Muhammad Rasulullah (13)
38. QS Qaaf (50) Ayat 2 :
(Bal 'ajibuu anjaa-ahum munzirun minhum faqaalal kaafiruuna haazaa syai-un 'ajiib).
"Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: "ini adalah suatu yang amat ajaib."
39. QS Al-Fath (48) Ayat 27 :
(Laqad shadaqallaahu rasuulahuur ru-'ya bila haq. Latadkhulunnal masjidal haraama insyaa-allaahu aaminiin. Muhalliqiina ru-uusakum wa muqashshiriina laa takhaafuun. Fa'alima malam ta'lamuu faja'ala min duuni zaalika Fathan qariibaa).
"Sesungguhnya Allah akan membukti kan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman dengan mencukur rambut kepala dan meng guntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat." (a18)
40. QS Al-Baqarah) Ayat 98 :
(Man kaana 'aduwwallillaahi wa malaa-ikatihii wa rusulihii wa jibriila wa miikaala fainnal laahu 'aduwwal Lil kaafiriin).
"Barangsiapa yang menjadi musuh Allah; msksikat-malaikatnya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir."
41. QS 47 (Muhammad) Ayat 32 :
(Innal laziina kafaruu wasadduu 'an sabiilillaahi wa syaaqquur rasuula min ba'dhi maa tabayyana lahumul hudaa lay yadhurruul laaha syai-aa. Wasayuhbithu a'maalahum).
"Sesungguhnya orang-orang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikit pun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala) amal-amal mereka."
_________
(a18) Selang beberapa lama sebelum terjadi "Perdamaian Hudaibiyah" Nabi Muhammad SAW bermimpi bahwa be liau bersama para sahabatnya memasu ki kota Mekah dan Masjidil Haram dalam keadaan sebagian mereka bercukur ram but dan sebagian lagi bergunting. Nabi mengatakan bahwa mimpi beliau ini akan terjadi nanti. Kemudian berita ini tersiar di kalangan kaum muslim, orang-orang munafik, orang-orang Yahudi dan Nasrani.
Setelah terjadi Perdamaian Hudaibiyah dan kaum muslimin kala itu tidak sampai memasuki Mekah, maka orang-orang munafik memperolok-olokkan Nabi dan menyatakan bahwa mimpi Nabi yang dikatakan beliau pasti akan terjadi itu adalah bohong belaka
Maka turunlah ayat ini yang menyatakan bahwa mimpi Nabi itu pasti akan menja di kenyataan di tahun yang akan datang. Dan sebelum itu, dalam waktu yang dekat, Nabi akan menaklukkan kota Khaibar.
Andaikata pada tahun terjadinya Perda maian Hudaibiyah itu kaum muslim me masuki kota Mekah, dikuatirkan kesela matan orang-orang yang menyembunyi kan imannya di dalam kota Mekah saat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar