Rabu, 25 Desember 2019

Muhammad Rasulullah (8)

Muhammad Rasulullah (8)




22. QS Al-Ahzab (21) Ayat 21 :

(Laqad kaana lakum fii rasuulillaahi uswatun hasanatul Liman kaana yarjuul llaaha wal yaumal aakhira wazakaralkaahu katsiiraa).


"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (Rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."




23. QS 6 (Al-An'aam) Ayat 50 :

(Qul laa aquulu lakum 'indii khazaa-inullaahi walaa a'lamul ghaiba walaa aquulu lakum innii malak. In attabi'u illaa maa yuuhaa ilayya. Qul Hal yastawiil a'maa wal bashiir. Afalaa tatafakkaruun). 


"Katakanlah : "Aku tidak mengatakan kepadamu bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah : "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan (nya)?"



24. QS Al-Jin (72) Ayat 7 :

(Wa annahum dzhannuu kamaa dzhanantum allay yab'atsallaahu ahadaa).

"Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah) bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul) pun." 



25. QS 68 (Al-Qalam) Ayat 1-6) :

(Nun. Wak qalami wamaa yasthuruun. Maa anta bini'mati rabbika bimajnuun. Wa Inna laka la ajran ggaia mamnuun. Was innaka la'alaa khuluqin 'adzhiim. Fasatubshiruu was yubshiruun. Biayyikumul laftuun).

"Nun (a9), Demi kalam dan apa yang mereka tulis, berkat nikmat Tuhan kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila. Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. Siapa di antaramu yang gila."



























_________

(a9) Adalah huruf (huruf-huruf) abjad yang terletak pada permulaan sebagian daripada surat-surat Al-Quran seperti alif lam minum, alif lam raa, Alif lam miim shaad, dan sebagainya. 
Di antara mufassirin ada yang menye rahkan pengertiannya kepada Allah SWT karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. 
Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al-Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al-Quran itu diturunkan dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad.
Jika mereka tidak percaya bahwa Al-Quran diturunkan dari Allah SWT dan hanya buatan Muhammad SAW semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam Al-Quran itu. 




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar