara dan pembangkit harapan buat umat Islam yang sempat merasakan kebengisan Yahudi secara lebih nyata.

Bahwasanya Israel yang bukan ma nusia itu pasti akan dikalahkan, mati kutu dan mati betulan. Ini adalah sebuah kepastian, karena yang bilang bukan sembarang orang. Yang bilang adalah seorang yang paling dekat kepada Allah SWT, yaitu Nabi Muhammad SAW.

Yang menarik juga, di dalam hadits ini Rasulullah SAW menyebutkan sebuah nama pohon, yaitu Gharqad. Pohon ini milik Yahudi, sehingga kalau ada Yahudi sembunyi di baliknya dari kejaran umat Islam, pohon ini tidak akan berbicara. Sebaliknya, pohon ini akan melindungi Yahudi, karena pohon ini milik mereka.

Dan mengapa pohon Gharqad itu melindungi yahudi?

Jika kita lihat dari kacamata haki kat, pohon Gharqad justru sangat tunduk kepada Allah SWT. Dalam arti dia tunduk kepada skenario dari Allah untuk menjadi pohon yang melindungi Yahudi di akhir zaman.

Tetapi tidak perlu kita vonis seba gai pohon kafir. Yang kafir itu ha nyalah Yahudi, yaitu mereka ingkar dan membangkang dari ketentuan Allah SWT yang bersifat formal.

Walhasil, Yahudi nanti akan masuk neraka, semuanya dan tidak keluar-keluar lagi dari sana selamanya. Kecuali Yahudi yang tobat dan sempat masuk Islam, maka mereka adalah saudara kita.

Washington Post edisi April 1984 memuat satu artikel tentang pertemuan Presiden AS Ronald Reagan dengan seorang pelobi senior Yahudi dari American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) bernama Tom Dine.

Pertemuan itu berlangsung secara pribadi. Kepada Tom Dine, mantan Gubernur Negara Bagian California ini dengan serius berkata, “Anda tahu, saya berpaling kepada nabi-nabi kuno Perjanjian Lama dan kepada tanda-tanda yang meramalkan Perang Armageddon. Saya sendiri jadi bertanya-tanya, apakah kita ini akan melihat semuanya itu terpenuhi. Saya tidak tahu. Apakah anda belakangan ini juga telah memperhatikan nubuat-nubuat para nabi itu… akan tetapi, percayalah kepada saya, bahwa nubuat-nubuat itu menggambarkan masa-masa yang sekarang ini sedang kita jalani. ” Tom Dine tersenyum dan mengangguk pelan.

Presiden Reagan adalah presiden Amerika Serikat pertama yang memulai suatu tradisi baru dalam protokoler Gedung Putih, di mana kebaktian, seminar keagamaan, dan pertemuan-pertemuan dengan sejumlah tokoh gereja evangelikal Amerika sering diadakan.

Di masa Reagan-lah paham Zionis-Kristen masuk dalam lingkaran elit pemerintahan Amerika. Seluruh kebijakan, terutama kebijakan Amerika di luar negeri khususnya untuk wilayah Timur Tengah, sangat kental bernuansa Zionis.

Penerus Reagan, George H. W. Bush, William J. Clinton, dan George W. Bush, merupakan orang-orang yang sangat yakin tentang nubuat-nubuat (janji-janji atau ramalan-ramalan) Tuhan seperti yang tercantum di dalam Injil Darby atau Scofield, Injil resmi Amerika.

Menurut keyakinan mereka, abad millennium merupakan zaman akhir di mana suatu ketika akan terjadi Peperangan Besar Terakhir (Armageddon) yang melibatkan seluruh dunia, antara Tentara Tuhan melawan Pasukan Iblis.

Kristus akan mengalahkan Anti-Christ. Dan setelah itu dunia akan menjadi damai dan sejahtera hingga datangnya hari penghabisan.

Sebab itu, dilandasi kepercayaan akan hari akhir seperti yang dinubuatkan dalam Injil Darby, para presiden Amerika bekerja dengan sekuat tenaga untuk melapangkan jalan bagi suatu hari di mana akan datang Kristus yang kedua kalinya.

Karena menurut kepercayaan mer, Kristus akan turun di tanah Pa lestina, maka mereka berupaya untuk menguasai Tanah Palestina sepenuhnya dan memberikannya kepada orang-orang Yahudi.

Kaum Zionis, apakah mereka yang berada di Tanah Palestina maupun yang tersebar di Amerika dan Eropa, sangat yakin bahwa era millenium ketiga ini merupakan pintu gerbang pada akhir zaman.

Entah sengaja atau tidak, kasus WTC 911, di mana Menara Kembar WTC yang dilihat dari jauh bagaikan sebuah gerbang, diruntuhkan, maka seakan terbukalah suatu era baru bagi keyakinan ini.

Segala daya upaya mereka lakukan guna menghadapi datangnya Messiah yang mereka yakini akan memimpin mereka dari Kuil Sulaiman untuk menaklukkan dunia.

Namun ada satu anomali yang secara diametral bertentangan dengan keyakinan mereka ini. Di satu sisi mereka mengaku sangat yakin bisa mengalahkan seluruh umat manusia, wabilkhusus umat Islam, dan menjadi pemimpin dunia.

Namun di sisi lain mereka juga ber lomba-lomba menanami Tanah Palestina yang mereka duduki secara tidak sah dengan pohon gharqad.

Memahami Hari Akhir
Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon Gharqad,  kenyataan ini menjelas kan kepada kita sesungguhnya ka um Yahudi itu memahami hakikat hari akhir, di mana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon Gharqad-lah satu-satunya tempat yang bersedia dipakai sebagai tempat persem bunyian mereka (kaum Yahudi).

Tidak diketahui secara pasti kapan kaum Zionis-Israel menanami Ta nah Palestina dengan pohon Ghar qad. Hanya saja, melalui website Jewish National Fund (www.jnf. Org), di bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate), disebutkan di Tanah Palestina telah ditanami sebanyak 220 juta batang pohon Gharqad.

Uniknya, dengan serius dan pro fesional, kaum Zionis juga mengik lankan di dalam situs tersebut bahwa siapa saja bisa membeli pohon Gharqad secara online dan kemudian menyumbangkannya ke Israel untuk ditanami di Tanah Palestina.

Pertanyaannya kemudian, adakah orang Indonesia yang sudah meme san pohon ini untuk ditanam di Tanah Palestina?





___

Rhioex Weblog


Yahudi Genggam Dunia (25)

Yahudi Genggam Dunia (25)
Oleh aminuddin




Pohon Gharqad
POHON apakah Gharqad (Ghorqod) itu? Umumnya, orang merujuk pada dua tanaman berduri yang hidup di padang pasir. Ada yang menyebut Gharqad adalah tanaman yang dalam bahasa Arab disebut Ausaj. Para ilmuwan menyebut spesies ini sebagai Lycium Shawii.

Pohon ini kerap pula disebut dengan istilah Boxt horn. Menurut laman milik The Hebrew University of Jerusalem, istilah lainnya adalah Lycium Arabicum Boiss atau Arabian Boxthorn. Tanaman ini masuk kategori semak belukar, yang tingginya satu hingga empat meter.

Sumber lain menyebut Gharqad adalah Nitraria Retusa. Bentuk kedua pohon ini mirip, begitu pun dengan tingginya. Namun, Lycium Shawii dan Nitraria Retusa sebenarnya sangat berbeda dari sisi klasifikasi tumbuhan, sejak ordo, family, hingga genus.

Perdana Menteri Israel Benjamin Ne tanyahu, beberapa kali menanam pohon, yang kemudian ramai diberitakan sebagai pohon Gharqad. Antara lain penanaman pohon pada Februari 1999 lalu.

Juga penanaman pohon di bebe rapa tempat lainnya di beberapa permukiman di wilayah pendu du kan Israel, yang disponsori oleh Jewish National Fund (JNF).

Langkah Netanyahu menanam pohon yang diduga Gharqad itu menuai banyak perbincangan hingga hari ini.

Di Yahoo! Answer, misalnya, sese orang bertanya seperti ini, “Menga pa Israel menanam Boxthorn (Ghar qad) lebih daripada pohon-pohon lainnya?  Apakah ada alasan spesifik?”

Respons pengguna internet berma cam-macam. Seorang bernama Evergreen menyatakan, “Pohon Box-thorn adalah bagian kunci nubuwat tentang Israel di akhir zaman.”

Penjawab lainnya, Sameer, menulis, ”Karena pohon Gharqad tidak akan memberi tahu ….”

“Karena Israel berpikir ramalan Is lam tentang Israel akan terjadi, se hingga lebih baik menanam banyak Boxthorn,” tulis Waleed.

Seorang bernama Arilou, berbeda dengan yang lain. Dia mengatakan, “Israel tidak menanam pohon Boxthorn. Kebanyakan pohon yang ditanam Israel saat ini adalah pinus. Maaf memecahkan gelembungmu.”

“Itu adalah pohon Yahudi,” tulis Redland.



___

Republika.co.id

Mari Kita Berdagang (30)

Mari Kita Berdagang (30)
Oleh aminuddin


Melobi dan  Negosiasi

MENURUT Aris Wahyu Ekarini,
seorang pebisnis sebaiknya memiliki strategi dan kemampuan untuk melobi atau melakukan negosiasi dengan calon klien, partner maupun konsumen supaya bisa masuk atau turut serta sesuai dengan yang diharapkan.

Membuka usaha lebih banyak memberikan keuntungan dibandingkan menjadi karyawan di sebuah perusahaan meskipun dalam perencanaannya kebutuhan modal usaha menjadi urutan pertama yang harus dipersiapkan.

Ketika menghadapi kendala keterbatasan modal atau bahkan belum tersedia dana sama sekali, jangan langsung kecil hati karena masih ada langkah atau solusi yaitu dengan melobi.

Melobi adalah salah satu cara jitu yang bisa digunakan untuk mende kati kerabat, relasi, pemilik modal perorangan bahkan institusi keuangan sekalipun.

Melobi adalah bentuk aktif dari su atu kegiatan melalui pendekatan-pendekatan yang dilakukan secara tidak resmi.

Melobi pada dasarnya merupakan usaha yang dilaksanakan untuk mempengaruhi pihak-pihak yang menjadi sasaran agar terbentuk sudut pandangan positif terhadap topik lobi, dengan demikian diharapkan memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

Tujuan dari melobi di kalangan bisnis berguna untuk memastikan kelancaran usaha dan mengupa yakan tindakan saling menguntung kan. Salah satunya adalah untuk mendapatkan kepercayaan dari berbagai mitra bisnis.

Mitra bisnis berbagai macam se perti pengusaha, distributor, provi der, penyalur modal atau perban kan. Melobi tidak melulu kalangan yang satu tujuan bisa juga dengan pesaing usaha yang akan dijalani.

Misalkan  lobi yang dilakukan Tel kom terhadap Indosat dalam me nentukan penggunaan frekuensi, penempatan dan pengaturan wila yah BTS (Base Transceiver Station.

Aris menambahkan ada empat stra tegi melakukan teknik negosiasi yang paling jitu :

1. Secara tidak langsung
Melobi cara ini menggunakan perantara orang ketiga dimana sudah dipercaya atau sudah dekat dan mempunyai akses kepada orang yang akan kita lobi.

Usahakan orang yang kita pilih itu memiliki niat baik dan tetap menja ga kerahasiaan usaha yang akan dijalankan.

Hal ini membutuhkan waktu mengi ngat pihak yang akan membantu kita terkadang memiliki kesibukan tersediri.

2. Secara langsung
Bertatap muka dan komunikasi la ngsung tanpa ada perantara dalam melobi membutuhkan hubungan yang sudah terjalin lama saling mengenal satu dengan yang lain.

Namun, apabila belum pernah kenal dan baru pertama kali bertemu, anda bisa melakukan pendekatan terlebih dahulu dan dibarengi dengan kemampuan bicara yang baik dalam melobi.

3.  Secara Terbuka
Untuk jenis seperti ini bukan anda yang melakukan penawaran untuk berbisnis, melainkan anda ditawar kan secara terbuka untuk bisnis yang akan dikerjakan bersama tanpa adanya rasa takut diketahui oleh orang lain.

Penawaran seperti ini sebaiknya dipelajari lebih teliti agar tidak salah langkah dalam pengambilan keputusan, karena dikhawatirkan apabila orang tersebut tidak memiliki niat yang baik, asset yang anda miliki berbalik  digunakan sebagai modal kerja.


4. Secara Tertutup
Cara melobi ini bisa dibilang sangat rahasia karena hanya anda dan pi hak yang akan dilobi mengetahui perbincangan dan rencana yang akan dilaksanakan.

Perlu mengenal lebih dalam mengenai karakteristik orang yang akan kita lobi agar tidak merugikan kita seperti adanya pembocoran mengenai perbincangan yang sudah terjadi.


Syarat Melobi
Agar niat melobi seseorang atau lembaga tertentu berhasil dengan baik atau minimal  tidak menimbul kan penolakan yang mungkin keras atau malah antipasti, berikut petun juk-petunjuk yang harus anda perhatikan, yaitu :

- Kenali target
Perlu mengenal dan memahami karakter target orang yang akan dilobi dengan baik meliputi sifat, sikap, padangan dan perilakunya. Sehingga anda bisa menentukan tehnik komunikasi yang akan digunakan agar komunikasi terasa nyaman dan tidak ada kesalahan yang menyinggung perasaan.

- Penampilan yang baik
Kesan pertama kali bertemu terlihat dari cara penampilan seseorang, sehingga pelobi diharapkan berpenampilan wangi, rapi dan menarik.

Selain itu harus dilengkapi dengan kemampuan presentasi yang baik pada saat mengutarakan usaha yang akan dikerjakan, intelektual atau wawasan,  juga kepribadian dengan pembawaan yang tenang dan mampu mencairkan suasana.

- Kuasai situasi dan kondisi
 Penyampaian pesan sebaiknya di sesuikan dengan tempat dan situa sinya, apakah di kantor, café, rumah atau tempat lain untuk bertemu.

Apabila tiba-tiba ketika anda sedang melobi datang orang lain dan mengalihkan pembicaraan sebaiknya anda menghentikan pembicaraan agar apa yang diperbincangkan tetap bersifat privasi.

- Cara penyampaian
Apabila pihak yang didekati adalah pribadi, orang yang memiliki nama atau tergolong orang penting, maka cara yang dilakukan bersifat persu asive dan jika itu adalah kelompok pesan harus bersifat argumentatif.

Pelobi harus menyampaikan alasan dan pertimbangan yang logis dan rasional yang bisa membuat mere ka jelas, mengerti dan memahami sehingga bisa diterima dan menda pat dukungan.

- Mengemas pesan
Umumnya pesan yang dikemas secara menarik, rapi, terstruktur sehingga mudah dipahami akan lebih membuat orang terutama pihak yang akan kita lobi lebih ce pat menangkap makna yang kita sampaikan.  Pengemasan bisa da lam bentuk catatan singkat atau proposal yang tidak bertele-tele.

- Jangan takut gagal
Menurut pepatah “Kegagalan ada lah keberhasilan yang tertunda” memang benar apabila kita terus mencobanya kembali.

Karena semakin diulang kita akan tahu dimana letak kesalahan dan kekurangan. Tidak ada sesuatu yang kita kerjakan langsung berha sil tanpa waktu singkat, tanpa adanya rintangan yang harus dihadapi.

Ketika dalam usaha melobi anda ternyata gagal atau tidak bisa me narik orang untuk memberikan mo dal atau menjadi partner, maka kita harus merubah teknik, tutur kata atau pembawaan kita.

Selalu buat kesan pertama yang meninggalkan bekas diingat baik dan menyenangkan agar apabila ternyata mengalami kegagalan dalam melobi dan ingin mencoba lagi, orang tersebut akan menerima secara terbuka.

Selalu miliki sikap optimis, tekun, sabar, gigih, mau belajar dari ke salahan serta kekurangan dan fleksibel.



____
CentraUsaha.com

Rabu, 29 Agustus 2018

Yahudi Genggam Dunia (24)

Yahudi Genggam Dunia (24)
Oleh aminuddin

SIAPA yang pernah mengalahkan Yahudi?

Para sahabatlah yang pernah me ngalahkannya, Lalu kenapa kita tidak mengikuti pemahaman para sahabat agar bisa mengalahkan Yahudi?

Perang Khaibar
Khaibar adalah daerah yang ditempati oleh kaum Yahudi setelah diusir Rasulullah SAW dari Madinah tatkala mereka melanggar perjanian damai.

Di sana mereka menyusun makar untuk melampiaskan dendamnya terhadap Rasulullah SAW, Islam, dan kaum muslimin.

Dendam Yahudi memang telah menumpuk; mulai terusirnya Bani Qainuqa, Bani Nadhir, terbunuhnya dua tokoh mereka, hingga pembantaian terhadap Bani Quraizhah dan sejumlah tokoh mereka yang dibunuh oleh kaum muslimin.

Telah lewat pembahasan bahwa kaum Yahudi adalah penggerak pasukan Ahzab pada Perang Khandaq.

Ini berarti kali yang keempat Rasu lullah SAW memerangi umat Yahudi agar kita mengetahui bagaimana sejarah hitam umat ini dan dendam mereka yang sangat mendalam terhadap Islam.

Pasukan Berangkat
Pada bulan Muharram tahun ke tujuh Hijriah Rasulullah SAW ber sama 1400 sahabat yang ikut di Hudaibiyah berangkat menuju Khai bar.

Telah kita ketahui bahwa sepulang mereka dari Hudaibiyah Allah SWT menurunkan ayat sebagai janji kemenangan dari-Nya dan perintah untuk memerangi Yahudi di Khaibar dalam firman-Nya:

“Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.” (QS Al-Fath: 20)

Ulama ahli tafsir mengatakan bahwa Allah SWT menjanjikan harta rampasan (ghanimah) yang banyak kepada kaum muslimin, sebagai pendahuluannya adalah harta rampasan yang mereka peroleh pada Perang Khaibar itu.

Adapun orang-orang Badui atau munafik tatkala mereka menge tahui para sahabat akan menang dan mendapat rampasan perang,  mereka  ikut dalam peperangan itu supaya mendapat bagian dari gha nimah.

Maka Allah SWT berfirman:

“Orang-orang Badui yang tinggal itu akan berkata apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan, “Biarkan kami, niscaya kami mengikuti kamu.’ Mereka hendak mengubah janji Allah. Katakanlah, ‘Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami; demikian Allah telah menetapkan sebelumnya.’ Mereka mengatakan, ‘Sebenarnya kamu dengki kepada kami.’ Bahkan mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.” (QS  Al-Fath: 15)

Demikian itu,  karena Allah SWT telah mengkhususkan rampasan Perang Khaibar sebagai balasan jihad, kesabaran, dan keikhlasan para sahabat yang ikut di Hudaibiyah saja.

Para sahabat berangkat dengan penuh keyakinan dan besar hati terhadap janji Allah, sekalipun mereka mengetahui bahwa Khaibar merupakan perkampungan Yahudi yang paling kokoh dan kuat dengan benteng berlapis serts persenjataan dan kesiapan perang yang mapan.

Mereka berjalan sambil bertakbir dan bertahlil dengan mengangkat suara tinggi hingga Rasulullah SAW melarang mereka dan memerintahkan agar merendahkan suara sebab Allah Maha Dekat, bersama kalian, tidak tuli, dan tidak jauh. (Bukhari: 4205).

Sebelum subuh mereka tiba di halaman Khaibar, sedang Yahudi tidak mengetahuinya. Tiba-tiba ketika berangkat ke tempat kerja, mereka (orang-orang Yahudi) dikejutkan dengan keberadaan tentara; maka mereka berkata, “Ini Muhammad bersama pasukan perang.”

Mereka kembali masuk ke dalam benteng dalam keadaan takut. Rasulullah SAW bersabda, “Allahu Akbar, binasalah Khaibar. Sesungguhnya jika kami datang di tempat musuh maka hancurlah kaum tersebut.” (Bukhari dan Muslim)

Kaum muslimin menyerang dan mengepung benteng-benteng Ya hudi, tetapi sebagian sahabat pembawa bendera perang tidak berhasil menguasai dan menga lahkan mereka hingga Rasulullah SAW  bersabda :

“Besok akan kuserahkan bendera perang kepada seseorang yang Allah dan Rasul-Nya mencintai dan dia pun mencintai Allah dan Rasul-Nya. Allah akan memenangkan kaum muslimin lewat tangannya.”

Maka para sahabat bergembira dengan kabar ini dan semua ber harap agar bendera tersebut akan diserahkan kepadanya, hingga Umar radhiallahu ‘anhu berkata:

“Aku tidak pernah menginginkan kebesaran, kecuali pada Perang Khaibar.”

Pada pagi hari itu para sahabat bergegas untuk berkumpul di ha dapan Rasulullah SAW. Masing-masing berharap akan diserahi bendera komando.

Akan tetapi, Nabi SAW bertanya, “Dimanakah Ali?”

Meraka menjawab, “Dia sedang sakit mata, sekarang berada di perkemahannya.”

Rasulullah SAW mengatakan, “Panggillah dia.”

Maka mereka memanggilnya. Ali pun  datang dalam keadaan sakit mata (trahom). Lalu Rasulullah  me ludahi matanya dan sembuh seketi ka, seakan-akan tidak pernah merasakan sakit.

Beliau menyerahkan bendera pe rang dan berwasiat kepadanya, “Ajaklah mereka kepada Islam sebelum engkau memerangi mereka. Sebab, demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah seorang di antara mereka lewat tanganmu, maka sungguh itu lebih baik bagimu dari pada onta merah (harta bangsa Arab yang paling mewah ketika itu).” (Muslim)

Perang Tanding
Tatkala berlangsung pengepungan benteng-benteng Yahudi, tiba-tiba pahlawan andalan mereka bernama Marhab menantang dan mengajak sahabat untuk perang tanding.

Amir bin Akwa radhiallahu ‘anhu melawannya dan beliau terbunuh mati syahid. Tapi ketika melawan Ali, Marhab terbunuh. Runtuhlah mental kaum Yahudi dan merek akhirnya berhasil dikalahkan.

Benteng Khaibar terdiri dari tiga lapis, masing-masing terdiri atas tiga benteng. Kaum muslimin memerangi dan menguasai benteng demi benteng.

Setiap kali Yahudi kalah dari pertahanan pada satu benteng, mereka berlindung dan berperang dalam benteng lainnya hingga kemenangan mutlak berada di tangan kaum muslimin.

Korban Perang
Dalam peperangan ini terbunuh dari kaum Yahudi puluhan orang, sedang wanita dan anak-anak ditawan.

Termasuk dalam tawanan adalah Shofiyah binti Huyai yang jatuh di tangan Dihyah al-Kalbi lalu dibeli oleh Rasulullah SAW darinya.

Beliau mengajaknya masuk Islam lalu menikahinya dengan mahar memerdekakannya. Adapun yang mati syahid dari kaum muslimin sebanyak belasan orang.

Di antara yang mati syahid adalah seorang Badui yang datang dan ma suk Islam serta memohon kepada Rasulullah SAW untuk hijrah.

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperoleh rampasan Perang Khaibar,  beliau memberinya bagian, tetapi dia berkata:

“Wahai Rasulullah, aku mengikutimu bukan untuk tujuan ini, melainkan agar aku terkena panah di sini (sambil memberi isyarat pada lehernya) sehingga aku masuk surga.”

Rasulullah SAW mengatakan, “Jika kamu jujur kepada Allah maka pasti Allah buktikan.”

Tidak lama kemudian jenazahnya dibawa kepada Nabi SAW dalam keadaan terluka pada tempat yang dia isyaratkan sebelumnya.

Rasulullah SAW berkata : “Orang ini jujur kepada Allah. Oleh karenanya, Allah memenuhi niatnya yang baik.”  Lalu beliau mengafaninya dan me makamkannya. (Mushonnaf Abdurrozaq dengan sanad yang baik, 5:276)

Daging Beracun
Kaum Yahudi tidak pernah dan ti dak akan berhenti dari makar buruk terhadap Nabi SAW dan Islam kare na tabiat mereka, sebagaimana digambarkan oleh Allah dalam Al- Quran:

“Mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak.” (QS Ali Imron: 112)

Tatkala mereka kalah dari Perang Khaibar dan beberapa kali upaya untuk membunuh Rasulullah gagal, mereka bermaksud untuk membunuh beliau dengan siasat baru.

Seorang wanita Yahudi berperan besar dalam makar buruk ini, yaitu memberi hadiah berupa menyuguh kan hidangan daging kepada Rasu lullah SAW dengan menyisipkan racun yang banyak padanya.

Tatkala Rasulullah SAW memakan, daging tersebut mengabari beliau bahwa ia beracun. Maka beliau memuntahkannya.

Sedangkan Bisri bin Baru ra,  yang ikut makan bersama Rasulullah SAW, meninggal dunia karena racun tersebut. Beliau akhirnya  ' membu nuh' wanita ini sebagai qishosh.

Perdamaian
Setelah umat Yahudi kalah, Nabi SAW bermaksud untuk mengusir mereka dari Khaibar. Akan tetapi mereka memohon kepada beliau agar membiarkan mereka mengurusi pertanian dengan perjanjian bagi hasil.

Rasulullah SAW pun menerima per mohonan itu dengan syarat kapan saja beliau menghendaki maka beli au berhak untuk mengusir mereka.

Hingga akhirnya mereka diusir oleh Umar bin Khaththab di zaman kekhalifahannya setelah beberapa kali mereka berbuat kejahatan terhadap kaum muslimin.


Pembagian Rampasan
Rasulullah SAW membagi rampa san perang kepada sahabat yang ikut perang yang berjumlah 1400 orang. Namun, seusai perang ini para rombongan Muhajirin berjumlah 53 orang dari Habasyah yang dipimpin  Ja’far bin Abi Thalib rs datang dan bertemu Rasulullah
di Khaibar.

Beliau sangat gembira dengan keda tangan mereka. Beliau merangkul Ja’far ra dan  menciumnya seraya bersabda :

“Aku tidak mengetahui apakah aku bergembira karena menang dari Khaibar ataukah karena kedatangan rombongan Ja’far.” (Shahih Abu Dawud: 5220)


Kemudian Rasulullah SAW membe ri mereka bagian dari rampasan perang. Rasulullah juga memberi bagian kepada Abu Hurairah ra dan beberapa orang dari suku Daus yang baru datang dalam keadaan Islam.

Semua ini beliau lakukan dengan izin dan keikhlasan dari sahabat yang ikut Perang Khaibar dan kare na mereka ini terhalang oleh udzur, jika tidak maka pasti mereka akan ikut berperang.


Bahaya Ghulul
Ghulul adalah mengambil rampa san perang sebelum dibagi. Mid’am, seorang pelayan Rasulullah SAW  meninggal dunia akibat terkena panah.

Maka sahabat mengatakan, “Alang kah nikmat baginya surga.” Namun, Rasulullah  bersabda, “Tidak, demi Allah, sesungguhnya pakaian yang diambilnya dari rampasan Khaibar sebelum dibagi menjadi bahan ba kar api neraka.”

Mendengar ini, ada seseorang yang datang mengaku, “Ini satu atau dua tali sandal aku peroleh sendiri.” Ra sulullah  bersabda, “Itu termasuk neraka.” (Bukhari dan Muslim)


Yahudi Fadak
Ketika Rasulullah menguasai dan mengalahkan Khaibar maka Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati orang-orang Yahudi di Fadak –sebelah utara Khaibar.

Mereka segera mengirim utusan ke pada Rasulullah untuk perjanjian damai dengan menyerahkan sepa ruh bumi Fadak kepadanya.

Rasulullah SAW menerima tawaran tersebut dan beliau khususkan untuk dirinya karena ia termasuk rampasan perang (fa’i) yang diperoleh tanpa perang (pertempuran).


Rasulullah SAW juga memerangi Yahudi di Wadi Quro hingga mereka menyerah dan kalah. Mengetahui hal ini, Yahudi Taima’ juga segera berdamai dengan Rasulullah deng an membayar jizyah (upeti, red.)




_____

- Lihat Sirah Nabawiiyyah karya Dr Mahdi Rizqulloh Ahmad: 479-492.

- Majalah Al-Furqon Edisi 1 Tahun Kesebelas 1432 H

- KisahMuslim.com

- Dalamdakwah.wordpress.com

Mata Pisau (3)

Mata Pisau (3)
Oleh Wak Amin

"TEMBAAK ...!"

Trot .. tot ..

Trot .. tot ..

Tembakan beruntun itu berlang su ng amat singkat. Hanya kurang dari tiga menit.

Lebih dari seratus warga Yauman tewas. Darah bercecersn. Senyap seketika. Tak ada lagi raungan, makian dan sumpah serapah.

"Sersan James. Pastikan mereka mati!" Perintah Letnan Robert.

"Siap laksanakan Letnan," jawab Sersan James. Bersama Sersan Paul, George dan Sersan Hiden, memeriksa ulang gelimpangan mayat yang mssih utuh itu.

"Sersan George."

"Masih ada nafasnya Sersan James.

Meski mukanya berdarah, remaja berbadan tegap itu belum tewas. Memejamkan mata dan menahan nafas dengan harapan kepura-pu raaannya ini tidak diketahui Sersan James cs.

Doooor ...

Dari arah belakang, sebuah temba kan yang dilepaskan Sersan Hiden berhasil menembus kepala si rema ja.

Kali ini benar-benar tewas ...

Saat bersamaan, seorang ibu men coba kabur, tapi keburu ditembak Sersan Paul bagian belakang ke palanya.

Tewas seketika.

Jatuh terjerembab ke tanah.

Setelah memastikan tewas semua nya, atas perintah Letnan Robert, Sersan James cs memasuki rumah warga.

Mereka ambil perhiasan, uang, ma kanan seperlunya untuk dibawa peri bersama mobil yang mereka parkir di depan pintu gerbang masuk Desa Yauman.

Sementara warga Yauman yang ma sih hidup dan luput dari pencu likan bersembunyi di hutan tak jauh dari kediaman mereka.

Mereka baru keluar dari persembu nyian pagi hari setelah memastikan pasukan bersenjata yang dipimpin Letnan Robert sudah meninggalkan Desa Yauman.

Letnan Robert dan empat anak bu ahnya melanjutkan perjalanan ke utara. Mereka sangat senang kare na misi yang mereka usung, salah satunya membuat keonaran, suk
ses besar.

Sangat berbeda keadaannya deng an warga Yauman yang selamat. Be gitu menyaksikan anak, isteri, sua mi dan orang terdekat mereka te was bersimbah darah, mereka pun menangis sesunggukan.

Bahkan ada yang menjerit histeris sebelum akhirnya pingsan, tak sadarkan diri ...













Mari Kita Berdagang (29)

Mari Kita Berdagang (29)
Oleh aminuddin

Lobi  Bisnis
DALAM sebuah perusahaan diperlu kan seorang yang pandai untuk me lobi segala jenis proyek dan kepenti ngan perusahaan.

Tak heran orang-orang yang berha sil di posisi-posisi penting dalam se buah perusahaan mereka adalah pelobi-pelobi yang mumpuni.

Bahkan terkadang secara profesi onal mereka tidak bersinar dan kompeten tapi untuk soal melobi perusahaan sangat bertumpu kepadanya. Sehingga karirnyapun ikut bersinar dan meroket.

Melobi menurut pengertian sederhana adalah segala usaha untuk mempegaruhi pihak-pihak yang menjadi sasaran untuk me miliki sudut pandang yang positif terhadap hal-hal yang sedang di lobi dan diharapkan tujuan atau harapan yang kita inginkan dapat tercapai.

Tehnik dasar melobi sebenarnya adalah masalah kontak dan cara mempengaruhi. Bagaimana  me ngontak sasaran dan kita mengatur pertemuan tersebut dengan mem pertimbangan kebisaan dan pola piker dari pada sasaran kita.

Kegiatan ini bisa kita kerjakan dengan perencanaan yang sudah kita buat sebelumnya, tapi tidak jarang hal ini sudah menjadi naluri seorang pelobi yang kreatif dimana dan kapan pun dia berada.

Menjadi pelobi yang berhasil memerlukan wawasan yang luas dan juga pengalaman yang semuanya ini akan semakin menajam bersamaan dengan jam terbang yang semakin bertambah.

Seorang pelobi haruslah dapat me ngusai dan mengkombinasikan se gala aspek yang berkenaan dengan background sasaran, target  yang akan dicapai, waktu yang tersedia dan lokasi atau tempat dimana lobi akan berlangsung secara efektif dan efesien.  Dibsinilah kita dapat melihat kematangan seorang pelo bi.

Untuk dapat merealisasikan hal itu, lobbying menganut pendekatan win-win. Pada intinya kegiatan melobi dapat diartikan sebagai aktivitas untuk menyodorkan ide yang telah “diproses” sedemikian rupa  sehingga memiliki arti dan nilai yang positif bagi sasaran lobi.

Pelaksanaan lobbying dapat bervariasi dan sebenarnya tidak memiliki batasan yang sangat mengikat.

Akan tetapi, pada umumnya tahapan yang dilalui adalah sama. Secara singkat tahapan awal lobbying mencakup penentuan tujuan lobbying secara jelas, penentuan pihak pendukung dan penentang, serta yang terpenting adalah penentuan target lobbying.

Cara membaca situasi,  intuisi, fleksibilitas dan sensitivitas dalam mengelola situasi juga merupakan elemen-elemen wajib yang harus dikuasi ketika kita melobi.

Lobbying memang sarat dengan aspek entertainment tapi perlu diingat bahwa seorang pelobi harus menyeimbangkan dengan pembahasan utama lobbying.

Penghargaan terhadap kemampuan melobi ini berdampak pada karir seseorang dan biasanya dijajarkan sebagai para pahlawan di perusa haan dan masuk di tim inti  dari manajemen.

Sesuatu hal yang banyak diminati tapi tidak semua dapat melewati nya, fakta membuktikan  melobi dan karir adalah dua hal yang sangat berkaitan.






_____

-  Business Lounge Journal (BLJ.CO.ID)

Mari Kita Berdagang (28)

Mari Kita Berdagang (28)
Oleh aminuddin



Usaha Sepi
MENJALANKAN sebuah bisnis memang seperti menjalankan kehidupan. Keadaanya tidak selalu semulus yang diharapkan.

Ada banyak masalah yang akan menjadi hambatan, namun harus bisa diselesaikan dengan bijak.

Hal ini umumnya dialami oleh para pengusaha pemula di dunia bisnis.

Sebaiknya, para pengusaha pemula tidak mudah down atas masalah yang terjadi dalam perjalanan bisnisnya, namun harus bangkit dengan mengedepankan Inovasi dan Introspeksi terhadap usahanya tersebut.

Jika kita memiliki usaha yang ternyata sedang sepi pelanggan, umumnya ini terjadi karena beberapa hal.

Mungkin saja kita menjual produk terlalu mahal harganya, minim kualitasnya serta layanan yang kita berikan kurang maksimal.

Beberapa unsur seperti harga, kualitas dan pelayanan tentu menjadi faktor penentu untuk pelanggan terhadap usaha kita. Jika buruk, maka pelanggan tidak akan percaya lagi pada kita.

Jika memang saat ini usaha sedang mengalami sepi pengunjung, jangan khawatir, berikut tips menghadapi usaha yang sedang sepi pelanggan:

1. Lakukan Inovasi

Mungkin saja banyak pelanggan lari ke usaha lainya, karena anda tidak melakukan Inovasi pada pada produk dalam usaha Anda.

Inovasi ini sangat penting untuk menghilangkan kejenuhan pasar terhadap suatu produk.

Sebaiknya mulailah berpikir untuk melakukan Inovasi. Jika anda men jual usaha makanan, pikirkan Ino vasi pada rasa, kemasan, dan juga tampilanya.

Jika bisa lebih unik lagi, pelanggan akan kembali pada kita. Lakukan modifikasi untuk setiap produk baru.

2.  Sistem Online

Jika memulai usaha dengan usaha offline, dengan memiliki gerai atau toko khusus, saat toko sedang sepi pengunjung, sebaiknya gunakan strategi pemasaran online, untuk tetap mendapatkan pelanggan.

Saat ini, ada banyak tools khusus yang digunakan untuk menjaring pelanggan yang memang pasti menyukai produk anda. Jika perlu, buatlah akun sosial media dari usaha yang dijalankan ini.

3. Perhatikan Harga dan Kualitas

Dalam bisnis, apalagi jika anda berbisnis dengan menjual produk yang cukup banyak pesaingnya, maka harus selalu memperhatikan harga dan kualitas produk pula.

Anda boleh melakukan survei ke toko pesaing, dan tanyakan harga jual di pihak mereka, lalu bandingkan dengan harga jual anda.

Jika ternyata toko anda menjual lebih mahal dari mereka, tentu anda tahu apa yang harus dilakukan.

Selain itu, anda bisa berinisiatif untuk membuat tampilan toko menjadi lebih maksimal, dan menarik.

Siapa tahu, dengan cara ini pelanggan akan lebih tertarik lagi untuk berkunjung dan berbelanja di toko anda.

4. Pertahankan Kualitas Produk dan Pelayanan Anda

Pelanggan umumnya mencari produk yang berkualitas dan pelayanan yang terbaik dari pihak penjualnya.

Maka dari itu, anda selaku pemilik usahanya, harus bisa mempertahankan kualitas produk yang dijual, serta selalu siap untuk memberikan pelayanan yang ramah dan baik pada pelangganya.

Jika sudah begini, pelanggan tentu akan sering berkunjung dan berbelanja di toko anda.



____

Kompas.com

Yahudi Genggam Dunia (23)

Yahudi Genggam Dunia (23)
Oleh aminuddin



Kebinasaan Bangsa Yahudi

WAHAI saudara-saudaraku kaum muslimin yang dimuliakan Allah… Berbesar hatilah, karena Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا  فَإِذَا جَاء وَعْدُ أُولاهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَا أُوْلِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُواْ خِلاَلَ الدِّيَارِ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُولاً  ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَأَمْدَدْنَاكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَاكُمْ أَكْثَرَ نَفِيرًا  إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا فَإِذَا جَاء وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوؤُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوْاْ تَتْبِيرًا  عَسَى رَبُّكُمْ أَن يَرْحَمَكُمْ وَإِنْ عُدتُّمْ عُدْنَا وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ حَصِيرًا

“Dan telah kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi Ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya kami kembali (mengazabmu) dan kami jadikan Neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.” ( QS Al-Israa’ 17:4-8).


Pertama : Ayat ini menegaskan terjadinya dua kerusakan yang dilakukan oleh Bani Israil. Sekiranya dua kerusakan yang dimaksud sudah terjadi pada masa lampau, maka sejarah telah mencatat  Bani Israil telah berbuat kerusakan ber kali-kali, bukan hanya dua kali saja.

Akan tetapi yang dimaksudkan di dalam Al-Quran ini merupakan puncak kerusakan yang mereka lakukan. Oleh karena itulah Allah mengirim kepada mereka hamba-hamba-Nya yang akan menimpakan azab yang sangat pedih kepada mereka.

Kedua : Dalam sejarah tidak disebutkan kemenangan kembali Bani Israil atas orang-orang yang menguasai mereka terdahulu. Sedangkan ayat di atas menjelaskan bahwa Bani Israil akan mendapatkan giliran mengalahkan musuh-musuh yang telah menimpakan azab saat mereka berbuat kerusakan yang pertama.

Allah mengatakan : “Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali.”

Ketiga : Sekiranya yang dimaksudkan dengan dua kerusakan itu adalah sesuatu yang telah terjadi, tentulah tidak akan diberitakan dengan lafazh idza, sebab lafazh tersebut mengandung makna zharfiyah (keterangan waktu) dan syarthiyah (syarat) untuk masa mendatang, bukan masa yang telah lalu.

Sekiranya kedua kerusakan itu terjadi di masa lampau, tentulah lafazh yang digunakan adalah lamma bukan idza.

Juga katalatufsidunna (Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan), huruf laam dan nuun berfungsi sebagai ta’kid (penegasan) pada masa mendatang.

Keempat : Demikian pula firman Allah : “dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana” menunjukkan sesuatu yang terjadi pada masa mendatang. Sebab tidaklah disebut janji kecuali untuk sesuatu yang belum terlaksana.

Kelima : Para penguasa dan bangsa-bangsa yang menaklukkan Bani Israil dahulu adalah orang-orang kafir dan penyembah berhala. Namun bukankah Allah SWT telah mengatakan dalam ayat di atas :

“Kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar”.

Sifat tersebut mengisyaratkan bahwa mereka itu adalah orang-orang yang beriman, bukan orang-orang musyrik atau penyembah berhala.

Pernyertaan kata “Kami” dalam kalimat di atas sebagai bentuk tasyrif (penghormatan). Sementara kehormatan dan kemuliaan itu hanyalah milik orang-orang yang beriman.

Keenam : Dalam aksi pengrusakan kedua yang dilakukan oleh Bani Israil terdapat aksi penghancuran bangunan-bangunan yang menjulang tinggi (gedung pencakar langit). Sejarah tidak menyebutkan bahwa pada zaman dahulu Bani Israil memiliki bangunan-bangunan tersebut.

Kesimpulan : Hakikat dan analisa ayat-ayat barusan menegaskan bahwa dua aksi pengerusakan yang dilakukan oleh Bani Israil akan terjadi setelah turunnya surat Al-Israa’ di atas.

Realita : Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis. Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat melarikan diri.

Mereka membakar tempat Isra’ Rasulullah SAW dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya.

Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah, pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran perjanjian.

Jadi, aksi pengerusakan yang kedua sedang berlangsung sekarang dan telah mencapai titik klimaks dan telah mencapai puncaknya. Sebab tidak ada lagi aksi pengerusakan yang lebih keji daripada yang berlangsung sekarang.

Adakah aksi yang lebih keji daripada membakar rumah Allah?

Adakah aksi pengerusakan yang lebih jahat daripada merobek-robek kitabullah dan menginjak-injaknya?

Adakah aksi pengerusakan yang lebih sadis daripada membunuhi anak-anak, orang tua dan kaum wanita serta mematahkan tulang mereka dengan bebatuan?

Adakah aksi pengerusakan yang lebih besar daripada pernyataan perang secara terang-terangan siang dan malam melawan Islam dan para juru dakwahnya?

Sungguh demi Allah, itu semua merupakan aksi pengerusakan yang tiada tara!!!


Lalu Allah Azza wa Jalla melanjutkan firman-Nya : “dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”.

Artinya, hamba-hamba Allah kelak akan meruntuhkan apa saja yang dibangun dan dikuasai oleh bangsa Yahudi.

Mereka akan menggoyang benteng Yahudi dan meluluhlantakkan serta meratakannya dengan tanah.

Sebelumnya, tidak pernah disaksikan bangunan-bangunan menjulang tinggi di tanah Palestina kecuali pada masa kekuasaan Zionis sekarang ini.

Gedung-gedung pencakar langit dan rumah-rumah pemukiman dibangun di setiap jengkal tanah Palestina yang diberkahi.

Kami katakan kepada mereka : Dirikanlah terus wahai anak keturunan Zionis, tinggikan bangunan sesukamu! Sesungguhnya kehancuran kalian di situ dengan izin Allah.

Dan tak lama lagi kalian akan luluhlantak dan tertimpa bangunan kalian itu! Dan Allah takkan memungkiri janjinya : “dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana”.

Penguasaan Masjidil Aqsha tidak disebutkan pada kali yang pertama dan disebutkan pada kali yang kedua.

Sebab penguasaan Masjidil Aqsha oleh kaum muslimin akan berakhir. Kalaulah belum berakhir berarti penguasaan yang kedua merupakan lanjutan dari yang pertama.

Akan tetapi berhubung penguasaan Masjidil Aqsha yang pertama akan berakhir, maka penguasaan untuk yang kedua kalinya merupakan peristiwa baru.

Dan itulah realita yang terjadi! Penguasaan pertama telah berakhir sesudah bangsa Yahudi menguasai al-Quds serta beberapa wilayah tanah Palestina lainnya dalam satu serangan yang sangat sporadis pada tahun 1967, orang-orang menyebutnya tahun kekalahan. Sebelumnya pada tahun 1948 mereka sebut dengan tahun kemalangan.

Penguasaan yang pertama berakhir disebutkan karena adanya faktor penghalang yang menghalangi kaum muslimin untuk menguasainya.

Penghalang itu merupakan musuh bagi Islam dan kaum muslimin. Dan cukuplah Yahudi sebagai musuh bebuyutan yang sangat menentang Islam, kaum muslimin dan para pembela Islam.

Maka kita harus membebaskan tanah kita yang dirampas dan membuat perhitungan dengan mereka serta menyalakan api kebencian terhadap mereka!!!
Sudah tergambar pada wajah mereka tanda-tanda kemalangan dan kehinaan.

Kaum muslimin akan kembali menguasai Masjidil Aqsha –insya Allah- sebagaimana kaum salafus shalih menguasainya pertama kali.

Sebab kehancuran kedua yang telah dijanjikan oleh Allah dalam firman-Nya : “dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama”.

Kita sedang menanti peristiwa itu sebagai kebenaran janji Allah dan kebenaran berita-berita Rasulullah SAW. Pada hari itu kaum muslimin bergembira dengan pertolongan dari Allah Azza wa Jalla.

Nubuwat as-Sunnah ash-Shahihah tentang Kebinasaan Bangsa Yahudi Rasulullah SAW telah mengabarkan bahwa kaum muslimin akan berperang melawan bangsa Yahudi, beliau bersabda :

“Tidak akan tiba hari kiamat sehingga kaum muslimin berperang melawan Yahudi. Sampai-sampai apabila orang Yahudi bersembunyi di balik pepohonan atau bebatuan, maka pohon dan batu itu akan berseru, ‘wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi ada bersembunyi di balikku, kemarilah dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Ghorqod, karena ia adalah pohon Yahudi.” (Muttafaq ‘alaihi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu).

Diriwayatkan oleh Syaikhaini (Bukhari dan Muslim) dari Abdullah bin ‘Umar rs bahwasanya Rasulul lah SAW bersabda :

“Kalian benar-benar akan membunuhi kaum Yahudi, sampai-sampai mereka bersembunyi di balik batu, maka batu itupun berkata, ‘wahai hamba Allah, ini ada Yahudi di belakangku, bunuhlah dia!’.”

Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa :

Pertama : Akan datang masa sebelum datangnya hari kiamat bahwa kaum muslimin dan bangsa Yahudi akan mengalami peperangan besar dan ini adalah suatu hal yang pasti akan terjadi.

Kedua : Bangsa Yahudi akan dibantai oleh kaum muslimin, dan hal ini terjadinya di bumi Palestina, dan saat itu seluruh pepohonan dan bebatuan yang dijadikan tempat persembunyian bangsa Yahudi akan berseru memanggil kaum muslimin untuk membunuh mereka, kecuali pohon Ghorqod.

Ketiga : Hal ini menunjukkan bahwa kemenangan berada di tangan Islam dan kehinaan akan meliputi bangsa Yahudi yang terlaknat dan terkutuk.

Keempat : Berkaitan dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abdullah bin ‘Umar ra di atas, dimana Nabi bersabda :

“latuqootilunna” (Kalian benar-benar akan membunuhi kaum Yahudi) yang disertai dengan lam dan nun sebagai ta’kid (penegasan) akan kepastian hal ini. Khithab (seruan) Nabi ini adalah kepada para sahabat, hal ini menunjukkan secara sharih bahwa masa depan adalah milik Islam saja –biidznillahi-, namun haruslah dengan metode para sahabat Nabi dan kaum salaf yang shalih.

Kelima : Berkaitan dengan sabda Rasulullah SAW  yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, dimana beliau  bersabda tentang seruan batu dan pohon :

“Wahai muslim, wahai hamba Allah…” yang menunjukkan manhaj tarbawi (pendidikan) ishlahi (pembenahan) yang ditegakkan di atas manifestasi tauhid dan al-‘Ubudiyah (penghambaan) yang merupakan cara dalam menegak kan syariat Islam di muka bumi dan melanggengkan kehidupan Islami berdasarkan manhaj nabawi.

- Tha`ifah al-Manshurah adalah Pembebas Negeri Syam al-Muqoddasah

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberkahi negeri Syam di dalam kitab-Nya al-Majid (yang terpuji) di dalam 5 ayat, sebagai berikut :

“Dan kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang kami telah memberkahinya untuk seka lian manusia.” (QS al-Anbiyaa’ 21:71)

“Dan (telah kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya, dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al-Anbiyaa’ 21:81)

“Dan kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya, dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka, dan kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.” ( QS Al-A’raaf 7:137)

“Dan kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan, berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.” (QS Sabaa` 34:18)

“Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya.” ( QS Al-Israa` 17:1)

Seluruh ayat di atas menunjukkan keutamaan dan keberkahan negeri Syam, tidak diketahui adanya perselisihan para ulama tafsir tentangnya. Negeri Syam adalah negeri yang memiliki fadhilah (keutamaan) dibandingkan negeri-negeri lainnya.

Di negeri inilah risalah-risalah kenabian banyak diturunkan. Para rasul banyak diutus dan menjadi tempat hijrah para Nabi Allah. Di dalamnya terdapat kiblat pertama kaum muslimin, di-isra`kannya Nabi Muhammad SAW.

Di dalamnya Dajjal akan binasa di tangan al-Masih ‘alaihi Salam, demikian pula Ya’juj dan Ma’juj serta bangsa Yahudi akan binasa.

Namun negeri ini kini terampas dan terjajah, dirampas dan dijajah oleh bangsa terburuk di muka bumi ini. Namun penjajahan mereka atas bumi Palestina dan Syam adalah penggalian kuburan bagi mereka sendiri.

Karena Nabi yang mulia telah memilih negeri ini sebagai bangkitnya ath-Tha`ifah al-Manshurah (golongan yang mendapat pertolongan) yang akan membinasakan bangsa Yahudi dan membebaskan negeri Syam dari kekuasaan mereka serta menegakkan Islam sebagai agama yang haq.

Berikut ini adalah hadits-hadits yang menjelaskannya:

Pertama : Hadits ‘Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhu : “Akan senantiasa ada segolongan dari umatku, yang berperang di atas kebenaran, yang menampakkan (kebenaran) terhadap orang-orang yang mencela mereka, hingga terbunuhnya orang yang terakhir dari mereka, yaitu al-Masih ad-Dajjal.” (HR Abu Dawud : 2484; Ahmad : IV/329 dan IV/343; ad-Daulabi dalam al-Kuna : II/8; al-Lalika`i dalam Syarh I’tiqod ‘Ushulis Sunnah no. 169; dan al-Hakim : IV/450; dari jalan Hammad bin Salamah, meriwayatkan dari Qotadah, dari Mutharif).

Al-Hakim berkata : “Shahih menurut syarat Muslim” dan Imam adz-Dzahabi menyepakatinya. Syaikh Salim berkata : “Hadits ini sebagaimana yang dikatakan oleh al-Hakim”.

Dan menyertai (tabi’) riwayat ini adalah riwayat dari Abul ‘Alaa` bin asy-Syakhir dari saudaranya Mutharif, dikeluarkan oleh Ahmad (IV/434), dan Syaikh Salim berkomentar : “isnadnya shahih menurut syarat imam yang enam.”

Kedua : Hadits Salamah bin Nufail radhiyallahu ‘anhu : “Saat ini akan tiba masa berperang, akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang menampakkan (kebenaran) di hadapan manusia, Allah mengangkat hati-hati suatu kaum, mereka akan memeranginya dan Allah Azza wa Jalla menganugerahkan kepada mereka (kemenangan), dan mereka tetap dalam keadaan demikian, ketahuilah bahwa pusat negeri kaum mukminin itu berada di Syam, dan ikatan tali itu tertambat di punuk kebaikan hingga datangnya hari kiamat.” (HR Ahmad : IV/104; an-Nasa`i : VI/214-215; Ibnu Hibban : 1617-Mawarid; al-Bazzar dalam Kasyful Astaar : 1419; dari jalan al-Walid bin Abdurrahman al-Jarsyi dari Jabir bin Nufair.)

Syaikh Salim berkata : “Dan isnad ini shahih menurut syarat Muslim.”

Ketiga : Hadits Qurrah radhiyallahu ‘anhu : “Apabila penduduk negeri Syam telah rusak, maka tidak ada lagi kebaikan bagi kalian. Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang mendapatkan pertolongan, tidaklah membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datangnya hari kiamat.” (HR at-Tirmidzi : 2192; Ahmad : V/34; al-Lalika`i : 172; Ibnu Hibban : 61; al-Hakim di dalam Ma’rifatu ‘Ulumul Hadits hal. 2; dari jalan Syu’bah bin Mu’awiyah bin Qurrah, dari ayahnya secara marfu’)

Imam at-Tirmidzi berkata : “Hadits hasan shahih.” Syaikh Salim berkomentar : “Hadits ini shahih menurut syarat Syaikhaini (Bukhari dan Muslim).”

Keempat : Hadits Sa’ad bin Abi Waqqosh radhiyallahu ‘anhu yang memiliki dua lafazh yang berbeda, yaitu :

Pertama : Beliau berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam : “Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang menampakkan (diri) di atas kebenaran, yang senantiasa perkasa hingga hari kiamat.” (HR al-Lalika`i di dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlis Sunnah wal Jama’ah : 170).

Kedua : Beliau berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam : “Akan senantiasa penduduk Maghrib (barat) menampakkan kebenaran hingga datangnya hari kiamat.” (HR Muslim : XIII/68-Nawawi; Abu Nu’aim di dalam al-Hilyah : III/95-96; as-Sahmi di dalam Tarikh Jurjaan : 467; dan selainnya dari jalan Abu Utsman al-Hindi)

Syaikh Salim berkomentar : “Iya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam telah menjelaskan negeri al-Firqah an-Najiyah dengan penjelasan yang terang yang tidak ada lagi keraguan padanya, dan beliau mengabarkan bahwa negeri itu adalah Syam yang diberkahi dan penuh kebaikan.”

Penjelasan Syaikh Salim al-Hilali di sini ditopang oleh penjelasan berikut :

Hadits Mu’adz bin Jabal ra yang diribwayatkan oleh ‘Umair dari Malik bin Yakhomir, Mu’adz berkata : “Dan mereka ini (ath-Tha`ifah al-Manshurah) berada di Syam.” Dan ucapan ini dihukumi marfu’ karena tidaklah diucapkan dengan ra’yu (pendapat) dan ijtihad.

Hadits Sa’ad di atas : “Akan senantiasa penduduk Maghrib (barat) menampakkan kebenaran hingga datangnya hari kiamat.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu menukil dalam kitabnya Manaqib asy-Syam wa Ahluhu (hal. 72-77) ucapan Imam Ahmad bin Hanbal : “Penduduk Maghrib, mereka adalah penduduk Syam.

Syaikh Salim mengomentari : “Saya sepakat dengan dua alasan :

Pertama adalah, bahwa seluruh hadits-hadits di atas menjelaskan mereka adalah penduduk Syam.

Kedua, bahasa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan penduduk Madinah tentang “penduduk Maghrib (barat)” maksudnya adalah penduduk Syam, karena mereka (penduduk Maghrib) berada di barat mereka (Rasulullah dan para sahabatnya), sebagaimana bahasa mereka tentang “penduduk Masyriq (timur)” adalah penduduk Nejed dan Irak. Karena Maghrib (barat) dan Masyriq (timur) adalah perkara yang nisbi (relatif).

Seluruh negeri yang memiliki barat maka bisa jadi merupakan bagian timur bagi negeri lainnya dan sebaliknya.

Dan yang menjadi pertimbangan di dalam ucapan Nabi SAW ini tenta ng barat dan timur adalah tempat beliau mengucapkan hadits ini, yaitu Madinah.

Kesimpulan : Negeri Syam adalah negeri ath-Tha`ifah al-Manshurah yang akan menampakkan kebenaran, tidaklah akan membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi dan mencela mereka, mereka akan mendapatkan kemenangan dari Allah dan mereka tetap dalam keadaan demikian sampai datangnya hari kiamat.

Ath-Tha’ifah al-Manshurah inilah yang akan memenangkan Islam dan membebaskan negeri Syam dari belenggu penjajahan bangsa Yahudi yang terlaknat, dan merekalah yang akan membinasakan bangsa Yahudi terlaknat ini.




___

- Disarikan dari “Jama’ah-Jama’ah Islamiyah Ditimbang Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah” (terj. Al-Jama’at al-Islamiyyah fi Dhou’il Kitaabi was Sunnah), karya Syaikh Salim bin Ied al-Hilaly, pent. Ust. Abu Ihsan al-Atsari, Pustaka Imam Bukhari, Jilid I, cet. I, Juni 2003, hal. 90-108.
- Dipetik secara ringkas dan bebas dari artikel yang berjudul Haditsu Qitaali al-Yahuudi Riwaayatan
*Disarikan dari artikel yang berjudul ath-Tha`ifah al-Manshurah wal Bilaad al-Muqoddasah, karya Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilali, dalam Majalah al-Asholah, no. 30, th, V, hal. 17-21.

-  Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilali

- Islampos

Selasa, 28 Agustus 2018

Mata Pisau (2)

Mata Pisau (2)
Oleh Wak Amin



SEMENTARA itu ...

Kelima terduga pelaku pengebo man singgah sebentar di sebuah desa. Yauman nama desanya.

Penduduknya tidak terlalu banyak. Hanya sekitar tujuh ratusan kepala keluarga (KK). Mereka hidup dari bercocok tanam.

Mereka hidup rukun dan damai. Ada beberapa rumah sekolah di sana. Mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas

Tentu saja, karena sudah terbiasa hidup aman dan jauh dari bising apalagi keributan, kehadiran lima lelaki besar bertampang seram ber senjatakan lengkap, amat menga getkan warga Yauman.

Namun mereka tak sempat lagi berlari dan menyelamatkan diri. Di bawah todongan senjata laras pan jang, para lelaki paruh baya diseret paksa. Mereka dikumpulkan di ta nah lapang depan balai desa.

Sementara kaum perempuan, teru tama remaja muda usia, mereka perkosa secara bergantian. Sedang kan anak-anak sudah dihabisi lebih dahulu di sebuah tanah lapang tak jauh dari balai desa.

Jerit tangis pecah seketika. Sum pah serapah keluar dari mulut ke banyakan para remaja yang dipak sa cuma mengenakan celana da lam.

Sayangnya, sumpah serapah itu di balas oleh lima anggota kelompok bersenjata yang sudah banyak me mbunuh warga desa yang tak ber salah ini dengan tembakan.

Trot .. tot ...

Trot .. tot ...

"Dasar binatang,' maki seorang le laki beranak dua dengan geram.

"Ulangi lagi."

"Dasar binatang ..."


Praaak ...

Bruuug ...

Cebraaash ...

Darah mengucur deras dari mulut dan kepala bapak berambut keriti ng. Beberapa temannya coba me nolong. Tapi tak bisa karena saat itu juga mereka dipukul bagian ke pala, perut dan dengkul menggu nakan senjata.

Auuuuugh ...

"Habisi mereka Sersan Hiden!" Pe rintah Letnan Robert pada anak buahnya.

"Siap Letnan!"

"Bantu Sersan Hiden!"

"Siap Letnan," jawab Sersan James, Sersan Paul, dan Sersan George serempak.









Mari Kita Berdagang (27)

Mari Kita Berdagang (27)
Oleh aminuddin

HINDARI tujuh hal ini jika anda tak mau rugi dalam usaha :

1. Menggabungkan rekening pribadi dan perusahaan

Menggabungkan rekening pribadi A
Anda dengan perusahaan sangat tidak dianjurkan dalam pengelolaan usaha.

Anda akan kesulitan membedakan pengeluaran dan pemasukan untuk masing-masing kebutuhan. Alasan lainnya yakni Anda akan cenderung menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadi.

Manajemen keuangan yang timpang tindih ini akan mempengaruhi operasional perusahaan anda dan sulit menentukan angka profit yang sebenarnya.  Biasakan untuk disiplin membagi kebutuhan bisnis dan pribadi.

2. Membiayai kebutuhan bisnis dengan uang pribadi

Masih berhubungan dengan poin yang telah dijelaskan sebelumnya, mengeluarkan dana untuk kebutuhan bisnis dengan uang pribadi yang anda miliki sangat tidak disarankan.

Akan lebih baik jika kartu kredit anda tidak digunakan untuk mem biayai keperluan usaha karena an da akan mengalami kesulitan untuk membuat laporan keuangan nantinya.

Pastikan bahwa segala keperluan bisnis, biaya meeting, atau traveling ditanggung oleh keuangan operasional perusahaan.

3. Tidak menyiapkan anggaran untuk masa mendatang

Di awal berdirinya perusahaan, sang pemilik usaha tersebut cenderung memutar lagi seluruh keuntungan yang mereka dapat untuk membiayai keperluan bisnis.

Tindakan seperti ini bisa membahayakan masa depan si pemilik itu sendiri karena dia tidak memiliki jumlah tabungan yang pasti.

"Roma tidak dibangun dalam sehari," begitu juga bisnis anda. Akan lebih baik apabila anda menyisihkan pendapatan anda untuk beberapa bulan ke depan, untuk berjaga-jaga ketika kondisi keuangan pribadi sedang tidak stabil.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi beberapa tahun mendatang, oleh karena itu, sisihkan pendapatan untuk ditabung.

4. Tidak memiliki anggaran operasional

Setiap perusahaan pasti memiliki dana operasional. Kesalahan terbesar seorang pengusaha adalah tidak memiliki anggaran untuk keperluan operasional kantor.

Bagaimana anda mengukur keun tungan apabila anda tidak tahu be rapa jumlah uang yang dike
luarkan oleh perusahaan anda?

Anda dapat mematok anggaran setiap bulan dan meningkatkan jumlahnya ketika bisnis sudah stabil nanti. Jangan sampai besar pasak dari pada tiang.

5. Tidak membuat rencana pensiun

Setiap pengusaha pasti memiliki ke inginan untuk pensiun suatu saat nanti. Tidakkah anda ingin memetik hasil kerja anda selama bertahun-tahun?

Dana pensiun sangat penting untuk dikumpulkan mulai dari sekarang agar ketika saatnya anda benar-benar sudah tidak bekerja, anda memiliki cukup dana untuk menikmati hidup.

Perhitungan dana pensiun dapat dilakukan oleh pakar keuangan atau menyisihkan sebagian keuntungan yang anda peroleh secara berkala.

6. Tidak memiliki dana darurat

Dana darurat ini biasanya berbentuk tabungan tunai karena sifatnya darurat dan bisa dicairkan kapan saja anda butuhkan.

Selain menabung dan membiayai perusahaan, anda pun harus memiliki dana darurat untuk keperluan yang tak terduga seperti, kecelakaan kerja, ganti rugi konsumen dan lain sebagainya.

Dana darurat cukup penting dalam sebuah manajemen keuangan supaya anda tidak terlibat hutang yang menumpuk.

7. Melakukan promo yang terlalu banyak

Kita hidup dalam kondisi ekonomi bisnis yang sangat kompetitif terlepas dari usaha yang digeluti. Perusahaan anda akan mengalami persaingan ketat.

Namun tak lantas anda harus mem berikan diskon besar-besaran kepa da klien hanya karena anda ingin menang tender.

Memberikan potongan harga yang terlalu besar bisa berdampak pada kualitas produk atau servis dan profit yang akan anda peroleh.

Tentukan harga jual yang sesuai dengan kemampuan dan dana operasional yang dikeluarkan.

____

Liputan6.com

Yahudi Genggam Dunia (22)

Yahudi Genggam Dunia (22)
Oleh aminuddin

Hari Kiamat
HARI Kiamat merupakan sebuah kepastian. Tidak hanya Islam yang meyakini hari akhir, tetapi juga beberapa agama lainnya.

Kiamat akan selalu ditandai dengan beberapa peristiwa menjelang hari kehancuran alam semesta tersebut.

Akhir zaman seringkali digambarkan sebagai suatu masa yang diwarnai oleh kesusahan, peperangan dan konflik kemanusiaan hingga datangnya Imam Mahdi dan turunnya Nabi Isa yang akan membunuh Dajjal.

Berikut tanda-tanda kiamat yang dipercaya oleh kaum Yahudi dan Syi’ah.

* Kepercayaan Yahudi
Menurut tradisi Yahudi, mereka yang hidup pada akhir zaman akan menyaksikan:

   - Dikumpulkannya orang-orang Yahudi di pembuangan ke Israel yang ada secara geografis.

   - Dikalahkannya semua musuh Israel.

   - Pembangunan Kenisah di Yerusalem dan dipulihkannya kembali persembahan kurban dan ibadah di Kenisah.

   - Kebangkitan orang mati (techiat hameitim).

  -  Pada suatu saat, Mesias Yahudi akan menjadi Raja Israel. Ia akan memisah-misahkan orang-orang Yahudi di Israel menurut bagian-bagian wilayah sukunya yang asli di negeri Israel.

Pada masa ini, Gog, raja Magog, akan menyerang Israel. Siapa Gog dan negara Magog itu tidak diketahui.

Magog akan bertempur dalam suatu pertempuran hebat, yang mengakibatkan jatuh korban yang besar di kedua belah pihak, tetapi Allah akan ikut campur dan menyelamatkan orang-orang Yahudi. Ini adalah pertempuran yang dirujuk sebagai Armagedon.

Setelah memusnahkan musuh-musuh terakhir ini untuk selama-lamanya, Tuhan umat Yahudi akan mengenyahkan semua kejahatan dari keberadaan manusia.

Setelah tahun 6000 (dalam kalender Yahudi), milenium ketujuh adalah masa kesucian, ketenangan, kehidupan rohani, dan perdamaian di seluruh dunia, yang disebut sebagai Olam Haba (Dunia Masa Depan).

Saat itu semua umat Yahudi akan mengenal Tuhan secara langsung.

* Ajaran Sesat Syi’ah
Mayoritas ulama Syi’ah sepakat akan rincian kejadian-kejadian yang akan terjadi pada hari-hari terakhir:

    - Dajjal akan mengklaim dirinya sebagai juru selamat umat manusia dan bangsa-bangsa dari semua agama akan bersatu di bawah agamanya.

    - Akan terjadi pembunuhan-pembunuhan massal atas umat Syi’ah di Iraq (sekitar sungai Eufrat), dan untuk kepala mereka akan disediakan hadiah uang, meskipun mereka bukan penjahat.

    - Akan terjadi pemberontakan oleh seorang “Yamani” yang akan dikalahkan dalam usahanya itu.

    - Imam Mahdi akan muncul kembali dan menyampaikan khutbahnya di Ka'bah dan akan mengumpulkan pasukan dengan 313 jenderal dan ribuan pengikut untuk mengalahkan Dajjal.

    - Seseorang yang bernama “Sufyani” (agamanya tidak disebutkan, meskipun ia adalah keturunan dari dinasti Ummayyah yang telah berantakan dan keturunannya kemungkinan menyebar di Levant dan Spanyol atau Marokko selama 12 abad terakhir), akan memimpin pasukan-pasukan dari Suriah melintasi Iraq ke Arab untuk mengalahkan pasukan-pasukan Mahdi bersama-sama dengan sekutu-sekutunya.

    - Imam Mahdi akan mendirikan kembali Islam yang sejati dan dunia akan menemukan perdamaian dan ketenangan.

    - Imam Mahdi akan berkuasa untuk suatu masa.

    - Kebangkitan manusia akan dimulai, sementara itu hari penghakiman akan dimulai.

Islam menyatakan bahwa kiamat akan segera tiba setelah turunnya Nabi Isa yang akan memberantas Dajjal, kemudian beliau akan mem persatukan umat manusia, serta menjadikan semuanya beragama Islam dan menjadi imam shalat.

Tentunya berita ini merupakan be rita besar yang mustahil luput dari uraian Al-Quran.

- QS Luqman 33 : "Hai manusia, ber takwalah kepada Tuhanmu dan ta kutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat me nolong anaknya dan seorang anak tidak dapat  (pula)  menolong ba paknya sedikitpun. Sesungguhnya janji janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan du nia memperdayakan kamu dan jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah SWT."

- QS Al-Hijr 85 : "Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, me lainkan dengan benar. Dan sesung guhnya  saat (kiamat) itu pasti ak an datang, maka maafkanlah (me reka) dengan cara yang baik."

- QS Al-Baqarah 48 : " Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan dari padanya, dan tidaklah mereka akan ditolong."

- QS Al-Qiyaamah 6-15: "Ia berta nya : "Bilakah hari kiamat itu?" Ma ka apabila mata terbelalak (keta kutan) dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata : "Kemana tempat lari?" Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Bahkan manu sia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemu kakan alasan-alasannya."




---

- Islampos/akhirzaman

- Zilzaal.blogspot.com

Senin, 27 Agustus 2018

Mata Pisau (1)

Cerita Kriminal ...

Mata Pisau (1)
Oleh Wak Amin

SEBUAH mobil polisi meluncur ken cang ke jalan raya utama. Tiba di simpang empat, laju mobil melam bat, sebelum belok kanan dan me laju dengan kecepatan di atas se ratus ...

Sang pengemudi, Mr Clean tidak main-main kali ini. Selain melaju kencang, sejak berangkat dari ma bes hingga siang hari ini, dia belum sempat bicara sepatah kata pun de ngan Sersan Leonard, teman sepro fesi yang duduk manis di samping kirinya.

Sambil menyetir, dia menerima te lepon dari Sersan Helen yang bertu gas di mabes. Melaporkan situasi terkini dan kemungkinan lokasi pa ra pelaku pengeboman di sebuah pabrik senjata terbesar di kota ini.

"Kemungkinan menuju selatan, Mis ter," kata Sersan Helen. Dia memas tikan para pelaku bersenjatakan le ngkap dan menggunakan ken dara an roda empat untuk melarikan diri beberapa menit sebelum bom me ledak.

"Berapa kira-kira jumlah mereka Sersan?"

"Mungkin lima. Yang pasti tidak kurang dari jumlah itu, Mister .."

"Oke terima kasih Sersan ..."

"Sebentar Mister. Apa perlu pe ngerahan pasukan dari udara?"

"Untuk sementara ini belum Sersan. Nanti saya beritahu apa perlu pe ngerahan pasukan dari udara," kata Mr Clean.

"Baik Mister. Hati-hati. Selamat bekerja ..."

"Terima kasih Sersan."

Mr Clean membelokkan mobilnya ke kiri, lalu belok kanan setibanya di simpang empat lampu merah.

"Bagaimana menurutmu Sersan Leonard?"

"Tentang pasukan udara Mister?"

"Ya."

"Menurutku tak usah Mister. Masih lebih baik kita perketat perbatasan dan semua anggota kita diminta siaga penuh ..."

"Saya sependapat dengan anda Ser san Leonard. Bila perlu kita minta perbanyak selebaran di setiap tem pat, entah itu kota kecil, desa, du sun dan kampung sekalipun ..."

"Betul Mister. Mereka bukan lagi berbahaya, tapi sudah seperti mon ster pencabut nyawa .."

"Oke. Sersan bisa hubungi teman-teman kita yang lain mulai dari sekarang ..."

"Baik Mister .."